
Waktu cepat berganti, dan tidak terasa Tika sudah tiga hari tidak bekerja, dan hari ini Tika akan memintak ijin untuk bekerja,
"Kamu tidak boleh bekerja, ingat kesepakatku kemarin, aku akan memberimu gaji seperti biasanya, " ucap Bima,
"Mas ! Aku di rumah terus bosan, satu minggu aja mas, aku ingin bertemu dengan Ica sebelum perutku besar "jawab Tika dengan nada manja,
Mendengar permintaan Tika dengan nada manja langsung saja Bima mengijinkan Tika untuk bekerja, Tika bersiap - siap untuk berangkat bekerja,
"Bik tolong buatkan bekal untuk siang hari, aku mau kerja, " ucap Tika sambil mengambil makanan yang ada di meja,
Mendengar ucapan Tika mau bekerja dengan spontan bu Ayu mencegah Tika untuk pergi, tapi tetap saja Tika berangkat, bu Ayu mendekati Tika sambil berkata " Nak kandunganmu sangat lemah kamu harus istirahat total, dan kamu Bima sebagai seorang suami kenapa kamu menyuru istrimu bekerja, suami macam apa kamu !
"Puas kamu ibu kandungku memarahi aku, ini semua gara - gara kamu, " teriak Bima sambil menunjuk Tika dengan nada kesal,
__ADS_1
Langsung saja Tika pergi tidak menghirauka omongan bu Ayu dan Bima yang sedang marah,
Tika menunggu angkutan umum untuk berangkat ke kantor, dan bu Ayu mengejar Tika untuk berangkat di antar pak Mamat atau berangkat bareng Bima,
Tiga puluh menit sudah Tika sudah sampai di lobby kantor, dengan spontan Tika menemui Toni untuk membicarakan kesalah fahamanya,
Pas waktu istirahat tiba Tika mengajak Toni untuk pergi ke taman sebelah kantor,
Toni dan Tika duduk berhadapan dan Tika bercerita tentang dirinya yang sebenarnya sebelum bercerita Toni berbicara, " Ingat Tik, tuan sudah punya istri, demi uang kamu mau melakukan ini semua, dan aku mau bertanggung jawab untuk menjadi orang tua anak yang ada di dalam kandunganmu,
"Tapi kenapa kamu mau tanggung jawab dan mau di nikahin Tuan, sebaiknya kamu menolak kamu kan tidak salah, " jawab Toni,
"Aku di ancam akan di masukkan penjara, kalau tidak mau mengantikan calon istri mas Bima yang sudah meninggal, " ucap Tika sambil menghapus air matanya,
__ADS_1
"Tapi kenapa kamu tidak cerita lebih awal pas kita ketemu, dan aku sekarang kecewa sama kamu, " jawab Toni sambil memukul meja dengan keras sambil berjalan,
"Ma __ maafkan aku mas ! " Jawab Tika sambil menahan perutnya yang sakit,
Tika berteriak mintak tolong agar Toni menolong Tika,
Toni membawah Tika ke rumah sakit terdekat sesudah di rumah sakit Toni menghubungi Bima " Tuan cepat kerumah sakit Husada istri anda mengelukan perutnya sakit,
Lima belas menit Bima sudah sampai di depan rumah sakit Husada,
Sebelum Bima masuk ke ruangan Tika, Toni mengajak Bima duduk di depan ruangan dan Toni berkata, " Tuan yang terhormat, kenapa tuan masih mengijinkan istri anda bekerja sedangkan istri anda mengalami kandungan lemah, dan ingat kalau tuan menyakiti Tika, aku akan menggajar tuan, ingat itu!
"Urusan kamu apa? Dan kamu jangan ikut masalah rumah tanggaku, "ucap Bima dengan nada marah,
__ADS_1
""Urusanku aku mencintai Tika, dan aku tidak mau melihat orang yang saya cintai terluka, aku akan menghajar orang itu, " jawab Toni sambil berjalan meninggalkan Bima,