Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Mendorong


__ADS_3

Tidak terasa sudah dua hari Tika ada di rumah sakit bu Ayu dan Bima setia menunggu Tika, dan hampir saja Tika kehilangan calon bayi yang ada di perutnya gara - gara Bima, dan hari ini Tika di perbolehkan pulang,


Bu Ayu selalu menemani Tika dan memberi perhatian,


Dan hari ini Tika berpamitan untuk pergi bekerja, dan bu Ayu melarangnya, Bima yang sedang makan sambil berkata, " Biarkan saja dia kerja, enak saja makan gratis di sini,


"Jaga ucapanmu, istrimu lagi hamil tidak boleh berkerja berat - berat, " teriak bu Ayu sambil menampar Bima,


"Puas kamu, gara - gara kamu ibu kandungku menampar aku, " ucap Bima sambil melihat Tika dan menjatuhkan makananya,


Tetap saja Tika bersih kesar pergi kerja sambil berkata, " Ngak papa bu ! Aku di sana kerja sambil duduk, ngak berat bu!


Akhirnya Tika keluar dari rumah Bima dan menghampiri ojek online yang setia menunggu Tika di depan gerbang,


Tiga puluh menit Tika sudah sampai di depan tempai ia bekerja, Tika menunggu Ica dan Tika menjatuhkan pantatnya di atas kursi tunggu, Tika duduk bersebelahan sama Toni sambil bercanda tawa,


Dan tidak sengaja Bima melihat Tika dan Toni sedang bercanda, tangan Bima mengepal saat melihat Tika yang sedang duduk berdua,

__ADS_1


"Selamat pagi tuan ! "ucap Toni sambil menundukkan badanya,


Bima dan Toni masuk dalam lift, Bima berdiri di samping Toni sambil berkata, " Kamu suka sama dia !


"Ti __ tidak tuan ! Kita hanya teman saja, tidak lebih, " ucap Toni dengan nada gugup,


"Ingat ! Peraturan perusahaan ini, tidak boleh berpacaran apalagi kawin, salah satunya akan keluar dari perusahaan ini, " jawab Bima sambil mengepal tangannya,


"I __ iya tuan, saya tau, " ucap Toni sambil membungkukkan badanya,


Dan tidak terasa jam dinding sudah menunjukkan pukul sembilan, Tika dan Ica akan menghantarkan berkas ke ruangan Toni,


"Cepat ya ca, " teriak Tika sambil duduk di kersi besi,


Dan tidak sengaja Bima menghampiri Tika untuk bertanyak mengenai pekerjaanya, Tika hanya diam saja, dan tidak sengaja Bima mendorong Tika sampai terjatuh,


"Aduh perutku sakit mas ! Tolong aku, "teriak Tika sambil memegangi perutnya,

__ADS_1


Dan Bima sadar kalau Tika sedang mengandung anaknya, dan Bima menolong Tika untuk di bawah ke ruanganya,


Bima merebahkan Tika di atas sofa ruanganya, Tika merintih kesakitan sambil berkata ," Mas tolong ambilkan aku obat yang ada di dalam tas aku, cepat mas, perutku sakit,


Dengan spontan Bima menghubungi ruangan Tika untuk membawahkan tasnya Tika,


Langsung Tika mengambil tas Tika untuk di bawah ke ruanggan Bima sambil berkata " Apa yang telah kamu buat Tik ! Sampai tuan memecat kamu,


Langsung Tika meminum obat, dan lima menit perut Tika sudah tidak terasa sakit, Tika memintak ijin kepada Bima untuk tidak bekerja hari ini,


Tika langsung pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan kandungganya,


Tiga puluh menit Tika sudah sampai di rumah sakit, dan Tika di periksa oleh dokter kandungan dan hasilnya Tika di suruh istirahat total beberapa hari di rumah sakit,


"Ta __ tapi dok ! Bagaimana dengan pekerjaan saya ! Apa ngak bisa obat jalan saja, "ucap Tika sambil mengelus perutnya,


"Tidak bisa nyonya, kalau nyinya bergerak terus bayi yang ada di kandungan nyonya akan keguguran, " jawab dokter yang menangani Tika,

__ADS_1


"Ya sudah dok ! Saya nurut aja, dok jangan sampai dokter bercerita kepada siapa saja kalau aku sedang hamil, dan ini ATM saya untuk mengurus biaya di sini, " jawab Tika sambil mengheluarkan ATM nya,


__ADS_2