
Langsung bu Susi mengijinkan Tika untuk pulang, Tika berjalan sambil menahan sakit, Ica menghantar Tika di depan perusahaan, dan si gojek setia menunggu dan mengantar Tika,
Saat Ica kembali ke dalam ruangan bertemulah Bima, Bima bertanyak kepada Ica dengan nada gugup " Kamu dari mana, apa kamu gak tau kalau ini jam kerja,
"I __ itu tuan habis mengantar Tika di depan, kakinya lagi sakit ngak bisa jalan katanya kemarin habis jatuh ,"ucap Ica dengan nada gugup,
A __ apa! "Teriak Bima,
Iya tuan!
"Siapa tadi yang mengantar ke rumah sakit, pak Toni " ucap Bima,
"Tidak tuan ! Dia pulang ke rumah, naik ojek ngak mau di antar, "jawab Ica,
Langsung saja Bima masuk ke ruangan, sambil menjatuhkan pantatnya di atas sofa dan menghubungi Tika,
Beberapa kali Bima menghubungi Tika tidak ada jawaban, dan akhirnya Bima menghubungi bik Ijah untuk menanyakkan,
__ADS_1
Bik ! Apa dia ada di rumah, " ucap Bima,
"I __ iya non Tika lagi tidur, badanya panas, dan dia istirahat " jawab bik Ijah,
Dan bu Ayu masuk ke kamar Tika, sambil membawahkan makanan, bu Ayu bertanyak,
"O iya nak! Kamu tadi malam ke mana, kok ngak pulang ke rumah, apa kamu semalam sama suami kamu, dan sebenarnya ada apa kamu kok baru pulang " ucap bu Ayu sambil mengelus punggung Tika,
"I __ itu bu! Saya tafi malam tidur di rumah teman, pas tidursaya terjatuh dari tempat tidur, sepertinya kaki saya terkilir " ucap Tika dengan nada gugup,
Langsung saja Tika duduk dan memakan makanan yang telah di bawahkan bu Ayu, dan bu Ayu akan memangilkan dokter keluarga untuk memeriksa Tika,
"O iya ini nona, obatnya harus di minum sekarang obat penerun panas dan obat nyeri, iya sakit nona biasa, mungkin nona kecapean banyak istirahat, udah nyonya kami permisi semoga nona cepat sembuh "ucap dokter keluarga Bima,
*Trit,,,,
Trit*,,,,
__ADS_1
Ponsel Tika berbunyi, dan langsung Tika mengangkatnya pangilan dari Bima,
Kamu kemana saja dari tadi, jangan membuat aku cemas, apa benar kata teman kamu kalau kamu sakit " ucap Bima,
Mengengar kata Bima yang sedang berkata cemas, dan Tika berkata dalam hati " Apa saya tidak salah dengar kalau mas Bima mengnguwatirkan aku,
"I __ iya mas! Aku sakit, badan ku panas, i _ itu anuh saya perih sakit dan sepertinya bengkak, dan sakit kalau di pakai jalan " ucap Tika dengan nada gugup,
Seperti biasa Tika mematikan ponselnya sebelum Tika bertanyak,
tiga puluh menit Bima sudah ada di rumah dan di sambut oleh bu Ayu sambil berbicara kalau Tika lagi sakit panas,
"Mana dia bu! Dasar dia wanita lemah, suru dia minum obat, "ucap Bima sambil masuk kamar,
Di dalam kamar Bima menjatuhkan badanya di Atas sofa sambil berkata , "Dasar wanita lemah tidak berguna,
Mendengar ucapan Bima dari luar kamar bu Ayu menggeleng - gelengkan kepalanya sambil berjalan dan bibir bu Ayu bicara komat kamit bicara tidak jelas,
__ADS_1
Di saat Tika mendengar ucapan dari Bima dengan sebutan " wanita lemah, dengan spontan Tika menyelimuti badanya dan menutupi ke dua telinganya agar tidak kedengaran kalau Bima bicara,
Melihat muka Tika yang di tutupin dengan celimut dengan spontan Bima menjatuhkan baju di badan Tika,