Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Menjemput Tika


__ADS_3

Bu Ayu sama bik Ijah mulai curiga atas permintaan Bima yang selama ini Bima yang tidak ia suka dan bik Ijah berkata sambil berdiri membuatkan rujak manis untuk Bima "Nyonya apa jangan - jangan non Tika hamil,


"Hus ! Tidak mungkin bik! Bibik tau sendirikan kalau menghukum Tika, tidak mungkin lah bik! Tapi, apa mungkin ya bik, semoga saja iya, biar Bima bisa melupakan Rara " ucap bu Ayu,


Langsung saja bu Ayu yang mengantarkan rujak manis ke kamar Bima sambil duduk di samping dan berkata "Tumben kamu mintak rujak manis, apa istri kamu lagi hamil, atau kamu pingin aja,


"Hamil ! Istriku hamil, hamil sama siapa bu ? Awas kalau kamu ketemu " teriak Bima dengan sedikit marah,


"Ya sama kamu! Kayak ayah kamu pas ibu hamil ayah kamu yang ingin apa - apa bukan ibu tapi ayah kamu " ucap bu Ayu,


Langsung saja Bima menghubungi Joni sambil berkata " Cepat kamu cari pembunuh itu sampai ketemu,


Bu Ayu langsung keluar saat Bima menghubungi Joni sambil marah - marah,


Sambil makan rujak manis Bima membukuk CCTV untuk melihat perusahaanya yang ada di desa, danntidak sengaja Bima melihat sosok wanita yang persis sama Tika, dan langsung Bima menghubungi Ari untuk bertanyak mengenai karyawan baru itu apa sudah masuk,


"Iya Tuan ! Sudah masuk hari ini dan saya tempatkan di bagian marketing, dan lamaranya sedah saya kirim kan ke Tuan kemarin " ucap Ari,

__ADS_1


"Dasar orang kaya, apa ngak di lihat pakai nanyak, " ucap Ari sambil duduk di samping Tika,


"Ya maklum orang kaya, " ucap Tika sambil tersenyum,


"Tik, kalau kamu kerja jangan banyak bercanda karena Tuan kita itu melihat dari CCTV, semua di sudut ruangan dan di tempat manapun ada CCTV, dan melihat karyawan yang tidak benar langsung di pecat, yang punya perusahaan itu orangnya sih ganteng, kaya tapi terkenal arogan, " ucap Ari,


"I __ iya Mas, Tika akan berhati - hati " ucap Tika,


Di sisi lain


Dan waktu semakin malam, Bima menghubungi Joni untuk datang ke perusahaanya yang ada di desa untuk menjemput istrinya yang sedang bekerja di sana,


"I __ iya tuan saya langsung ke sana, malam ini juga, " ucap Joni bersama rombongganya,


Dan tidak terasa waktu cepat berganti pagi ,


Joni dan kawanya sudah ada di depan pintu perusahaan untuk menjemput Tika,

__ADS_1


Tika sedang bergoncengan bersama Ari, dan langsung saja Joni menghampiri Tika untuk di suru pulang, dan Tika menolak ajakan Joni,


Joni menghubungi Bima,


Kamu masukkan mobil saja, tapi ingat jangan kamu sakitin dia dian istriku, sampai dia terluka kamu yang menanggung akibatnya, ingat itu " ucap Bima,


Langsung saja Joni membawah Tika untuk masuk ke dalam mobil, sambil Joni berlutut di depan Tika " Nona tolang pulanglah kalau nona tidak pulang anak dan istri saya yang akan di siksa Tuan, dan di sama semua pelayan tuan telah di siksanya, aku mohon nona pulanglah " ucap Joni,


Mendengar ucapan Joni, Tika menjadi kasihan kepada orang - orang yang tidak bersalah,


Ari menghampiri Tika dan bertanyak tentang semua ini,


Tika berpamitan kepada Budhenya ubtuk pulang di kota,


Di dalam mobil Tika berbicara "Katakan kepada Tuan kamu bersikaplah yang benar jangan selalu menindas orang yang ngak punya,


Maaf nona yang tidak berani berbicara tentang itu, aku takut di hukum dan di pecat, kasihan keluargaku " ucap Joni sambil menyetir,

__ADS_1


__ADS_2