
Di kediamman Bima bu Ayu tidak bisa tidur memikirkan Bima, dan bu Ayu selalu menghubungi Bima dan Tika tapi tidak terjawab,
Di sisi lain
Bella dan temanya yang bernama Joni sangat kebingugan mencari Bima, sampai Joni mencari di sudut ruangan kamar mandi juga tidak ada, Bella merasa kecewa dan mencemaskan Bima,
Jon! Apa kamu ngak lupa ngasi obat ke dalam minuman Bima, tapi kenapa Bima ngak ada reaksi sama sekali " ucap Bella,
Udah Bel ! Kamunya aja yang ngak __ seharusnya kamu membuntuti kemana Bima berada, apa jangan - jangan Bima menyewa wanita di sini Bel! Sangat beruntung wanita yang melayani Bima dan dapat beni orang terkaya, "ucap Joni,
Aku benci kamu Jon! Kamu saja yang lupa ngasi obat itu ke minuman Bima, kalau benar minuman itu ada obatnya pasti Bima ngak tahan dan mencari saya " ucap Bella dengan nada marah,
Di sisi lain
Tidak terasa waktu pagi telah tiba, sinar matahari menembuh ke celah cendela kamar membuat Tika terbangun, dan sebenarnya Bima sudah terbangun terlebih dahulu, dan pura - pura tertidur, melihat reaksi Tika saat bangun tidur,
__ADS_1
Aduh sakit ! Ya tuhan, gimana aku bisa berjalan untuk kerja, kalau aku bolos kerja aku takut sama bu Susi marah, tapi! Bismillah aku wanita kuat, apa mas Bima saya bangunkan atau tidak, kalau saya bangunkan aku takut dia marah, " ucap Tika sambil berjalan dan menahan sakit,
"Mas! Aku ingin kamu memperlakukan aku seperti ini, lihat tu mukamu sedikit keriput, dan sedikit menua, kalau kamu terus - terusan marah mukamu cepat tua, " ucap.Tika sambil melihat wajah Bima yang sedang tidur,
Tika membangunkan Bima sambil mengoyang - goyangkan badannya dan Tika berpamitan untuk berangkat bekerja,
Mendengar Tika akan berangkat kerja langsung Bima terbangun dan teriak, "Apa! kamu mau bekerja pakai baju tidur, kamu jangan merusak reportasi perusahaan, dasar wanita gila,
"Dasar kampret ! Ya tidak lah, aku sudah pinjam baju temanku Ica, mana mungkin aku kerja pakai baju tidur, " teriak Tika sambil berjalan keluar kamar,
Ica menunggu Tika di parkiran, Ica memberika pakian ganti untuk Tika sambil berkata " Kamu dari mana saja, dan jangan jangan kamu di usir sama orang tua kamu,
"Gila kamu ! Aku udah ngak punya orang tua, kedua orang tuaku sudah ada di surga," ucap Tika sambil memilih baju Ica,
"Lalu kamu dari mana, pagi - pagi gini, apa kamu sudah mandi, " ucap Ica,
__ADS_1
"Kamu diam aja, ini rahasia kita berdua, aku lari dari rumah bibik aku, aku mau di jodohkan dengan orang pilihan bibik "ucap Tika,
Langsung saja Tika mengati pakianya dan masuk ke dalam mobil,
Tika dan Ica masuk ke ruangan nya, Ica dan semua teman pada aneh melihat jalanya Tika,
"Hai Tik ! Kenapa jalan kamu kok begitu, kayak habis malam pertama aja " ucap bu Susi sambil senyum,
"I __ i, tidak bu! Aku habis terjatuh di jalan, kemarin malam, dan sebenarnya hari ini aku gak masuk kerja, aku mau pijat , tapi takut bu Susi marahin "ucap Tika dengan nada gugup,
"Kalau kamu merasa sakit kamu pulang saja, lagian muka kamu pucat, kelihatan kalau kamu sedang sakit " ucap bu Susi,
"Apa betul mukaku pucat! Apa sebaiknya aku pulang saja " ucap Tika dalam hati sambil memejamkan mata,
Ica sudah mengetahui masalah Tika yang lari dari rumah dan Ica akan memberi tumpanga untuk menenangkan dirinya,
__ADS_1
Terimakasih Ca, akan aku coba ngomong baik baik kalau aku ngak mau " ucap Tika sambil bersalaman, dan berpamitannkepada bu Susi.