Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Tertidur


__ADS_3

Dan tidak terasa sudah tiga jam Tika berbaring di rumah sakit sendirian, Tika memejamkan matanya sambil memikirkan kehidupanya yang begitu berat, Dan Tika akan memutuskan untuk bercerai setelah anak ini lahir dan pergi jauh,


ponsel Tika berdering dan di lihatnya ternyata Toni menghububgi Tika bertanyak,


"Kamu di mana Tik, apa benar yang di katakan Ica kamu di pecat sama tuan! ,"Ucap Toni dengan nada gugup,


"Ti __ tidak aku cuma mintak ijin untuk tidak masuk beberapa hari aku sedang sa __ sa, oh iya aku juga mintak ijin ya, " ucap Tika dengan nada gugup,


"Kamu lagi sakit ya, kamu sekarang di mana, aku akan kesana, " ucap Toni,


"Iya aku ada di rumah sakit mitra, aku cuma kecapekaan saja, " jawab Tika,


Dengan spontan Toni mintak ijin kepada Bima dengan alasan akan menjenguk saudaranya yang sedang sakit,


Sebelum mengijinkan Toni, Bima menjadi curiga siapa sebenarnya yang lagi sakit,


Bima akan mengikuti Toni dari belakang saudara siapa yang sedang sakit,


Mobil Toni di parkir di depan rumah sakit mitra, dan Bima mengikuti dari belakang, Toni bertanyak di tempat informasi,

__ADS_1


Bima memulai dan penasaranya semakin bertambah, Bima bertanyak di meja informasi


"Mas ! Mas yang tadi masuk mencari siapa ? Sepertinya dia sangat sedih, " ucap Bima sambil melepas kaca matanya,


"Oh i __ itu tuan nyonya Tika dia ada di ruang mawar nomer sebelas, " jawab mbaknya dengan nada gugup saat melihat ketanpanan Bima,


Dengan spontan Bima lari menuju kamar mawar,sambil berjalan Bima menghubungi Toni untuk di suruh menghadap ke ruangan Bima sekarang,


Langsung saja Toni menerimah pangilan Bima dan berpamitan kepada Tika, untuk kembali ke kantor, belum sempat Toni bertanyak kepada Tika Bima menghubunginya,


Di sisi lain


Sambil Tika berkata, " mas Toni kok ke_____


"O ternyata kamu selingku sama karyawanku, jangan - jangan anak yang ada di perut kamu itu anak dia, " teriak Bima dengan nada marah saat Tika memangil Bima dengan sebutan Toni,


"Ma ___ maaf mas aku tidak mau berdebat sama kamu, gara - gara kamu mendorong aku, aku akan ke guguran, dan jaga ucapanmu itu, walau aku orang tidak punya aku akan menjaga ke sucianku, kalau kamu tidak mau tangung jawab dengan anak ini aku tidak apa apa mas, dan kamu sekarang keluar dari ruangan ini, " jawab Tika sambil menangis, dan merasakan sakit perutnya yang sangat dalam dan berteriak mintak tolong,


Dengan spontan Bima lari memangil dokter yang menangani Tika, dengan spontan dokter dan suster langsung lari,

__ADS_1


Tika tidak sadarkan diri, terpaksa dokter memberikan obat dengan dosis tinggi aga bayinya tidak ke guguran,


Dokter mengajak Bima untuk ke ruanganya,


"Tuan maaf, ini dengan siap ya, " ucap dokter Ina dengan nada senyum,


"Saya suaminya, bagaimana dengan keadaan istri dan calon anak saya apa dia sehat - sehat aja, " jawab Bima,


"Ma __ maaf kalau selama dua jam ini nyonya Tika belum sadar itu artinya calon anak anda tidak bisa di selamatkan, dan maaf tuan nyonya ini kandungannya sangat lemah dan seharusnya nyonya harus istirahat total tidak boleh bergerak walau itu jalan kaki, "ucap dokter Ina dengan nada senyum,


"I ___ iya dok, apa boleh saya menemani istri saya, " jawab Bima sambil berdiri,


"Iya boleh silakan tuan, "jawab dokter Ina,


Langsung saja Bima menjatuhkan pantatnya di samping Tika yang tidak sadarkan diri, dan Bima memegangi tangan Tika sesekali Bima mencium punggung tangan Tika sambil berkata , " Maafkan aku sayang, aku berjanji akan belajar mencintai kamu asalkan kamu cepat sadar.


Tiga puluh menit sudah Bima menunggu Tika dan tidak terasa Bima tertidur di samping Tika sambil mencium tangan Tika,


Tika terbangun dari tidurnya dan terkejut saat melihat Bima yang sedang tertidur.

__ADS_1


__ADS_2