Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Tika hamil


__ADS_3

Tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul tiga sore semua karyawan bersiap - siap untuk pulang,


Bima yang ada di ruanganya langsung keluar untuk pulang, Bima masuk ke lift untuk turun bersama karyawan yang lainnya,


Dengan spontan Bima marah - marah pada karyawanya agar pakai parfum kalau bekerja,


"Udah tuan kami sudah mandi dan pakai parfum, '' ucap salah satu karyawan sambil membungkukkan badanya,


Bima berjalan setengah berlari keluar kantor sambil membungkam hidungnya,


Bima melajukan kendaraanya sangat pelan sambil sambil berkata , " Sebaiknya si pembunh itu aku priksakan apa benar dia hamil, dan kalau dia hamil kenapa aku yang merasakan ini semua, sedangkan dia tidak merasakan sedikitpun, malah dia enak - enakan makan, dasar wanita murahan,


Bima menjalankan mobilnya dengan pelan pelan, melihat orang yang berjualan rujak manis yang ada di jalanan dengan spontan Bima membelinya dan langsung di makan di dalam mobil,


Sampailah di rumah,


Bu Ayu melihat Bima yang keluar dari mobilnya dengan wajah yang tidak bertenaga, bu Ayu langsung menghampiri Bima sambil membawahkan barangnya,


"Ih ! Jam berapa ini bu! Ibu kok belum mandi, sana mandi dulu, bau ! bikin Bima mual aja, jangan lupa pakai parfum biar harum " ucap Bima sambil menutupin hidungnya dan masuk ke kamarnya,


Melihat Tika yang sedang tertidur pulas di atas kasur yang biasanya di tempati Bima,

__ADS_1


Bima hanya memandang Tika saat tidur sambil berkata, " Ternyata kamu cantik,


Dan tidak sengaja Bima menolong Tika yang akan terjatuh,


"Badan kamu demam, " ucap Bima sambil memegang tangan dan kening Tika,


"I __ iya aku sakit mas! " Jawab Tika sambil memegang tangan Bima,


Bima keluar kamar mencari bik Ijah untuk mengambilkan makanan untuk Tika,


Dan bu Ayu menghampiri Bima sambil berkata, " kenapa dia Nak!


"Dia demam bu! Jawab Bima,


Lima menit dokter keluarga datang, dokter memeriksa Tika,


Dan dokter bertanyak kepada Tika sudah berapa lama demamnya,


"Hari ini Dok! Tadi pagi biasa aja, pulang kerja kok badan saya terasa lemas , " ucap Tika sambil menahan sakit,


Maaf ! Apa sebelumnya nona belum pernah memeriksakan nya ," ucap Dokter,

__ADS_1


"Belum ! Mak ___ maksud Dokter apa ya? Saya tidak mengerti, "Ucap Tika dengan nada gugup,


"Selamat nona tidak sakit apa - apa tapi nona saat ini lagi hamil, " jawab Dokter sambil memberi selamat,


"A __ apa hamil ! Alhamdulilla, "teriak bu Ayu sambil melihat Bima,


"Ha __ hamil, "ucap Bima sambil melonggo,


Dengan spontan Tika teriak tidak mau mengandung anak ini, sambil memukul perutnya,


Dengan spontan Bima menahan tangan Tika yang sedang memukul - mukul perutnya,


"Bima mengantarkan Dokter sampai keluar rumah, dan Dokter berkata, " Tuan jaga kandunganya, jangan sampai nona kecapekan, dan lebih jelasnya hamil atau tidak, harus di periksakan di dokter kandungan,


"Siap dok!, carikan dokter kandungan yang sangat bagus, " jawab Bima dengan nada gembira,


Bima kembali ke kamar untuk menemui Tika dan bu Ayu di dalam kamar, bu Ayu berkata kepada Bima dan Tika, " Priksakan kandungan istrimu ke dokter kandungan, biar di beri obat,


"Males bu! Kenapa saya yang mengantar, apa dia tidak bisa pergi sendiri, dasar wanita lemah, " jawab Bima dengan nada marah,


"Apa pentingnya memeriksakan kandungan bu! Aku juga tidak mau mengandung anak dia, dan aku tidak mau anakku mempunyai seorang ayah kejam seperti dia, "ucap Tika sambil memukul perutnya,

__ADS_1


" Sudah - sudah, kalian berdua akan jadi orang tua, jangan separti anak kecil, dan kamu Bima, mulai sekarang sayangin dia, dia sedang menggandung anak kamu, " teriak bu Ayu,


"Bu _____ ! " Teriak Bima, saat bu Ayu keluar dari kamarnya


__ADS_2