Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Teringat ibu


__ADS_3

Hari berganti malam, bik Ijah mengantarkan makanan ke kamar Tika, bik Ijah melihat Tika yang sedang tertidur di atas sofa kamarnya sambil menutupi seluruh badanya,


Non ! Bangun ini makananya, kata tuan, non cepat suruh makan lalu minum obatnya, supaya cepat sembuh, apa mau bik Ijah suapin " ucap bik Ijah sambil duduk di samping Tika dan coba menyuapinnya,


"Bik ! Aku teringat ibu ku, aku selalu di suapin ibu kalau mau berangkat sekolah, terimakasih ya bik! " Ucap Tika sambil mengeluarkan air mata,


Dan bik Ijah bertanyak kepada Tika mengenai dirinya dan bik Ijah berkata "Non ! E'non jatuh di mana? Apa tidak sebaiknya non bibik pijit aja atau bibik pangilkan tukang urut, biar kaki e'non sembuh,


"Makasih bik! Ini udah agak mendinggan, habis minum obat tadi " jawab Tika dengan nada senyum,


Habis minum obat langsung saja Tika tidur di atas sofa, mendengar pintu di bukak dari luar langsung saja Tika berpura - pura tidur,


Bima melihat wajah Tika saat tertidur sambil bicara dalam hati, "Ternyata kamu tidak seperti yang aku bayangkan, biasanya eanita seperti kamu tidak bisa mempertahankan ke perawananya, ternyata ibu tidak salah menilai kamu,

__ADS_1


Bima menjatuhkan pantatnya di atas sofa di samping Tika yang sedang tidur dan terdiam sambil berbicara dalam hati "Aku perna berhubungan bersama Rara tidak seperti Tika, apa benar kata ibu kalau Rara itu menginginkan hartaku saja,


Dan tidak sengaja Bima tertidur di samping Tika, dan Bima tertidur sambil bersandar di sofa,


Seperti biasaTika terbangun di sepertiga malam untuk melakukan sholat sunah,


Tika memberikan bantal di samping Bima agar tertidur , dan tidak sengaja Bima merebahkan badanya di atas sofa yang Tika tempati tadi,


Di pagi hari Tika keluar kamar untuk membantu bik Ijak memasak di dapur,


Bik! Kalau Tika tiduran malah badan Tika jadi sakit dan pegal semua, loh bik kaki Tika sudah sembuh tidak sakit lagi, mas Bima tidak suka wanita lemah bik, "ucap Tika dengan nada senyum,


"Semoga saja tuan bisa melihat ke baikan non, dan semoga non cepat mendapat ke bahagiaan " ucap bik Ijah sambil mengelus pundak Tika,

__ADS_1


Tika membangunkan Bima untuk mandi dan menyiapkan baju, Tika bersiap - siap untuk berangkat kerja,


Sepeeti biasa bik Ijah membawahkan bekal untuk Tika, Tika berangkat kerja tanpa sarapan,


Nak! Apa kamu sudah sarapan, ayo sarapan dulu biar badanmu tidak mudah sakit, jaga kesehatan makan yang teratur, " ucap bu Ayu,


Terimakasih bu , saya tidak terbiasa makan pagi, kalau pagi saya hanya minum Air hangat aja " jawan Tika sambil berpamitan dan mencium telapak tanggan bu Ayu,


Bu Ayu menyuru Tika untuk pulang pergi bareng Tika langsung menolak, sambil Tika berkata, " Tidak bu! Pacar Tika setia menunggu di depan gerbang, udah ya bu! Tika berangkat duli" ucap Tika sambil lari menuju ke depan,


Mendengar ucapan Tika, langsung saja tangan Bima menggepal kan tanganya, sambil melihat Tika dengan muka cemburu, dan Bima menyudahhi sarapanya dan masuk mengambil tas kerjanya untuk di bawah ke dalam mobil,


Melihat Bima yang makananya belum di habiskan bu Ayu ber kata "Nak! Kenapa makananmu belum kamu habiskan,

__ADS_1


"


Udah bu, Bima udah kenyang " jawab Bima dengan nada gugup,


__ADS_2