Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Jual mahal


__ADS_3

Mobil Ica sudah terparkir di depan rumahnya, dan masuklah Ica ke kamar,


Ke dua orang tua Ica menjadi curiga dengan kelakuan Ica yang tidak semestinya, mama Ica mengetuk pintu kamarnya untuk bertanyak ke pada Ica tentang apa yang sedang di hadapinya,


Pintu kamar Ica juga terkunci dan tidak seperti biasanya, ke dua irang tua Ica semakin curiga,


"Nak Ica ! Kamu lagi kenapa, apa mama dan papa bisa bantu, tolong buka pintunya nak! Ada apa, "teriak mama dan papanya Ica sambul mengetuk pintu kamar Ica dengan penuh tenaga,


Di dalam kamar mandi Ica mendengar teriakan dan ketukan pintu yang sangat keras membuat Ica menyudahi mandinya, dan bergegas memakai pakean tidurnya sambil membukak pintu kamarnya, dan berkata ,"Apa ada yang bisa saya bantu Ma, Pa,


"Kenapa kamu nak ! Sepertinya kamu ada masalah dan tidak seperti biasanya, nama dan papa kamu abaikan dan masuk rumah ngak pakai salam, " ucap mana Ica dengan nada gugup,


"Udah ma! Mungkin anak kita lagi bertengkar sama pacarnya, " jawab papa Ica dengan nada senyum sambil ngeledeknya,

__ADS_1


"Ah papa! Ica belum punya pacar Pa, Ma, kata mama ngak boleh pacaran dulu, " jawab Ica dengan nada sewot,


"Ngak boleh pacarang langsung kawin aja, seperti mama dan papa kenal satu bulan langsung kawin, " jawab papa Ica dengan nada senyum,


Tidak sengaja papa dan mama Ica mendengar ponsel Ica berbunyi terus, dan papa Ica berkata ," Tu ponsel kamu berbunyi terus,


"Biarin pa! Mungkin irang iseng kali, kalau capek kan diam - diam sendiri, " Jawab Ica sambil melihat pangilan,


"Kapan mama dan papa bisa kenalan sama dia nak! Kasihan dia dari tadi, mungkin penting soalnya dari tadi nak, " ucap mama Ica sambil melihat ponsel Ica yang berdering,


"Maaf aku sedang sibuk dengan mama papa aku pak! Memangnya ada masalah apa bapak menghubungi saja, bukannya ini bukan jam kerja, dan saya tidak mau di gangu, maaf pak saya matikan ponselnya, "ucap Ica dengan nada sewot,


Tut

__ADS_1


Tut


Suara ponsel Toni yang ada di sebrang sana, Toni merasa kesal merasa pangilanya di abaikannya dan Toni duduk di atas sofa ruang tamu, "Awas kamu, he - he rupanya aku telah jatuh cinta, jangan pangil namaku kalau tidak bisa mendapatkan kamu I __ ica,


Mama dan papanya Ica tersenyum saat mendengar pembicaraan Ica kepada lawan jenisnya,


"Persis kayak mama dulu sok jual mahal, ujung - ujungnya juga mau, " ucap Papa Ica sambil keluar ruangan kamar Ica,


"Ya itu harus Pa, sebagai seorang wanita, jual mahal, apa mau anak kita seperti ______ ngak kan pa! " Ucap mama Ica dengan nada semyum,


"Ma! Kira - kira Ica di kenalkan sama anak teman papa mau ngak ya, anak pak Joni, dia anak tunggal, pak Joni maunya anaknya di jodohin sama anak Kita, kira - kira Ica mau ngak ya, " ucap papa Ica,


"Pa! Rupanya Ica trauma sama perjodohan kamu, mama ngak setuju, biarkan dia cari sendiri, " jawab mama Ica,

__ADS_1


Di dalam kamar Ica mendengarkan percakapan ke dua orang tuanya, dan Ica merasa kesal, Ica sengaja melempar sesuatu ke arah pintu agar ke dua orang tuanya diam,


__ADS_2