DICINTAI KAKAK TIRI TAMPAN

DICINTAI KAKAK TIRI TAMPAN
BAB 101


__ADS_3

Mereka semua menginap di villa, Sonya dan Wyman sudah berada di kamar untuk istirahat, tubuh tua mereka memang tak bisa di bohongi, mudah lelah, sementara yang muda-muda duduk di luar sembari menikmati dinginnya angin malam yang berhembus di temani hamparan bintang yang bertebaran di langit.


Luna beranjak dari duduknya lalu menarik tangan Saga yang masih duduk santai, Luna mengedipkan mata pada Saga memberi kode untuk mengajaknya pergi dari situ, meninggalkan Tommy dan Cheryl agar mereka bebas mengobrol berdua.


“Kalian mau kemana?” Cheryl bertanya ketika Saga juga mengikuti Luna beranjak dari duduknya.


“Nyari angin” sahut Saga sambil berlalu pergi meninggalkan Tommy dan juga Cheryl.


Luna dan Saga berjalan beriringan di tepi pantai, di temani dengan suara deburan ombak yang memecah keheningan malam itu, angin berhembus menggiring tubuh mereka, menghempas rambut panjang Luna yang beterbangan sangat cantik, membuat Saga tak mengedipkan mata melihat kecantikan pacarnya itu.


“Kenapa Mas liatin aku kayak gitu?” Luna yang sadar sedang di perhatikan mengernyitkan dahinya ketika Saga menatapnya.


Saga hanya diam tanpa berkata apa-apa, merasa kesal karena apa yang di tanyakannya tak di respon, Luna berjalan cepat mendahului Saga, namun dengan sigap tangan Saga meraih tangan kekasihnya itu.


“Kamu kalau lagi cemberut kayak gini bikin aku gemes” Saga mencubit pelan pipi Luna sambil menyunggingkan senyum lebar.


Luna merespon dengan mengerucutkan bibirnya, kemudian ia membalikkan badan dan mengayunkan kakinya hendak berjalan namun Saga mengulurkan tangannya menahan tubuh Luna dengan memeluknya dari belakang.


“Dingin Lun”

__ADS_1


“Ya udah kita balik aja ke villa”


“Nggak ah aku masih pengen disini” Saga mencium tengkuk leher Luna, membuat tubuh gadis itu merinding di buatnya, mereka berdiri cukup lama dengan posisi seperti itu. Dari kejauhan terlihat Cheryl dan Tommy menyaksikan keromantisan sepasang kekasih itu. Mata Cheryl melirik ke arah Tommy yang berdiri di sampingnya. Tak ingin berlama-lama melihat pemandangan yang membuatnya iri, Cheryl lalu membalikkan badannya dan berjalan kembali ke villa, namun tiba-tiba Tommy menghentikkan langkah Cheryl dengan menahan tangan gadis cantik itu.


“Kamu mau kemana?”


“Balik ke villa Mas, aku ngantuk”


“Aku punya cara biar kamu nggak ngantuk” celoteh Tommy yang membuat Cheryl menyatukan kedua alisnya.


“Caranya?” tanya Cheryl dengan wajah polos tanpa dosa.


“Udah nggak ngantuk lagi kan?”


Cheryl tak menjawab apa yang di tanyakan Tommy, karena ia masih tak percaya dengan serangan mendadak yang di arahkan Tommy kepadanya. Cukup lama Cheryl mencerna apa yang terjadi dengan dirinya saat ini, Tommy yang melihatnya hanya tersenyum.


“Aku pengen lebih deket sama kamu lagi Cher, lebih dari sekedar teman”


“Maksudnya, Mas Tommy mau ngajak aku pacaran?” Tanya Cheryl yang langsung ke inti dari pembicaraan Tommy.

__ADS_1


Tommy menganggukkan kepalanya sembari tangannya mengelus lembut puncak kepala gadis yang ada di hadapannya itu.


***


Saga dan Luna kembali ke villa setelah cukup lama mereka menghabiskan waktu berjalan-jalan di tepi pantai, saat menuju villa mereka berdua melihat Tommy dan Cheryl yang berdiri saling berhadapan satu sama lain, Saga dan Luna menghampiri mereka, telihat di mata Luna wajah Cheryl merah merona tersipu malu.


“Wajah lo kok merah gitu Cher, hayo kalian berdua habis ngapain yah?” celetuk Luna yang membuat Cheryl dan Tommy salah tingkah.


“Kita nggak ngapa-ngapain kok, iya kan Mas?” Cheryl menarik lengan baju yang di pakai Tommy.


"I..Iya...iya kita nggak ngapa-ngapain kok” timpal Tommy dengan terbata-bata.


“Mau ngapa-ngapain juga terserah, kita nggak peduli ha...ha...ha...” Luna tertawa puas ketika melihat gelagat dua orang yang ada di hadapannya itu. Tak cuma Luna, Saga pun ikut tertawa  apalagi ia tahu asistennya itu tidak pandai berbohong.


Akhirnya mereka berempat kembali ke villa, Luna dan Cheryl langsung masuk ke dalam kamar yang sama untuk istirahat karena rasa lelah sudah menggelayuti tubuh kedua gadis itu, sedangkan Saga dan Tommy mereka berdua duduk dan mengobrol di ruang tamu.


Lanjut nggak teman-teman...


Jangan lupa like dan komennya ya...

__ADS_1


terima kasih.


__ADS_2