
Keluarga Wyman keluar dari restoran setelah selesai makan malam, mereka berjalan beriringan menuju parkiran yang letaknya tidak jauh dari restoran.
Saga dan Luna berjalan di belakang Wyman dan Sonya, sesekali tangan Saga berusaha menyentuh tangan Luna yang berjalan di sampingnya, membuat Luna khawatir karena takut kelakuan kakaknya terlihat oleh Wyman dan Sonya.
Ketika di parkiran mereka bertemu dengan Tania yang akan makan malam dengan teman seprofesinya. "Tante Sonya?" Panggil Tania yang baru saja keluar dari mobilnya.
Sonya menoleh ke arah Tania dan menyunggingkan senyum "Eh Tania" sapanya.
"Nggak nyangka bisa ketemu Tante di sini" ucap Tania.
"Iya, ini Tante habis makan malam keluarga" sahut Sonya.
Tania kemudian memusatkan matanya ke arah Saga dan Luna yang berdiri di belakang Wyman dan Sonya, terlihat di mata Tania Saga menggenggam tangan Luna.
"Hai Ga" sapa Tania dengan tersenyum.
Saga diam, ia membalas sapaan Tania hanya dengan melambaikan tangan. Tania bahkan tak menyapa Luna yang berada di samping Saga, membuat gadis cantik itu bertanya-tanya "apa aku nggak keliatan ya?" pikirnya.
"Kita pulang dulu ya Tan" Sonya berpamitan kepada Tania.
Tania mengangguk dan kemudian menatap kepergian keluarga Wyman dengan tatapan tak suka.
***
__ADS_1
Di kantor Saga
Saga yang sedang sibuk dengan layar laptopnya, tiba-tiba di kejutkan dengan kedatangan Tania yang masuk ke dalam ruang kerjanya.
"Ngapain kamu datang ke sini?" tanya Saga yang heran.
"Maaf Tuan, saya sudah melarang Mba Tania masuk tapi..."
"Ya sudah Tom" potong Saga.
"Kalau begitu saya permisi Tuan" Tommy berjalan keluar ruang kerja bosnya.
"Tunggu Tom, siapa yang nyuruh kamu keluar" tutur Saga yang membuat Tommy menghentikan langkahnya dan kembali ke tempatnya berdiri sebelumnya.
"Kamu kenapa sih Ga, ngindarin aku terus?". Tanya Sonya.
Saga tetap fokus menatap layar laptopnya dan menghiraukan Tania yang berdiri di sampingnya "siapa yang ngindarin kamu"
"Apa karena Luna" mendengar ucapan Tania, Saga menghentikan aktifitasnya.
"Apa hubungannya sama Luna?" Tanya Saga heran.
"Jangan pikir aku nggak tahu ya Ga, kamu pacaran kan sama Luna"
__ADS_1
Saga menyatukan kedua alisnya, lalu beranjak dari duduknya "kalau aku pacaran sama Luna memangnya kenapa? Itu bukan urusan kamu"
Tommy yang masih berada di ruang kerja bosnya mulai merasa tak nyaman dengan suasana di dalam dan ingin secepatnya keluar.
"Dia itu saudara kamu Ga, apa kamu nggak malu pacaran sama saudara sendiri" tutur Tania yang berharap Saga sadar dengan apa yang ia lakukan sekarang.
"Aku nggak pernah anggap dia saudara" tutur Saga yang mulai geram dengan omongan Tania.
"Tom, tolong bawa Tania keluar dari sini" perintah Saga yang langsung dilaksankan oleh Tommy.
Namun Tania menolak dan tetap ingin berbicara dengan Saga.
"Tom" Saga menatap Tommy dengan tatapan tajam.
Tommy menganggukkan kepalanya kemudian menarik tangan Tania untuk membawanya keluar dari ruang kerja bosnya.
Tania tidak terima dengan perlakuan Saga padanya, ia berjanji pada dirinya sendiri akan membuat perhitungan dengan Saga.
"Awas kamu Ga" desisnya geram kemudian ia berjalan menuruni lift ke parkiran dan melajukan mobilnya.
Saga menghela napas berat, ia tahu dengan sifat mantan pacarnya itu, pasti ia sudah memberitahukan hubungannya dengan Luna kepada Sonya. Tapi kenapa Sonya masih terlihat baik-baik saja, apa dia masih belum percaya dengan apa yang dikatakan Tania padanya, Saga mengudarakan tangannya memijat pelipis karena pusing dengan omongan Tania.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di bawah ya 😊
__ADS_1
Terima kasih 👍🤗