DICINTAI KAKAK TIRI TAMPAN

DICINTAI KAKAK TIRI TAMPAN
BAB 75


__ADS_3

Setelah Saga dan Tommy keluar, Cheryl yang masih berdiri lalu menghampiri Luna yang tengah duduk, ia mulai memposisikan tubuhnya duduk disamping sahabatnya itu.


“Gimana lo udah ngomong sama Mas Saga?”


Luna menggeleng pelan “belum” katanya sambil menyenderkan punggungnya ke sandaran sofa.


“Lo diajakin kemana sama Mas Tommy?” giliran Luna yang bertanya pada Chreryl.


“Ke kantin, tapi gue malu Lun sepanjang jalan menuju kantin gue berasa kayak artis diliatin mulu sama karyawan disini” sahut Cheryl dengan antusias.


“Ha…Ha…Ha…mungkin karena liat Mas Tommy jalan sama cewek cantik” ujar Luna yang dibarengi dengan tawa, membuat Cheryl pun ikut tertawa.


30 menit kemudian Saga dan Tommy yang sudah selesai rapat berjalan kembali ke ruangan, ketika membuka pintu, mereka berdua mendapati dua gadis cantik itu sedang tertidur lelap di sofa.


“Lun, Cher bangun!”


Luna membuka matanya perlahan, ia celingak celinguk melihat sekeliling di karenakan belum sadar sepenuhnya, Saga yang sedang duduk sembari menatap layar laptopnya tersenyum melihat tingkah Luna yang menggemaskan.


“Cher bangun” Luna menggoyang-goyang badan sahabatnya itu.


Cheryl meregangkan otot tubuhnya menggeliat ketika Luna membangunkannya “gue ketiduran ya Lun?” tanya Cheryl pada Luna yang terlihat duduk disampingnya.


Luna mengangguk pelan, Saga kemudian beranjak dari duduknya dan meletakkan minuman di atas meja.


“Nih kalian minum dulu” tutur Saga.


“Tom habis ini anterin Cheryl pulang” titah Saga pada Tommy yang masih berdiri di depan pintu.


“Iya Tuan”


“Nggak usah aku bawa mobil kok” timpal Cheryl, ia merasa canggung bila harus satu mobil dengan Tommy apalagi setelah kejadian di kafe.

__ADS_1


“Nggak apa-apa kok Cher, biar aku anterin aja”


Ketika dalam perjalan pulang, Cheryl yang biasanya banyak bicara kini hanya menutup rapat mulutnya sembari memalingkan wajahnya keluar jendela, hingga Tommy tiba-tiba menghentikkan mobilnya di depan sebuah kafe yang dulu pernah ia datangi dengan Cheryl.


“Kok berhenti Mas?” Cheryl terlihat bingung ketika Tommy menghentikkan mobilnya.


Tommy tak menjawab apa yang ditanyakan Cheryl padanya, ia hanya menatap wajah gadis yang duduk disampingnya kemudian turun dari mobil.


Tommy berjalan melewati mobil dan membukakan pintu untuk Cheryl “turun” pintanya.


Cheryl Turun dari mobil dan mengikuti Tommy di belakangnya namun tiba-tiba Tommy menarik tangan Cheryl agar berjalan sejajar dengannya dan masuk ke dalam kafe tersebut. Seperti ada aliran listrik yang menyengat ke dalam tubuhnya hatinya seakan terbakar, padahal Tommy hanya memegang tangannya tapi sudah membuat wajahnya merah seperti tomat dan tersipu malu.


“Kamu duduk dulu” titah Tommy pada Cheryl, sedangkan dirinya berjalan ke meja bar untuk memesan minuman.


***


Sementara di tempat lain, Luna yang diantar Saga pulang akhirnya sampai di depan rumahnya. Ia turun dari mobil hendak berjalan masuk ke rumah, namun Saga menghentikkan langkahnya dan menarik gadis cantik itu hingga jatuh ke dalam pelukannya.


“Kenapa Mas Saga ngomong kayak gitu?”


“Nggak tahu kenapa aku merasa akan ada hambatan besar dalam hubungn kita”.


Luna lalu memeluk erat tubuh pacarnya itu, seraya berkata “apapun yang akan terjadi diantara kita, aku akan tetap mencintai Mas Saga”.


Saga melepaskan pelukannya, ia menatap manik mata Luna dan mendekatkan wajahnya hendak mencium bibir Luna, namun tiba-tiba ada suara laki-laki yang memanggil nama mereka.


“Saga! Luna! Apa yang kalian lakukan!”


Saga dan Luna menoleh bersamaan ke arah sumber suara tersebut dan melihat Wyman tengah berdiri di depan mobilnya, ternyata Wyman sudah dari tadi memperhatikan mereka berdua.


Wyman kemudian menyuruh kedua anaknya masuk mengikutinya ke dalam rumah hendak meminta penjelasan tentang apa yang baru saja dilihatnya.

__ADS_1


“Duduk” perintah Wyman kepada Luna dan Saga.


“Jelaskan kepada ayah ada hubungan apa diantara kalian berdua?” tanya Wyman.


Sonya yang sedang berada di dalam kamar berjalan keluar setelah mendengar suara ribut dari luar “ini ada apa sayang?” tanya Sonya heran ketika memandang wajah suaminya yang memerah dengan dahi yang berkerut.


Wyman mengindahkan apa yang ditanyakan Sonya, matanya tetap fokus menatap Luna dan Saga.


“Apa diantara kalian tidak ada yang mau menjelaskannya, sampai kapan kalian akan tetap diam seperti ini”


Sonya semakin heran lalu ia bertanya kembali pada suaminya itu “sebenarnya ini ada apa?”


Wyman lalu memberitahu Sonya tentang apa yang dilihatnya ketika ia sampai di rumah, Sonya yang sudah tahu hubungan kedua anaknya pura-pura terkejut mendengarnya dan mencoba membela Luna dan Saga dengan mengatakan mungkin suaminya salah melihat.


“Kami berdua pacaran om” tutur Saga memberitahu yang sebenarnya pada Wyman hingga membuat laki-laki paruh baya itu tertegun, ia tak percaya dengan apa yang di dengarnya.


“Pacaran!” sahut Wyman dengan mengerutkan dahinya.


“Luna itu adik kamu Ga, bisa-bisanya kamu pacaran sama adik kamu sendiri”


“Maaf om tapi selama ini aku nggak pernah menganggap Luna sebagai saudara ataupun seorang adik”


“Apa kata orang di luar sana, seorang Saga Ganendra berpacaran dengan adiknya sendiri, kayak nggak ada gadis lain aja di dunia ini”


Wyman kemudian menoleh ke arah Sonya yang berada di belakangnya “apa kamu juga tahu tentang hubungan mereka sayang?” tanya Wyman pada Sonya.


Ketika Sonya hendak membuka mulutnya untuk mengatakan yang sebenarnya namun Saga langsung menyambarnya karena tak ingin mamahnya terlibat dalam urusannya, mungkin itu akan mempengaruhi hubungannya dengan Wyman.


“Mamah nggak tahu apa-apa om” sahut Saga, terlihat Saga menggelengkan kepalanya pelan seraya menatap Sonya.


Tinggalkan like dan komen kalian

__ADS_1


terima kasih 😘😉


__ADS_2