DICINTAI KAKAK TIRI TAMPAN

DICINTAI KAKAK TIRI TAMPAN
BAB 71


__ADS_3

Malam harinya Luna memejamkan mata tertidur pulas di atas ranjang miliknya, seperti biasa Luna yang pelupa tidak mengunci pintu kamar, membuat siapapun orang bisa dengan mudah masuk ke kamarnya termasuk Saga.


Saga berjalan mengendap-endap agar tidak menimbulkan suara yang mencurigakan ketika masuk ke kamar Luna. Membuka pintu secara perlahan dan melangkahkan kakinya masuk ke dalam, matanya menatap wajah Luna yang sedang tertidur pulas, lalu ia menyibakkan selimut dan ikut merebahkan tubuhnya disamping tubuh Luna.


Pagi harinya Sonya datang ke kamar Saga berniat membangunkan anak laki-lakinya itu, berkali-kali tangannya mengetuk pintu kamar Saga, namun tak ada respon dari dalam, lalu ia mecoba membuka pintu yang ternyata tidak di kunci, Sonya mendapati tidak ada Saga di dalam dan ranjangnya terlihat rapih seperti tidak ada orang yang tidur di atasnya semalam.


Ia langsung buru-buru keluar dari kamar Saga dan berjalan menuju kamar Luna, ketika Sonya membuka pintu ia tak begitu terkejut ketika melihat Saga tidur di atas ranjang yang sama dengan Luna, hal itu memang sudah terbersit dipikirannya.


“Sudah aku duga anak nakal itu tidur disini” gumam Sonya, lalu ia berjalan mendekat ke ranjang dan membangunkan anak perempuannya itu.


“Lun bangun udah siang” Sonya menepuk-nepuk pundak Luna beberapa kali, akhirnya perempuan cantik itu mulai membuka kedua matanya seraya menggeliat.


“Mamah” ucap Luna yang kemudian memposisikan tubuhnya duduk, Luna masih belum sadar bahwa Saga ada di atas ranjangnya.


“Ga bangun” tutur Sonya dengan suara lantang.


Luna mengernyitkan dahinya ketika Sonya memanggil nama Saga dan menyuruhnya untuk bangun. Luna kemudian menoleh ke arah mata Sonya menatap dan mendapati Saga masih tertidur lelap sembari memeluk bantal guling.


“Mas Saga, kok bisa tidur disini!” ucap Luna yang heran sambil menggoyang-goyang tubuh pacarnya itu.


Saga mulai menggeliat, perlahan mulai membuka kedua matanya, dan ia terkejut ketika melihat Sonya dan Luna sedang menatap dirinya dengan tatapan mengerikan.

__ADS_1


Sadar karena menjadi pusat perhatian, Saga tersenyum malu sembari menggaruk-garuk belakang kepalanya walau tak gatal.


“Sejak kapan Mas Saga tidur di kamar aku?” Luna bertanya dengan tatapan seolah sedang mengintimidasi.


“Semalem” jawab Saga santai, kemudian ia turun dari ranjang dan langsung melesat keluar dari kamar sebelum sesuatu terjadi padanya, apalagi ketika ia melihat tatapan Sonya kepadanya seperti singa yang siap menerkam mangsanya.


Terdengar suara mobil dari luar yang berhenti di depan rumah Luna, Sonya mengira kalau itu suaminya yang pulang dari luar kota, ketika ia membuka pintu terlihat gadis cantik yang sedang berdiri di luar.


“Cheryl”


“He…He…He…tante" tawa Cheryl memperlihatkan deretan giginya.


“Halo sayang” sapa Cheryl pada Luna, hingga membuat Saga yang sedang makan tersedak.


“Luna menoleh ketika mendengar suara yang tak asing di telinganya dan balik menyapa Cheryl “eh Cher udah datang, sini duduk” Luna menggeser kursi yang berada di sebelahnya.


Saga hanya melirik melihat interaksi kedua sahabat itu, kemudian ia beranjak dari duduknya dan bersiap untuk berangkat kerja.


“Mas Saga kenapa wajahnya asem banget?” tanya Cheryl pada Luna.


“Diomelin sama mamah kali” sahut Luna.

__ADS_1


Luna dan Cheryl kemudian berangkat ke kampus, sesampainya di sana mereka berdua bertemu Adrian di parkiran yang juga baru sampai di kampus. Kemudian Adrian mengajak dua gadis cantik itu ke perpusatakaan.


Di salon Sonya.


Sonya sedang duduk di ruang kerjanya sembari menatap layar laptop, ketika Wyman menerobos masuk ke dalam, membuat wanita paruh baya tersebut terkejut, ia tak menyangka suami yang sudah di tunggunya pulang langsung


datang ke salonnya setelah dua hari berada di luar kota.


“Kenapa kamu nggak pulang dulu malah langsung kesini?”


“Sekalian jemput istriku pulang” kata Wyman membuat Sonya tersenyum hingga wajahnya merona.


“Oh ya nanti malam, aku mengundang Byantara makan malam di restoran, sekalian ajak Luna biar ketemu sama anaknya Byantara” imbuh Wyman lagi sembari mendudukan tubuhnya di kursi.


“Kamu jadi jodohin Luna?”


“Biarin mereka ketemu dulu aja saling mengenal satu sama lain, untuk masalah perjodohan nanti bisa dibicarakan lagi sama Byantara”


Sonya hanya menganggukkan kepalanya mendengar apa yang dibicarakan suaminya. Namun hatinya tidak tenang “gimana ini apa aku harus ngomong jujur sama Wyman tentang hubungan Saga dan Luna” bicaranya dalam hati.


 👇👇😘😉

__ADS_1


__ADS_2