Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Kagum


__ADS_3

"Oh ternyata itu kamu kucing buduk, ternyata selama ini kamu ada di sini yah"


"Lah kadal lemah seperti kamu baru nyadar bahwa ini aku"


"Heh Raja Harimau Putih, memang aku sekarang lagi lemah tapi tunggu nanti kamu akan tahu, sebentar lagi aku akan mencapai Level Raja iblis"


Liones mencela habis habisan dengan memamerkan kekuatannya


"Baru mau mencapai level raja iblis saja sudah bangga, lihat aku sekarang ini"


Wuss....


Liones memamerkan kekuatannya yang telah berlevel Raja Iblis.


Alexsa tercengang


"Kenapa bisa kamu mencapai Level Raja iblis, bahkan sudah melampaui level Raja Iblis Chimera"


Liones tertawa sambil menyombongkan diri


"Hahaha....itu adalah karena bantuan Ratu dan Bos Golem dan aku sudah bekerja keras untuk mencapai level ini"


Alexsa shock


"Apa berkat bantuan kak Lili dan suaminya kamu bisa dengan cepat naik level"


Ketika Liones akan menyombongkan diri lagi tiba tiba Maya istri Liones datang menghampiri.


"Sudahlah suamiku jangan sombong ayo kita pergi Ratu dan Bos sudah jalan dari tadi"


Maya membungkukkan badannya kepada Alexsa.


"Maaf atas ketidak sopanan suamiku Ratu Naga Mabuya"


Alexsa tersenyum


"Hehe..tidak apa apa, eh pasti kamu Ratu harimau jingga ya"


"Iya Ratu Naga Mabuya, dan sekarang nama saya Maya, jadi panggil saja saya Maya"


"Oh kalau begitu jangan panggil saya dengan Ratu Naga Mabuya karena saya juga sudah di berikan nama oleh kak Lili, panggil saja saya Alexsa"


Liones kesal lalu mengomel kepada Alexsa


"Eh kurang ajar, istri ku langsung kamu kenali tapi aku kamu tidak tahu"


Alexsa pun bertolak pinggang


"Emangnya kenapa hayo"


Maya disana melerai dan menarik tangan dari Liones

__ADS_1


"Sudah sudah ayo pergi kita sudah tertinggal oleh ratu dan bos Golem dan lihat orang orang melihat kita seperti anak kecil"


Mereka pun berjalan menyusul rombongan masuk kedalam benteng kota kerajaan Golemonst.


Semua orang yang ikut dengan Ratu dan Bos Golem mereka merasa takjub melihat kota yang begitu indah deretan toko dan rumah rumah yang tersusun rapi.


Jalanan yang bersih, dan penduduknya yang ramah, dan pakaian yang mereka kenakan begitu sopan monster perempuannya terlihat anggun dan Monster laki laki nya terlihat gagah.


Image bahwa monster itu menyeramkan, buas dan berbahaya hilang seketika ketika mereka melihat penduduk Golemonst.


Mereka tadi sudah ketakutan pas mau masuk kedalam benteng kota karena dari luar kerajaan ini seperti menyeramkan dan yang mereka bayangkan sangat mengerikan


Tetapi ketika mereka masuk yang terjadi diluar ekspektasi mereka ternyata bangunan di sini lebih modern bahkan peralatan yang dipakai nampak bukan berasal dari dunia ini berasal.


Teknologi yang ada di Kerajaan Golemonst mungkin 1.000 tahun lebih maju dari pada kerajaan kerajaan lainnya di benua bagian selatan ini.


Mereka berjalan sambil mengagumi keindahan kota kerajaan Golemonst, tetapi tiba tiba ada empat orang kepala suku menghampiri dan langsung berlutut di hadapan Ratu dan Bos Golem.


"Syukurlah Dewa Naga agung telah kembali"


Kemudian Ratu dan Bos Golem menyuruh mereka ber empat untuk berdiri. Bos Golem bertanya kepada para kepala suku.


"Berdirilah para kepala suku, ada apa ini membuat saya kaget"


Mereka pun berdiri sambil mengusap air mata yang menetes,


Diwakili oleh kepala suku telinga panjang yang berbicara kepada Ratu dan Bos Golem.


Kemudian Agis yang menyusul ayahnya yaitu Kepala suku telinga panjang berkata kepada Ratu dan Bos Golem.


"Maafkan Ayahku dan kepala suku yang lain Ratu dan Bos Golem, mereka ini seperti anak ayam yang kehilangan Induknya, mereka selalu mencemaskan anda berdua seperti mencemaskan anaknya sendiri bahkan saya saja sebagai anaknya mereka lupakan dan lebih mencemaskan anda berdua"


Ratu dan bos Golem tertawa.


"Hahaha ....bisa saja kamu Agis, ya sudah ayo kita ke balai prajurit kita adakan pertemuan dan perjamuan makan karena penduduk Golemonst ini akan bertambah spesies baru yaitu manusia yang akan tinggal di kerajaan ini"


Para mantan budak dan petualang heran karena para kepala suku menyebut Ratu dan Bos Golem sebagai Dewa Naga agung, mereka pun sempat berpikir apakan penguasa dari kerajaan ini adalah seorang Monster Naga apa seorang manusia.


Di pikiran mereka terus berkecamuk hingga akhirnya mereka menghiraukan pikiran mereka.


"Ah kenapa aku berpikir yang macam macam, hus entahlah pikiran jahat"


Salah satu dari mantan budak bergumam.


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju balai prajurit, para mantan budak dan petualang sudah kaget mendengar Kata dewa naga agung, yang di ucapkan oleh kepala suku telinga panjang.


Dan lebih kaget lagi bahwa para manusia hanya tahu tentang Suku telinga panjang ini dari cerita bahwa mereka adalah peri Hutan yang melindungi hutan kabut misteri dan tidak ada yang pernah manusia seorang pun yang bertemu dengan mereka.


Tetapi sekarang mereka dengan jelas berhadapan bahkan berjalan bersama, bukan hanya dengan peri hutan mereka juga berjalan dengan Kepala suku Ogre yang dalam cerita mangatakan bahwa Ogre adalah monster jahat yang suka berperang dan makan manusia.


Mereka pun berjalan bersama Suku Herpy dan suku Kappa yang banyak cerita mengatakan hal hal buruk mengenai monster monster ini.

__ADS_1


Banyak kekaguman yang dirasakan oleh mereka dan menganggap ini sebagian dari mimpi mereka seperti masuk kedalam dunia yang berbeda.


Ketika semua sedang mengagumi keindahan kota tiba-tiba ada empat mahluk besar berlari dari kejauhan kearah mereka.


Mahluk besar itu di tunggangi oleh masing masing wanita yang cantik, mereka sambil berteriak-teriak.


"Tolong berhenti Chika"


"Jangan berlari Chiko"


"Sudah berhenti Choku"


"A...Choki berhenti"


Mereka berempat berlari menghampiri Ratu dan Bos Golem, setelah hampir dekat mereka pun melompat.


Wuss....


Mahluk itu adalah Rubah 1.000 tahun peliharaan dari Ratu dan Bos Golem yang sekarang di asuh oleh 4 Dewi hutan.


Rubah itu melompat dan berubah menjadi mahluk yang imut dan lucu berukuran sebesar kucing mereka mendarat di pelukan Ratu dan Bos Golem.


Chika dan Chiko mendarat di pelukan Yudi sedangkan Choku dan Choki mendarat di pelukan Lili.


Ratu memeluk manja ke 2 peliharaannya


"Anak nakal kenapa lari larian rindu yah sama ayah dan bunda"


Rubah itu pun gantian dipeluk oleh Ratu dan Bos Golem. Ke 4 Dewi hutan pun berlutut.


"Maafkan kami Dewa Naga agung, kami berempat tidak bisa mencegah mereka untuk tidak keluar, karena mencium bau anda mereka pun berontak ingin segera menemui anda berdua"


Ratu Golem mengelus elus Rubah 1.000 tahun itu.


"Tidak apa apa, Terima kasih kalian sudah merawat mereka, sekarang bangunlah jangan berlutut terus"


Mereka pun bangun dan semuanya melanjutkan perjalanan sampai akhirnya mereka sampai di balai prajurit.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk


Like


Komen


Vote


*Rate**


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.

__ADS_1


__ADS_2