
Nana terkejut dengan apa yang dia hasilkan, Sihir pertahanan yang terakhir di gunakan waktu melawan Naga Alexsa pertahanannya sangat tipis bahkan hancur oleh serangan bola api Alexsa.
Tetapi sekarang Nana mengeluarkan sihir pertahanan 10 kali lebih kuat dibandingkan dengan terakhir kali dia gunakan.
Ratu Golem menjelaskan Fungsi dari lari setiap hari mengelilingi lapangan dan senam pagi.
"Sebenarnya kalian semua mempunyai Energi Sihir yang kuat tetapi, fisik kalian sangat lemah, dan percuma jika kalian memiliki sihir kuat tapi fisik kalian tidak kuat. Maka dari itu saya menyuruh kalian untuk lari dan senam adalah untuk membentuk tubuh kalian supaya fisik kalian menjadi kuat.
Kekuatan Sihir dan Kekuatan Fisik itu harus seimbang kalau tidak seimbang, meskipun kalian mempunyai sihir serangan yang kuat tetapi fisik lemah maka kalian akan cepat lelah, dan energi sihir kalian akan cepat habis"
Nana pun mengerti maksud dari Ratu Golem kenapa selama ini dia di suruh berlari setiap pagi, karena memang tubuh Nana itu lemah karena jarang sekali mengeluarkan keringat.
Nana melepaskan sihir pelindungnya kemudian berlari menghampiri Ratu Golem dan dia pun memeluk Ratu Golem.
"Maafkan aku kak, karena selama ini saya sudah berprasangka buruk kepada kak Lili, bahkan saya sudah Mempropokasi teman teman, sekali lagi saya minta maaf"
Nana sambil meneteskan air mata, Ratu Golem pun berkata kepada Nana
"Kakak maafkan kamu, tidak apa-apa memang seorang Guru awalnya di benci dan dianggap Bodoh oleh anak muridnya, tidak jarang pula disebut penipu, tetapi tanpa mereka sadari bimbingan dari seorang guru itu sangat bermanfaat"
Dari kejadian itu Nana dan yang lainnya menjadi sangat bersemangat untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh Ratu Golem dalam latihan.
Setelah latihan mereka pun menjalankan aktivitas sehari-harinya seperti biasa, Ratu Golem pun kembali masuk ke dalam gedung balai prajurit.
Bos Golem yang ada di sana menerima panggilan masuk dari bola komunikasi sihir ternyata yang menelpon lewat bola komunikasi sihir itu adalah Marta istri Xuan di kerajaan Vitwins.
Marta menangis.
Kemudian Bos Golem bertanya.
"Ada apa Marta kenapa kamu menangis, apa yang terjadi disana apa Xuan dan yang lainnya baik baik saja"
Lili datang dan bertanya kepada Yudi
"Siapa yang sedang menghubungi kita bang"
"Ini Marta dia menghubungi kita sambil menangis" ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Lili pun segera menghampiri Yudi dan melihat bola komunikasi sihir.
"Marta ada apa kenapa kamu menangis"
Marta pun menjawab.
"Dicka dan Dicky menghilangkan nyonya muda, Xuan, Joni dan Lusi sudah mencari kesana kemari tetapi tidak menemukan mereka berdua"
Kemudian Lili bertanya dengan Gelisah
"Sejak kapan mereka menghilang"
Marta sambil menangis ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
"Kemarin Sore mereka main petak umpet di dalam Mansion, tetapi ketika kita akan makan malam mereka tidak ada dan hingga sekarang mereka belum kembali"
Yudi dan Lili sudah punya pirasat tendang Dicka dan Dicky kemudian Yudi menenangkan Marta.
"Sudah tenang saja mereka tidak apa-apa, dan sekarang tolong panggil Xuan, Joni dan Lusi saya ingin bicara kepada mereka bertiga"
__ADS_1
Marta mengangguk.
"Baik Tuan muda akan segera saya panggil mereka"
Marta pun memanggil Xuan, Joni dan Lusi. Tidak lama kemudian merekapun datang dan berkomunikasi dengan Yudi dan Lili.
"Xuan bilang pada Marta jangan khawatir Dicka dan Dicky pasti baik baik saja, bulan depan perusahaan dagang Kiara akan kesan dan tadinya akan mengajak Dicka dan Dicky tinggal disini.
Tetapi untuk sekarang suruh Marta membuat makanan kesukaan Dicka dan Dicky yang banyak, mana Joni dan Lusi saya ingin bicara"
Kemudian Joni dan Lusi mengahadap,
"Iya tuan muda ada yang bisa saya bantu"
Di belakang Joni dan Lusi Xuan menyuruh Marta membuatkan makanan yang banyak buat Dicka dan Dicky.
Kemudian Yudi memanggil
"Joni Lusi, buku sihir dasar dan ilmu pedang dasar apa sudah di ajarkan kepada Dicka dan Dicky"
"Iya tuan muda, mereka sudah mempelajari ilmu pedang dan sihir dasar dan mereka berdua sudah masuk ke level tahap pembentukan"
"Baiklah kalau begitu nanti bawa ke 2 buku itu dan bawa juga semua makanan untuk Dicka dan Dicky"
"Baik tuan muda"
Lili pun memanggil Xuan
"Xuan nanti ajak masuk Lusi dan Joni ke kamar dilantai atas Mansion tempat dulu kamu berlatih menjadi level pahlawan, ada kemungkinan Dicka dan Dicky terjebak dalam Labirin di kamar tersebut"
"Iya baik Ratu saya mengerti"
Tenang saja waktu disana sudah saya rubah jadi paling tidak dalam waktu 1 bulan Dicka dan Dicky baru bisa keluar, itu juga kalau di dalam labirin mereka berlatih sangat keras.
Maka dari itu bang Yudi menyuruh Joni dan Lusi masuk ke sana untuk menemani dan melatih Dicka dan Dicky sekalian supaya Joni dan Lusi juga bertambah kuat"
"Siap ratu saya sudah mengerti situasi ini dan mudah mudahan kurang dari 1 bulan Dicka dan Dicky sudah bisa menaklukkan labirin"
Anak Buah Yudi dan Lili yang berada di kerajaan Vitwins seperti Marta, Lusi dan Joni memanggil Yudi dan Lili Tuan dan nyonya muda, hanya Xuan saja yang memanggil Yudi dan Lili dengan sebutan Ratu dan Bos perusahaan dagang Kiara.
Panggilan pun di akhiri oleh Xuan, Marta pun menyiapkan makanan dan bekal untuk Dicka dan Dicky sedangkan Lusi dan Joni dia pergi mengambil buku ilmu pedang dasar dan buku sihir dasar dan juga beberapa senjata dan tongkat sihir.
Setelah semuanya siap Xuan pun mengantarkan mereka masuk kedalam Labirin yang ada di kamar lantai 2 mansion.
Setelah mereka masuk benar saja Dicka dan Dicky berada disana sedang menangis dengan keadaan yang sangat memprihatikan.
Dicka dan Dicky pun merasa senang dengan kedatangan mereka.
"Ayah Xuan, paman Joni dan bibi Lusi. Aku ingin pulang disini sangat menakutkan, dan lagi aku sangat lapar"
Mereka berdua sangat kelaparan karena biasanya mereka makan hasil masakan Marta dan di dalam labirin ini makanan hanya bisa didapat kalau mereka berburu.
Lusi pun memberikan mereka makanan dan mereka berdua memakan makanan tersebut dengan lahap, Dicka dan Dicky dibawa ke rumah yang ada didalam labirin tempat mereka beristirahat.
Xuan pun meminta maaf kepada kedua anaknya.
"Maaf nak, Ayah tidak dapat membawa kalian pulang, tetapi kalau kalian berdua ingin pulang kalian harus bertambah kuat dan dapat mengalahkan para Golem penjaga pintu keluar.
__ADS_1
Tenang saja disini Paman Joni dan Bibi Lusi akan menemani kalian berdua dan melatih kalian berdua sampai kalian kuat dan dapat mengalahkan para Golem penjaga"
Ketika Joni dan Lusi masuk mereka pun merasa heran kenapa ada dunia lain di balik pintu kamar mansion tetapi mereka tidak sempat bertanya kepada Xuan karena ketika masuk mereka langsung melihat Dicka dan Dicky menangis.
Dan sekarang Joni memberanikan diri untuk bertanya kepada Xuan.
"Tempat apa ini sebenarnya Xuan, kenapa kamu tahu di mansion ini ada tempat seperti ini"
Xuan pun menjelaskan
"Kita berada di dalam Sihir item Dimensi yang di sebut dengan Labirin, ini dibuat oleh kekuatan maha dahsyat milik tuan dan nyonya muda.
Tempat ini dulu digunakan untuk membuat saya dan Yuri Assassinnya tuan Jidan menjadi kuat dalam waktu singkat, sehingga saya berada di level Pahlawan.
Cara kerja Labirin ini adalah kalau kita ingin keluar dari sini kita harus mengalahkan para Golem penjaga yang menjaga pintu dan Golem penjaga dibagi menjadi beberapa level.
Dan jika kalian ingin keluar maka harus mengalahkan para Golem penjaga pintu tersebut baru kalian bisa keluar, dan kenapa Ratu dan Bos suruh saya mengajak kalian berdua dia ingin kalian juga bertambah kuat"
Joni dan Lusi mengerti situasi yang sedang dia hadapi sekarang intinya mereka berempat harus lebih kuat dan keluar dari Labirin ini dengan mengalahkan para Golem penjaga.
Di sana mereka membersihkan diri mereka, karena di rumah itu sudah tersedia ruangan untuk mandi dan peralatan makan tetapi untuk bertahan hidup mereka harus berburu makanan di dalam sana.
Setelah Xuan istirahan dan menenangkan kedua anaknya dia pun pamit untuk keluar dari Labirin ini,
Mereka pun mengantar Xuan dan melihat cara kerja Labirin ini.
Xuan pun melangkah pergi dan masuk kedalam segel jebakan level pertama dan 10 Golem penjaga pun muncul.
Xuan menyerang dan mengalahkan semua Golem penjaga tersebut dan berhasil keluar meninggalkan Joni, Lusi Dicka dan Dicky di dalam labirin.
Marta cemas menunggu Xuan kembali di dalam Mansion, Xuan pun turun dari lantai atas mansion.
"Suamiku bagai mana dengan anak anakku"
"Tenang saja Dicka dan Dicky baik baik saja, mereka terjebak dalam Labirin sekarang sudah ada Joni dan Lusi menemani, di perkirakan bisa keluar dari labirin tersebut sekitar 1 bulan dari sekarang. Maka kamu harus bersabar dan jangan bersedih lagi"
Marta pun bertanya cemas
"Apakah di dalam labirin itu berbahaya"
Xuan menggeleng gelengkan kepalanya
"Tidak didalam sana tidak berbahaya, hanya saja untuk keluar dari sana mereka harus menjadi lebih kuat baru mereka bisa keluar dari sana"
Marta pun sedikit tenang dengan penjelasan dari Xuan dan akan membiasakan diri untuk tidak kangen sama kedua anaknya itu.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
*Rate**
__ADS_1
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.