
Di tempat yang lain tepatnya di kerajaan sihir Morgia, Kerajaan paling selatan di benua bagian tengah, mereka sibuk menyiapkan pasukan setelah mendapat surat dari Raja mereka yaitu raja Morgan.
Raja Morgan memerintahkan kepada salah satu Jenderalnya untuk pergi ke benua bagian selatan, dan membantu perang melawan kekaisaran Chalutac.
Kekaisaran Chalutac sudah terkenal ke seluruh benua sebagai Negara terbesar yang suka berperang dan banyak melakukan Invasi ke kerajaan di sekitarnya sampai menguasai 1/4 benua bagian selatan.
Sekarang Raja Morgan memerintahkan Salah Satu jenderal untuk membantu perang dengan alasan, Melindungi saudaranya yang menjadi Raja di kerajaan Vitwins dan membantu Guru dari anaknya yang menjadi Raja di Kerajaan Golemonst. Dan menjaga Warisan dari peninggalan penyihir agung Volyaw Fahetar sebagai Leluhur yang membangun kerajaan sihir Morgia.
Sekarang prajurit kerajaan sihir Morgia sedang sibuk menyiapkan kendaraan sihir berupa Perahu terbang yang akan berangkat menuju kerajaan Golemonst.
Mereka menyiapkan 100 perahu Terbang yang besar dan 2 kapal induk dengan seluruh prajurit penyihir lebih dari 10.000 prajurit.
Mereka berangkat melalui jalur khusus penerbangan tanpa melewati kota kota besar dan kerajaan lain, terbang dengan ketinggian yang sangat tinggi sehingga apabila terlihat oleh orang dari darat nampak seperti awan yang bergerak.
Beberapa hari perjalanan mereka pun memasuki perbatasan antara benua bagian tengah dan benua bagian selatan, dan kebetulan di perbatasan menuju ke benua bagian selatan itu harus melalui salah satu kerajaan yaitu kerajaan Xenoctropis, kerajaan besar yang sangat kuat.
Perahu Terbang melewati ibukota kerajaan yang membuat warga menjadi gempar dan membuat laporan kepada raja mereka.
"Lapor Yang mulia Raja, 100 perahu Terbang melintasi langit ibukota, apa yang harus kita lakukan" lapor prajurit.
"Dari kerajaan mana mereka berasal" tanya Raja.
"Dilihat dari bendera yang berkibar di perahu mereka, mereka berasal dari kerajaan sihir Morgia di timur laut benua bagian tengah" ucap prajurit.
"Siapkan pasukan pegasus, giring mereka kelapangan luas, aku ingin bertemu dengan pemimpin mereka" perintah Raja.
"Siap yang mulia Raja" ucap prajurit.
Kemudian prajurit itu pun undur diri dan menyiapkan beberapa prajurit dengan mengendarai pegasus dan terbang menghampiri perahu Terbang.
*
"Jenderal Pasukan Pegasus kerajaan Xenoctropis menghampiri kita" ucap prajurit yang berada di atas perahu Terbang.
"Kibarkan bendera putih, kita tidak bermusuhan dengan mereka dan tidak ada masalah dengan kerajaan ini" ucap jenderal tersebut.
__ADS_1
Prajurit itu pun memberikan perintah dengan sinyal sihir supaya mengibarkan bendera putih, tanda mereka hanya numpang lewat saja.
Kemudian salahsatu pemimpin pasukan pegasus itu mendarat di Kapal induk dan turun dari punggung pegasus.
"Siapa pemimpin dari rombongan ini, dapatkah saya berbicara" ucap pemimpin pegasus.
Kemudian jenderal penyihir datang menghampiri kemudian menghormat "Nama saya Marvin, jenderal pemimpin rombongan ini" jenderal Marvin memperkenalkan diri.
"Saya Komandan Russell Utusan dari yang mulia Raja Wilson Fisher, yang mulia Raja mengundang anda, dia ingin bertemu dan berbicara dengan Anda" ucap pemimpin pasukan pegasus yang mengaku bernama Russell.
Jenderal Marvin pun mengangguk "baiklah aku terima undangan dari Raja Wilson Fisher, kebetulan kami sekalian ingin membeli perbekalan karena stock pangan kami habis"
"Baiklah ikuti kami supaya perahu Terbang anda bisa mendarat" ucap komandan Russell, dia menaiki pegasus kembali, kemudian terbang untuk memadu mereka mendarat.
"Ikuti pegasus dan kita mendarat untuk beristirahat dan mengisi perbekalan" teriak jenderal Marvin.
Mereka pun mendaratkan perahu Terbang mereka di lapangan yang luas di luar benteng yang mengelilingi ibukota kerajaan.
"Belilah kebutuhan kita di kota aku akan pergi menemui Raja kerajaan Xenoctropis ini" perintah jenderal Marvin.
Semua prajurit berteriak "siap jenderal"
"Saya jenderal Marvin dari kerajaan Sihir Morgia, Hormat kepada Raja Wilson Fisher, Raja kerajaan Xenoctropis ini" ucap jenderal Marvin sambil berlutut.
"Bangunlah dan silahkan duduk" ucap Raja Wilson Fisher.
"Terima kasih yang mulia Raja" ucap jenderal Marvin dan kemudian duduk.
"Maaf kami menghambat perjalanan anda, saya hanya mau bertanya karena penasaran, mau kemana rombongan besar anda melintasi kerajaan kami" tanya Raja Wilson Fisher.
"Kami hendak menuju ke kerajaan Golemonst kerana Raja kami sekarang sedang berada di sana" jawab jenderal Marvin.
"Ada urusan apa Raja Morgan berada di kerajaan Golemonst, dan aku baru mendengar kerajaan Golemonst, dimanakah itu" tanya kembali Raja Wilson Fisher.
"Kami di perintahkan untuk membantu kerajaan Golemonst untuk menghadapi perang besar menghadapi Kekaisaran Chalutac, kerajaan Golemonst adalah kerajaan baru yang di bangun di area hutan kabut misteri, Raja kami membantu kerajaan Golemonst karena di kerajaan Golemonst terdapat warisan leluhur kami yaitu peninggalan penyihir agung Volyaw Fahetar.
__ADS_1
Dan Raja dari kerajaan Golemonst tersebut dia murid dari penyihir agung Volyaw Fahetar dan guru dari tuan putri kami putri Morgiana, selain itu kerajaan Golemonst juga beraliansi dengan kerajaan Vitwins, yang rajanya adalah raja Gunford adik dari raja Morgan sendiri" jelas jenderal Marvin kepada Raja Wilson Fisher.
"Kenapa pihak Kekaisaran Chalutac ingin Menyerang kekerajaan Golemonst, apa mereka menyinggung pihak Kekaisaran Chalutac" tanya Raja Wilson Fisher.
"Anda tahu sendiri bahwa kaisar Dante, suka berperang dan banyak negara sudah dia taklukan, mereka selalu mencari alasan untuk bisa menginvasi satu kerajaan yang menentang kebijakan mereka" jawab jenderal Marvin.
"Tetapi kalau tidak ada alasan yang kuat tidak mungkin pihak Kekaisaran Chalutac akan menyerang suatu negara tanpa alasan" ucap raja Wilson Fisher.
"Aku dengar, salah satu penghianat kekaisaran bersembunyi di kerajaan Golemonst, itu yang menjadikan alasan pihak Kekaisaran Chalutac ingin Menyerang kekerajaan Golemonst " jawab jenderal Marvin.
Jawaban itu juga membuat geram Raja Wilson Fisher, dengan berbagai alasan pihak Kekaisaran Chalutac selalu menginvasi kerajaan lain dan mungkin suatu hari nanti Kekaisaran Chalutac akan menyerang kerajaan Xenoctropis dan kerajaan lainya.
"Baiklah, untuk menumpas Angkara murka dan ketenangan antara kerajaan, aku akan membantu kalian dan kerajaan Golemonst untuk memerangi Kekaisaran Chalutac, aku akan mengajak kerajaan lain juga untuk ikut andil dalam pertempuran ini, aku ingin kekaisaran Chalutac di Musnahkan dari benua ini, dengan bersatu mungkin kita bisa memenangkan peperangan ini dan aku sendiri yang akan ikut dalam perang kali ini" ucap raja Wilson Fisher yang semangat.
"Terima kasih yang mulia Raja Wilson Fisher, karena anda mau membantu kami" ucap jenderal Marvin.
Raja Wilson Fisher berteriak kepada Komandan Russell "Komandan panggil semua Jenderal ku dan siapkan semua pasukan udara dan pasukan kavaleri segera"
Komandan Russell langsung berlutut "siap yang mulia Raja"
Rapat pun di gelar dan hasil keputusan rapat adalah kerajaan Xenoctropis akan mengirimkan 200 ribu prajurit yang di antaranya 100 ribu prajurit kavaleri dan 100 ribu prajurit pegasus.
Raja Wilson Fisher juga memerintahkan untuk mengajak kerajaan lain ketika mereka melintasi untuk turut membantu dalam perang melawan kekaisaran Chalutac supaya benua bagian selatan ini aman dari invasi Kekaisaran Chalutac suatu hari nanti.
Ini juga sebagai alasan supaya kekaisaran Chalutac tidak lagi semena mena kepada kerajaan lain, dan bersatunya kerajaan lain di benua bagian selatan itu sebagai bukti bahwa mereka membenci Kekaisaran Chalutac yang menjajah kerajaan lain.
Setelah pasukan kerajaan Xenoctropis terbentuk Mereka pun berangkat, Raja Wilson Fisher yang di dampingi Komandan Russell numpang di perahu Terbang jenderal Marvin, sedangkan 100 ribu pasukan pegasus mengikuti perahu Terbang kerajaan sihir Morgia.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
__ADS_1
👇
http://saweria.co/DaniSutisna