
Hela pun bertanya kepada mereka
"Apa kalian sudah memiliki nama seperti kami, eh lupa saya belum memperkenalkan nama saya, nama saya Hela Saya Danton dari Kelompok 8"
Vivie pun menjawab
"Oh, saya Vivie dan ini Aquos"
Aquos pun bertanya
"Hela, Danton itu apa"
Hela menjawab sambil tersenyum
"Danton itu kepanjangan dari Komandan Peleton, Saya pemimpin dari 50 orang Prajurit Goblina, dan Yang itu namanya Gocir Dia Danton dari kelompok 3"
Mereka pun menggangguk
Hela menjelaskan lagi kepada mereka
"Apa kalian belum mengalami Evolusi, biasanya monster yang sudah di beri nama oleh tuan kami, mereka berevolusi. Kami saja yang tadinya Goblin Berevolusi menjadi HobGoblin dan Goblina. Kalau kalian sudah berevolusi pasti kekuatan kalian akan bertambah"
Setelah mendengar penjelasan dari Hela, mereka berdua pun menjadi semangat dan di dalam hati mereka berkata
"Mungkin ini kekuatan yang di berikan Ratu dan Raja Golem ini"
Hela menjelaskan lagi
"Tau gak waktu Vivie di di patahkan dan di cabut sayapnya oleh Ratu Golem, itu saya lihat waktu pertandingan dan saya menontonnya, sebetulnya Ratu sangat kasihan kepada Vivie sehingga sayap nya di patahkan"
Vivie pun membela diri
"Kasihan apanya Ratu Golem itu mematahkan sayap saya karena saya telah berani menantangnya dan saya juga merasa bersalah karena saya suka ngatangatain dia lemah"
Hela menggelangkan kepala
"Buka itu maksud dari Ratu Golem, sayap kamu itu telah rusak efek dari serangan Basoka tanah milik Ratu, kalau tidak di patahkan kamu malah akan mengalami kecacatan bahkan kematian karena pembusukan dari sayap kamu itu"
Vivie pun mendengarkan penjelasan Hela, Aquos pun ikut berbicara
"Lalu kenapa harus di cabut bukannya di obati oleh mereka, kan mereka mempunyai buah dewa yang bisa menyembuhkan apapun"
Hela tertawa lagi
"Hehehe....kamu tidak akan mengerti pola pikir tuan kami, saya pun tidak bisa menebaknya mereka adalah orang yang misterius. Tapi kami percaya dan menjalankan perintahnya meskipun kedengarannya kejam tetapi itu baik untuk kami mungkin baik pula untuk kalian"
__ADS_1
Aquos dan Vivie saling tatap, Hela pun berkata lagi
"Vivie apa yang kamu rasakan setelah Ratu mencabut sayap mu"
Vivie menjawabnya
"Rasanya sangat sakit sekali seperti mau mati saja, saya berada dalam keputus asaan, dan sampai sekarang saya binggung karena kekuatan saya menjadi lemah kalau tidak memiliki sayap, karena bukan hanya untuk terbang saja, suku Herpy seperti kami sayap adalah senjata kami"
Hela menjelaskan lagi
"Iya karena itulah Ratu memberi kekuatan kepadamu, ingat tidak setelah sayap mu di cabut Ratu membakar punggung mu dengan api Hitam, itu adalah api kegelapan dan juga api penyembuh luka karena itu darah mu tidak habis keluar dan punggungmu menjadi tidak ada bekas luka"
Vivie pun mengangguk, dan mendengarkan lagi penjelasan Hela
"Lalu Bos Golem datang dan membakar mu dengan api, apakah kamu ingat bagai mana rasanya panas atau tidak"
Vivie menjawab
"Api yang menyelimuti tubuh hanya terasa hangat, tidak panas. karena aku sedang panik pikiran ku hanya aku akan mati karena kebakaran, tetapi setelah prajurit membawaku dan di masukan ke labirin ini. Api itu tiba-tiba hilang dan aku baik baik saja"
Hela pun memberitahukan lagi yang sesungguhnya
"Tuanku Bos Golem bukan sengaja membakar kamu tetapi mengganti sayap yang telah di patahkan itu dengan sihir elemen api, Ratu juga pernah berkata bahwa Kunci dari sihir itu adalah Imajinasi, semakin kuat imajinasi kita maka semakin kuat juga sihir yang akan keluar"
Vivie pun bertanya-tanya di dalam hatinya
Kemudian Aquos bertanya kepada Hela
"Apa mungkin yang di lakukan Ratu kepada ku juga sama, karena aku di kurung di dalam sihir air, aku kira aku tidak bisa bernapas di dalam air itu, karena aku menahan napas dan hampir mati karena kehabisan napas, setelah aku buang napasku dan menghirup air tersebut aku bisa bernapas di dalam air dan ketika aku di masukan ke labirin ini air tersebut masuk ketubuhku sehingga warna kulit ku menjadi lebih cerah"
Hela hanya tertawa
"Hahaha itu kamu sudah tau jadi tidak perlu aku jelaskan lagi"
Dari kejauhan Gocir memanggil Hela
"Woy Cepat istirahat, jangan beri tahu rahasia itu, mereka tidak akan bertambah kuat kalau tau sejak dini"
Hela pun melirik kepada Gocir
"Iya...iya maaf, maklum kalau perempuan banyak ngomong hehehe.... Jadi keceplosan deh"
Agis yang mendengar percakapan Aquos, Vivie dan Hela pun menjadi penasaran dia memberanikan diri untuk bertanya
"Hai nama mu Hela kan, aku Agis. Aku tadi mendengar percakapan kalian tentang Ratu dan Raja Golem tentang memeberi kekuatan kepada mereka berdua, apa aku juga di berikan kekuatan. Karena pada saat pertandingan melawan Raja Golem aku terkena tusukan yang sangat menyakitkan"
__ADS_1
Hela pun berdiri sambil berjalan pergi dan menjawab pertanyaan dari Agis
"Bos Golem bukan memberi kekuatan kepadamu, dia sengaja menusuk pantatmu supaya kamu berubah jadi Laki laki sejati, bagai mana rasanya di tusuk sakit kan"
Semua orang yang mendengar perkataan dari Hela tertawa terbahak-bahak, Agis pun tersipu malu.
"Hahaha...."
Salah satu prajurit ada yang berkata
"Laki laki itu sejatinya menusuk bukan di tusuk"
Mereka pun tertawa lagi
"Hahaha...."
Agis pun kesal
"Hai apakah kamu berbicara seperti itu pernah menusuk dan bagai mana rasanya"
Prajurit itu menjawab
"Pernah dong, bahkan sering. rasanya itutu seperti ach pokoknya guri guri enyoy"
Agis melanjutkan lagi
"Dengan siapa kamu melakukanya, aku pernah mendengar bahwa di sini tidak boleh berhubungan intim tanpa memiliki ikatan, apa kamu melanggarnya"
Prajurit itu berlagak sombong
"Tidak dong aku kan sudah menikah bahkan istri ku ada di sini masuk kedalam kelompok 8"
Agis menjadi sangat kesal
"Ih dasar"
Setelah itu mereka pun pergi untuk beristirahat.
*Maaf di cerita ini Penulis tidak bermaksud memojokkan salah satu pihak
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
__ADS_1
Vote
*Rate**