Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
100 Orang Itu Ambruk


__ADS_3

Di kerajaan Golemonst


Para calon prajurit yang masuk kedalam labirin jebakan yang berada di area peternakan Golemonst telah berhasil menaklukan Labirin Jebakan tersebut.


Mereka keluar dari Labirin dengan bangga, mereka pun di sah kan sebagai prajurit Golemonst, tetapi ada sekitar 100 orang yang tidak dapat menaklukan Labirin Jebakan tersebut.


Mereka adalah orang yang umurnya masih muda sekitar 13-15 tahun yang harus rela menjadi prajurit karena di perintahkan oleh kepala suku mereka.


Orang yang tidak bisa menyelesaikan labirin di anggap gagal dan mereka pun di jemput oleh Liones dan para kesatria suci, karena batas waktu penaklukan sudah melebihi target.


Sesuai dengan kesepakatan waktu rapat sebelum prajurit itu masuk kedalam labirin, apabila mereka yang gagal mereka harus lanjut bersekolah di sekolah yang didirikan oleh penguasa kastil sekolah kesatria Golemonst.


100 orang dari berbagai ras Monster di bawa ke dalam gedung sekolah untuk mendaftar karena tahun depan mereka harus mencoba lagi untuk menaklukkan labirin itu lagi.


Sebenarnya tekat mereka kuat untuk menjadi prajurit Golemonst supaya bisa menjadi kebanggaan keluarga, tetapi mereka masih punya rasa egois, mengganggap paling bisa dan paling jago padahal mereka masih lemah baik fisik maupun mental.


Setelah mendaftar mereka pun berkumpul di lapang sekolah karena kata guru, mereka akan mendapatkan mentor untuk berlatih dan belajar di sekolah kesatria Golemonst.


Kemudia datang 20 orang anak kecil sekitar umur 10 sampai 12 tahun menghampiri mereka.


Ke 20 orang anak tersebut adalah para murid Pertama dari sekolah kesatria Golemonst mereka di didik dan di ajari langsung oleh Yudi dan Lili sebagai ratu dan raja mereka.


Mereka di ajari Bela Diri Pencak silat dan belajar baca tulis bukan hanya itu saja mereka juga di tugaskan oleh Yudi dan Lili selaku Bos dan Ratu Golem, sebagai pengumpul tanaman Obat-obatan.


Mereka juga di beri gelar sebagai prajurit Kecil Golemonst yang bertugas di divisi Pengumpul Bahan Obat.


Mereka telah paham dan tau tentang jenis-jenis tanaman obat dan khasiatnya bahkan mereka diajari cara pengobatan tradisional tanpa menggunakan sihir.


Salah seorang dari 20 orang itu mencibir mereka yang gagal dalam menaklukkan labirin Jebakan.


"Rupanya disini para pecundang yang gagal dalam menaklukan Labirin Jebakan"


Anak itu mengejek,


Yang lainnya ikut mengejek


"Hahaha dasar kumpulan orang lemah"


Mereka yang sedang berkumpul di lapang sekolah mendengar ejekan itu dengan sangat jelas.

__ADS_1


Mereka yang sedang duduk di rumput langsung berdiri kerena emosi.


"Hai bocah apa maksudnya dengan menyebut kami orang lemah, memangnya kalian sekuat apa"


Mereka semua berkata kepada ke 20 anak itu


"Tau apa kalian tentang labirin Jebakan"


"Kalian tidak tahu penderitaan kami selama berada di Labirin tersebut bagai mana"


"Jangan se enaknya bicara"


Semua bergantian membela diri


Pemimpin dari 20 anak itu berbicara lagi


"Kalau tidak lemah apakah kalian akan berada di sini, dan kalau kalian tidak gagal apakah kalian akan masuk sekolah ini"


Mereka pun berhenti mengoceh, tetapi salah satu dari mereka ada yang berani menantang ke 20 anak tersebut.


"Hai bocah kalau kamu memang kuat ayo bertarung melawan ku di sini, kalau kamu kalah berlutut dan meminta maaf kepada kami semua dan kalau saya yang kalah akan aku panggil kalian senior dan aku traktir kalian makan sepuasnya"


"Hahaha....Orang lemah berani menantang kami, sini kalian langsung saja maju semua melawan kami yang 20 orang"


Anak itu sedikit Mempropokasi


Ke 100 orang yang berada di sana pun geram dengan kesombongan 20 bocah itu


"Hanya melawan bocah seperti kalian tidak yang 20 orang, kami sanggup dengan 10 orang dari kami yang berada di sini"


Mereka sedikit merendahkan


Ke 20 orang anak itu malah tersenyum terus Mempropokasi lagi


"10 orang dari kalian bisa melawan kami ber 20 orang, jangan main main kami hanya cukup melawan dengan 2 orang saja 10 orang dari kalian"


Mereka pun marah karena telah di remehkan oleh bocah yang umurnya masih muda dari mereka bahkan berani menantang 100 orang dengan mereka yang hanya 20 orang saja.


Di dalam kerumunan orang itu ada yang berteriak

__ADS_1


"Ayo kita beri pelajaran saja ke bocah itu, biar tau rasa karena telah menantang kita"


Mereka pun mengepung dan mengelilingi anak yang 20 orang tersebut.


Salah seorang memberikan komando


"Serang"


Mereka pun menyerang


1 orang dari anak itu harus melawan 5 orang dari mereka yang gagal menaklukkan labirin Jebakan.


Pertarungan pun terjadi, mereka seolah seperti anak anak SMK yang sedang tauran


Brak....


Bruk....


A.....


Aduh .....


Duwar....


Suara pukulan, tendangan dan rintihan terdengar jelas


Satu persatu dari 100 orang itu ambruk terjatuh ke atas rumput yang hijau, mereka abruk ada yang memegang kaki, ada yang tersungkur sambil memegang perut, ada juga orang yang jatuh sambil memegang kepalanya.


Pertarungan itu terjadi hanya dalam kurun waktu 15 menit saja, ke 100 orang itu pun ambruk tak tersisa.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk


Like


Komen


Vote


*Rate**

__ADS_1


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update


__ADS_2