Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Pasukan Kancil


__ADS_3

Aktivitas sehari-hari di kerajaan Golemonst berjalan dengan Damai semua warga menjalankan aktivitas seperti biasanya.


Para prajurit kesatria semua dipanggil oleh Ratu dan Bos Golem melalui siaran langsung orang yang menjadi penyiarnya adalah Hila dan Laila yang bertugas menjadi resepsionis di Gudang Balai prajurit dan sebagai sarana informasi dan komunikasi.


"Perhatian kepada seluruh kesatria Suci, kesatria dan prajurit Golemonst diharapkan kumpulan di lapangan depan Balai prajurit, sekian informasi yang diberikan harap berkumpul 3 jam dari sekarang, terima kasih"


Para prajurit yang sedang bersantai dan berkegiatan segera bersiap berkumpul di lapangan depan gedung balai prajurit.


Prajurit dari Humali pun ikut berkumpul bersama sama. Sedangkan para Goblin batu terus bekerja membangun pemukiman yang dibantu oleh warga, mantan budak dan mantan tahanan raja Bison.


Semua berbaris dan berkumpul di lapangan depan gedung balai prajurit, pimpinan di di ambil alih oleh Gocir karena semenjak keluar dari labirin iblis Gobang dan beberapa kesatria suci tidak ada di Golemonst.


Tujuan dari di kumpulkannya prajurit ini adalah untuk pembagian seragam militer resmi kerajaan Golemonst, karena hanya para kesatria suci lah yang sudah di berikan seragam militer sedangkan prajurit lainnya belum di berikan.


Seragam militer kerajaan Golemonst yang akan diberikan berupa 1 set celana PDL Loreng dengan dominan warna Hijau dan motif Coklat dan hitam beserta sabuk dan Botol minum dan belati.


Selain itu mereka juga di berikan sepatu khusus yaitu sepatu Taktikal militer beserta baju T-shirt lengan panjang dengan lorang warna yang sama dengan celananya. Mereka berbaris dan mengantri untuk mengambil seragam tersebut.


*


Setelah itu mereka diperintahkan untuk Bubar dan beraktifitas seperti biasanya sampai pemberitahuan lebih lanjut.


Di tempat lain Ratu Golem memanggil pasukan kancil yang di pimpin oleh Rangga, mereka diperintahkan untuk langsung masuk keruang singgasana kerajaan atau ruang rapat kerajaan Golemonst. Mereka pun berkump dan bertemu Ratu Golem disana.


Mereka pun menghormat kepada Ratu Golem.


"Kepada Ratu Golem hormat...gerak."


Brak .....


"Tegak..... gerakan"


Brak....


Kemudian Rangga melapor kepada Ratu Golem,


"Lapor pasukan kancil jumlah 20 orang siap menjalankan tugas"


Kemudian Ratu memberi perintah


"Istirahatkan"


"Seluruhnya istirahat di tempat... gerak"


Brak...


Semua berdiri dengan kaki dibuka dan tangan di simpan di belakang diatas sabuk, kemudian Ratu Golem berbicara.


"Perhatian"


Semua langsung sikap sempurna dan berkata.


"Siap..."


"Kalian di panggil kesini karena aku akan mengenalkan Anaku kepada kalian semua"


Pasukan kancil berbisik satu dengan lainnya.


"Apa Ratu Golem sudah punya anak"


"Ratu Golem punya anak"


Kemudian Ratu Golem memanggil.


"Dicka, Dicky kemarilah"


Dicka dan Dicky pun menghampiri Ratu Golem


"Iya ibunda Ratu.."


"Ini adalah kedua Anaku yang ini bernama Dicka dan adik kecil ini bernama Dicky"


Dicka pun membungkukan badan dan berkata.


"Salam kenal nama ku Dicka dan ini adiku Dicky"

__ADS_1


Kemudian Dicky pun membungkukan badan.


"Salam kenal Kaka semua aku Dicky"


Semua pasukan kancil pun membungkukan badannya.


"Salam kenal pangeran Dicka dan Pangeran Dicky"


Dicka berbisik kepada Ratu Golem,


"Bunda ratu apa mereka mahluk Goblin.."


Ratu Golem pun menjawab


"Mereka adalah HobGoblin evolusi dari Goblin mereka mirip seperti kita manusia tetapi perbedaannya mereka bertubuh hijau, kamu harus terbiasa bergaul dengan mereka ya"


Dicka tersenyum


"Baik ibunda Ratu, tetapi suruh mereka jangan panggil pangeran karena Dicka dan Dicky anak angkat ibunda Ratu dan kita semua sama, Dicka tidak mau ada perbedaan di antara kita"


Ratu Golem merasa senang karena ternyata Dicka sadar diri dan dia juga baik hati.


"Baiklah bunda ratu akan berkata kepada mereka"


Ehem....


"Dengar semuanya khusus untuk kalian prajurit kancil, kalian bisa membanggil kedua anakku dengan panggilan nama.


Supaya kalian tidak canggung dan anggap Anaku bagian dari kelompok kalian"


Semua prajurit kancil berkata serempak


"Siap Ratu"


Kemudian Ratu bertanya kepada Rangga pemimpin dari prajurit kancil.


"Rangga apa kalian semua ada kegiatan di sekolah"


Rangga pun menjawab


"Baiklah ajak juga Dicka dan Dicky bersama kalian, mereka berdua tidak mengenal tempat ini karena baru kemarin lusa sampai di Golemonst ini"


"Baik Ratu"


"Bawa juga Chika Choku, Choki dan Choco, untuk bermain di sana dan untuk menjaga kalian dari binatang buas yang ada di hutan"


"Baik Ratu terima kasih sudah mempercayakan kami membawa Rubah Seribu tahun dan juga ke 2 pangeran"


"Ya sekarang pergilah dan titip pesan kepada Bu guru Giant nanti sore di tunggu di gudang senjata"


"Baik Ratu"


Ratu Golem pun menyuruh Dicka dan Dicky untuk ikut bersama mereka


"Dicka Dicky ikut lah bersama mereka bermain bersama"


"Baik ibunda Ratu, sampai jumpa lagi"


"Hati hati ya sayang"


*


Setelah prajurit kancil itu pergi Ratu Golem pun turun kelantai bawah dan menyuruh Laila untuk memanggil Jenderal Rio.


"Laila tolong panggilkan Jenderal Rio lewat siaran sihir, suruh dia menghadap ku sekarang juga"


"Baik Ratu saya segera di laksanakan"


Kemudian Laila menyalakan alat sihir telemonikasi yang mirip seperti handycam untuk melakukan siaran langsung.


Bel berbunyi dari alat sihir yang di pasang di kota yang menandakan layar monitor menyala.


Tung ....Tang...Ting....Teng....


"Perhatian ditujukan kepada Jenderal Rio, Untuk Merapat ke Gedung Balai prajurit dan menghadap Ratu Golem.

__ADS_1


Sekali lagi ditujukan kepada Jenderal Rio, Untuk Merapat ke Gedung Balai prajurit dan menghadap Ratu Golem"


Jenderal Rio yang sedang membantu pembangunan di gerbang baru bergegas berangkat menuju ke Balai prajurit.


Karena dia tidak pernah masuk kota utama sejak dia datang jadinya dia tidak tahu arah dan bertanya kepada warga yang ada disana.


"Maaf mau tanya, Arah ke Gedung balai prajurit kemana ya.."


"Oh anda Ke jenderal Rio yang dari Humali ya"


Jenderal Rio pun mengangguk.


"Iya saya"


"Ikuti saja jalan utama ini kemudian ada alun alun dan di belakang alun alun ada Gedung yang sangat besar nah itu adalah gedung balai prajurit anda masuk saja dan langsung ke resepsionis"


"Iya terima kasih informasinya"


"Sama sama"


Jenderal Rio pun pergi sembari bergesa gesa dan jalanya pun setengah berlari.


Sambil menengok kanan dan kiri melihat bangunan dan pemukiman yang ada di dalam kota utama jenderal Rio sangat takjub.


Karena Bagunan dan Pemukiman di sini begitu indah dan rapi bahkan tidak ada sampah berserakan walaupun kerajaan Golemonst ini ada di tengah tengah hutan kabut misteri.


Jenderal Rio pun telah sampai kemudian dia masuk kedalam dan langsung menuju resepsionis.


"Maaf mbak, yang tadi memanggil saya lewat siaran sihir"


Laela mengangguk.


"Iya benar, apa anda yang bernama jenderal Rio dari Humali"


"Iya betul mbak"


"Anda di tunggu Ratu Golem silahkan duduk dulu di ruang tamu"


Jenderal Rio pun duduk dan menunggu Ratu Golem untuk menemukan dia, Hila pun menyuguhkan secangkir teh kepada Jenderal Rio.


"Silahkan di minum teh nya, kalau ingin di tambah gula ini yang sebelah kana"


"Terima kasih Mbak, sudah repot repot menyuguhkan minum buat saya"


Hila pun tersenyum dan kembali ke tempat resepsionis bersama Laila.


Tidak lama kemudian Ratu pun datang, Jenderal Rio pun bangun dari duduknya kemudian dia berlutut.


"Terimalah Hormat Dari saja Ratu Golem"


"Bangunlah dan silahkan duduk kembali"


"Terima kasih atas kebaikan Ratu"


Jendral Rio pun bangkit kemudian dia duduk kembali dan Ratu Golem pun duduk di sofa.


"Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepadamu dan Rakyat Humali"


"Maaf kalau boleh tahu hal apa yang akan ratu sampaikan"


"Yang pertama, kirim beberapa orang mu untuk kembali ke kota Humali dan katakan kepada Bupalo kerahkan para prajurit untuk dan warga untuk membangun jalan dari Humali ke Golemonst.


Jalurnya adalah yang kemari kalian lalui dan nanti dari arah Golemonst pun akan membuat jalan menuju ke Humali dan bertemu di tengah tengah.


Soal pembiayaan kami yang akan menanggungnya dan suruh rakyat Humali untuk membantu bergotong royong dan beri gaji untuk mereka yang membantu"


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2