
Setelah Lili menceritakan tentang kisah mereka bertemu Goblin dan menyelamatkan mereka, Lili pun menceritakan dia di bawa ke kampung Goblin dan di sambut dengan baik disana.
Sehingga Yudi pun berbicara "Anggapan Tentang Ras monster seperti Goblin yang jahat, suka membunuh dan mencuri itu ternyata bohong adanya.
Semua cerita itu hanya di karang oleh sekumpulan petualang supaya mereka mendapatkan pekerjaan untuk membunuh mereka dalam Quest di guild petualang.
Padahal para Goblin mengaku bahwa dia takut dengan manusia yang sering memburu dan membunuh Tanpa alasan sehingga mereka sering bersembunyi di dalam goa dan di atas pohon di dalam hutan"
Mendengar penjelasan dan cerita dari Lili dan Yudi, Raja Gunford mengerti mengapa di kerajaan Golemonst ini semua penduduknya Ras monster.
Kemudian Lili pun bercerita lagi "untuk melindungi Goblin dan Ras lain kami berdua pun bersepakat membuat kerajaan yang aman dan damai untuk semua Ras monster dan menjadi kan kerajaan ini surga untuk mereka.
Sehingga kami berdua membuat benteng dan Balai prajurit ini yang di jadikan sebagai singgasana kerajaan dan tempat kerja semua staf kerajaan Golemonst.
Kami berdua menggunakan sihir elemen tanah yang kami pelajari dari kitab sihir yang ditinggal oleh penyihir agung Volyaw Fahetar"
Setelah Lili menceritakan semua tentang kejadian membuat kerajaan Golemonst Yudi pun meminta maaf kepada Raja Gunford.
"Maafkan kami berdua karena karena kami yang membuat benteng di dalam hutan kabut misteri ini menimbulkan gempa yang sangat besar dan membuat kerajaan Vitwins mengalami kerugian besar.
Karena kami, monster serangga menyerang kerajaan Vitwins dan merusak lahan pertanian sehingga para petani gagal panen dan sempat kelaparan" ucap Yudi
"Karena itu kami akan membayar kompensasi kepada kerajaan Vitwins, tapi kami akan membayarnya bukan dengan uang, tetapi kami akan memberikan anda Buah dewa" ucap Lili.
Raja Gunford pun sangat senang tetapi dia pura pura jual mahal "itu sudah lama terjadi, dan sekarang kerajaan Vitwins kami sudah normal, anda berdua tidak usah memberikan kompensasi, karena saya juga masih memiliki hutang kepada anda berdua"
Yudi tersenyum dan berkata "Anda sungguh baik dan mengingat akan kewajiban hutang kepada saya, tetapi itu hutang anda kepada saya bukan hutang kerajaan Vitwins kepada saya.
Saya memberikan 1 buah Dewa untuk kompensasi rakyat kerajaan Vitwins yang telah mengalami kerugian besar karena ulah saya berdua"
"Kalau begitu atas nama Rakyat saya akan menerima buah Dewa tersebut dan akan saya manfaatkan untuk kepentingan masyarakat kerajaan Vitwins " ucap Raja Gunford.
Lili pun memerintahkan seseorang untuk membawa buah Dewa tersebut "Laila Tolong panggil Tri dan bawa buah Dewa ke sini"
Laila pun mengangguk "baik Ratu..."
Laila pun pergi dan tidak lama kemudian Tri datang dengan membawa nampan berisi satu buah Dewa utuh.
Deg...
Ketika Raja Gunford melihat Tri dia pun tersentak kaget "Astaga apa benar ini Dewi hutan yang menjaga hutan kabut misteri ini"
__ADS_1
Tri pun mengangguk "Benar tuan saya memang Dewi hutan, dan pelayan Dewa Naga Agung, di sini saya bertugas merawat pohon buah naga dan Rubah seribu tahun"
Raja Gunford pun melirik kearah Yudi dan Lili dan bergumam dalam hati "Dewi hutan ini levelnya sama dengan dewa dan si sini dia melayani Yudi dan Lili, sebenarnya siapa mereka berdua ini"
Yudi dan Lili hanya tersenyum melihat tatapan dari Raja Gunford yang menyelidik, dan merasa sangat heran.
Kemudian Tri pun meletakan buah Dewa itu di atas meja "ini tuan ku, buah Dewa sudah saya bawa dan saya permisi dulu "
Lili pun mengangguk "terima kasih Tri..."
Tri pun mengangguk "Sama sama tuan ku Ratu..."
Tri pun pergi dari sana dan kembali ketempat, Raja gunford pun penasaran dan memberanikan diri bertanya "kenapa Dewi hutan dryad, bisa menjadi pelayan di sini, bukanya mereka Ras yang derajatnya paling tinggi dan di sebut dewa hutan"
Lili pun mengangguk "iya memang mereka Dewi penjaga hutan dan disebut sebagai dewa bahkan suku telinga panjang menyembah mereka.
Tetapi ketika kami menemukan bayi Rubah seribu tahun dan merawat nya sampai sekarang, para Dewi itu malah menganggap kami Dewa Naga Agung.
Karena kata mereka hanya Dewa Naga Agung lah yang dapat memelihara Rubah seribu tahun, bahkan mereka sedia mengabdi dan merawat binatang kesayangan kami ini"
Deg...
Raja Gunford pun dikagetkan kembali dengan ucapan Lili yang memiliki Rubah seribu tahun. "Apa anda memiliki Rubah seribu tahun "
Deg...
Raja Gunford kembali kaget "apa 4 ekor, sungguh anda berdua orang yang luar biasa, saya senang bisa bekerja sama dengan anda berdua dan kerajaan kita bersekutu "
Setelah lama mengobrol mereka menyelesaikan obrolan mereka dan Raja Gunford pun ingin kembali ke penginapannya karena besok pagi mereka harus segera kembali ke kerajaan Vitwins.
Yudi dan Lili pun mengantar Raja Gunford sampai ke depan pintu keluar dari gedung balai prajurit dan ketika sampai di luar Raja Gunford di kagetkan dengan beberapa Golem Raksasa.
Golem itu setinggi 16 meter dan sedang mengangkut Pohon besar dan masuk ke dalam gudang senjata yang berada di samping gedung balai prajurit.
"Apa ini benar benar Golem" tanya Raja Gunford.
Yudi mengangguk "Benar ini Golem mekanik, kami menyebutnya Gomeka, kepanjangan dari Golem Mekanik, ingatkah Tuan Raja waktu kami datang ke kerajaan anda"
Raja Gunford pun mengangguk "iya saya ingat, tapi apa hubungannya dengan anda datang ke kerajaan Vitwins dengan Gomeka ini"
"Aku memborong habis semua bijih logam yang ada di ibukota kerajaan Vitwins dan sebenarnya bijih logam itu untuk membuat Gomeka ini" balas Yudi.
__ADS_1
"Pantas anda memborong semu bijih logam di tempat saya dan bahkan semua perabot yang mengandung logam anda beli semua" ucap Raja Gunford takjub.
Kemudian Lili pun berbicara "iya karena tadinya saya membuat Golem tanah untuk membantu menjadi prajurit eh ternyata sangat lemah dan dengan pengetahuan pembuatan Golem kami membuat Gomeka ini "
Raja Gunford pun bertanya lagi "apa bedanya dengan Golem lainnya selain ukurannya yang besar "
Yudi menjawab "Gomeka ini bergerak dengan cara di kendarai, dan pengendaranya kami sebut pilot"
Kemudian Yudi memanggil salah satu Gomeka itu, "Hai kamu coba kemari sebentar dan keluar dari sana"
Satu Gomeka pun menghampiri mereka kemudian Gomeka itu berlutut di hadapan Yudi dan Lili, kemudian dada dari Gomeka itu terbuka dan keluarlah pilot di dalamnya dengan menggunakan helm dan kacamata.
Kemudian pilot itu turun dan menghormat kepada Yudi yang memanggilnya tadi "Lapor pilot Gomaka 032 menghadap"
Pilot itu melapor dan hanya memberikan nama no pilot 032 sebagai inisial dia, setelah itu Yudi pun bertanya "bagai mana pekerjaan sekarang"
"Siap, pekerjaan aman terkendali dan tanpa kendala" ucap pilot itu
Yudi pun mengangguk "bagus kembali bekerja"
Pilot itu menghormat lagi "siap laksanakan"
Kemudian pilot itu kembali masuk kedalam Gomeka dan kembali menjalankan pekerjaannya.
Raja Gunford tidak henti hentinya memandang kagum dan menurut dia prajurit itu tanpa rasa takut berbicara di depan pemimpinnya dengan lantang.
Di sana Yudi berbicara kepada Raja Gunford "pasti anda heran cara mereka bicara kepada saya, tidak berlutut dan berbicara dengan rasa hormat"
Raja Gunford pun mengangguk "iya kenapa, karena di setiap kerajaan yang saya kunjungi tidak ada yang berani berbicara kepada seorang raja seperti prajurit tadi"
"Itu didikan kami supaya mereka terlihat lebih berwibawa dan tangan di letakan di kepala itu adalah salah satu hormat mereka kepada pemimpinnya " ucap Yudi
Kemudian Lili ikut berbicara "kami tidak memerintahkan untuk berlutut karena menurut saya berlutut itu hanya merendahkan derajat seseorang, dan pada dasarnya kita semua adalah makhluk yang di ciptakan sama oleh satu pencipta, jadi kami tidak ingin merendahkan derajat seseorang dengan harus berlutut kepada kami"
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
__ADS_1
👇
http://saweria.co/DaniSutisna