Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Kamu Seperti Anak Kecil


__ADS_3

Yudi pun tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan dari Raja iblis Chimera.


"Hahaha....kuat....Kuat bersembunyi sehingga banyak anak buah yang di korbankan untuk melindungi diri sendiri, dan bersembunyi di paling ujung Dungeon Hilia ini"


Raja iblis Chimera langsung naik pitam mendengar sindiran dari Yudi.


"Siapa kamu berani berbicara menjindir yang diarahkan kepada ku"


Yudi pun tertawa lagi


"Hahaha.... lihat lah kit, dia menyadari bahwa dirinya lemah sehingga merasa di sindir"


Raja iblis Chimera pun menjadi marah dia langsung menggebrak kursi singgasana yang dia duduki.


Brak....


"Kurang ajar, lancang sekali mulut mu itu, aku tidak akan segan membunuh mu dengan tangan ku sendiri"


Raja iblis Chimera pun melirik kearah kit dan menunjuk.


"Aku menyesal telah membiarkan kamu hidup, pangeran kit Sunne dan bahkan aku menyesali telah membiarkan Ras Semut dan Ras lebah madu berada di Dungeon ini selama puluhan tahun. Kalau aku tahu mereka akan berkhianat kepada ku dari dahulu sudah aku lenyapkan mereka semua"


Kit pun maju melangkah ke depan dan berkata kepada Raja iblis Chimera.


"Ya aku sangat beruntung karena bisa lari dan meloloskan diri dari prajurit mu, dan hidup sampai sekarang ini dan hari ini adalah balas dendam ku.


Kamu akan mati sebentar lagi dan tidak akan aku biarkan kamu lolos dan melarikan diri, Karana kamu harus menanggung semua penderitaan keluarga ku.


Kamu di besarkan oleh keluarga ku seperti anaknya sendiri tetapi kamu berbalik menikam mereka, kamu menghianati mereka dan sekarang aku ada di sini untuk membalasnya"


Raja iblis Chimera pun tertawa terbahak-bahak


"Hahaha....anak ingusan seperti mu ingin balas dendam, jangan mimpi di siang bolong, bahkan menyentuh ku saja kamu tidak akan bisa"


Setelah berbicara seperti itu ada 10 orang keluar dari kamar ruangan mereka pengawal pribadi Raja iblis Chimera.


Para prajurit terkuat di Dungeon Raja Iblis Chimera ini dengan level sudah hampir mendekati level raja iblis.


Mereka ada di kelas Bencana tingkat 5.


"Sebelum menghadapi ku, hadapi dulu pasukan elit ku ini, mereka yang akan ******* kalian semua"


Ke 10 musuh pun siap bertarung mereka tanpa adanya rasa takut sedikitpun.


Mereka pun mengatur strategi Yudi yang memberikan komando.


"Dek kamu dan Alexsa lawan 3 musuh dan biarkan kit melawan 1 musuh, karena itu mungkin musuh kuat yang akan di hadapi oleh kit"


Lili dan Alexsa pun mengangguk

__ADS_1


"Baik adek mengerti"


Mereka pun mulai bergerak dan bertarung melawan 10 orang pasukan elit Raja iblis Chimera.


"Hiat...."


Brak ....


Bruk....


Brak....


Dalam 10 menit satu persatu mereka dapat di kalahkan dengan mudah oleh Yudi, Lili dan Alexsa. Tetapi kit masih pertarung karena level kit masih lah rendah karena dia baru memasuki level kesatria suci tingkat pertama.


Kit Sangat kewalahan karena melawan musuh yang levelnya lebih tinggi dari dirinya sendiri.


Yudi membiarkan kit dan musuhnya bertarung, Yudi hanya memerintahkan Alexsa untuk mengawasi jalannya pertarung. Jika kit tidak di untungkan bantu dan jika kit di atas angin biarkan saja.


Yudi dan Lili pun tersenyum dan mendekati Raja iblis Chimera.


"Mereka dengan mudah kami kalahkan, sekarang giliran mu yang kami habisi"


Raja iblis Chimera geram kemudian dia mengeluarkan aura mendominasi untuk menakuti Yudi dan Lili.


"Hiah...."


Aura mencekam merambat sampai keseluruh Dungeon, makhluk yang berada di bawah level Raja iblis Chimera menjadi merasa tertekan dan terintimidasi.


Aura mencekam ini mengancam hidup semua orang, mereka patuh kepada Raja iblis Chimera karena ketakutan oleh aura mendominasi ini sehingga Raja iblis Chimera dianggap makhluk terkuat di Dungeon ini.


Alexsa pun merasa aura dari Raja iblis Chimera menekan dirinya tetapi Alexsa bisa bertahan karena sebenarnya kekuatan tempur Alexsa lebih tinggi dari Raja iblis Chimera.


Cuman pengalaman Alexsa belum begitu besar sehingga tetap merasa tertekan dan di dominasi. Kit yang sedang bertarung pun langsung pingsan termasuk anak buah raja iblis Chimera.


Mereka berdua pingsan dalam pertarungan karena aura dominasi dari Raja iblis Chimera yang sangat besar.


Yudi dan Lili yang tidak menunjukan efek apapun tertawa terbahak-bahak, kemudian Yudi pun berkata.


"Hahaha...."


"Hahaha....Kamu seperti Anak kecil yang menakut nakuti anak lainnya dengan ancaman, kamu itu makhluk lemah sehingga menggunakan ancaman aura mendominasi.


Tetapi itu tidak akan berpengaruh terhadap kita berdua, kalau kamu takut menghadapi kami berdua, baiklah saya sendiri yang akan menghadapi kamu"


Kemudian Yudi berkata kepada Lili.


"Dek kamu istirahat saja biar Abang yang menghadapi makhluk jelek ini"


Lili pun mengangguk

__ADS_1


"Baik bang"


Lili pun duduk dengan santai dan Alexsa pun menghampiri Lili dan dia pun ikut duduk disampingnya.


Aura Raja iblis Chimera memang kuat dan mencekam serta mengancam kekuatan aura itu beberapa tingkatan dari Aura Raja Bison yang dikalahkan oleh Lili.


Aura yang berwarna ungu ini terus berkobar di tubuh Raja iblis Chimera, Yudi pun mengeluarkan sedikit aura di tubuhnya, aura Yudi yang keluar berwarna hitam.


Warna hitam ini mirip seperti aura yang di keluarkan oleh Lili di kerajaan Humanimalia dulu waktu bertarung dengan Raja Bison.


Aura hitam menyelimuti tubuh Yudi, dengan Armor Jirah hitam dan pedang yang di pegang oleh Yudi pun berwarna hitam sehingga Yudi nampak seperti Dewa Iblis yang datang dari dunia bawah.


Raja iblis Chimera pun bertanya kepada Yudi karena dari tadi Yudi tidak memperkenalkan diri.


"Siapa kamu sebenarnya, kamu itu manusia atau Ras monster yang berevolusi"


Yudi menyeringai yang membuat bulu kuduk Raja iblis Chimera berdiri. Kemudian Yudi pun menjawab.


"Aku adalah Dewa Iblis Kegelapan yang akan mengambil nyawa mu karena sudah banyak memakan korban jiwa.


Monster atau Manusia yang pasti aku adalah Dewa kematian mu saat ini, maka bersiaplah untuk mati"


Raja iblis Chimera menggertakkan gigi,


"Kurang ajar, apanya yang Dewa kematian, kamu hanya menakut nakuti ku, aku tidak akan mudah di provokasi dan kamu juga tidak akan mudah untuk membunuh ku"


Raja iblis Chimera pun langsung mengeluarkan kekuatanya, energi sihir memancar menyelimuti tubuh menjadikan kulit dan cangkang dari Raja iblis Chimera menjadi lebih kuat dan keras.


Raja iblis Chimera langsung mengeluarkan senjatanya yaitu 2 pedang kembar yang muncul dari dalam sihir dimensi item Book.


Di belakang ekor yang tadinya nampak seperti kait kecil menjadi mamanjang terkulai dan tegak sampai di atas kepalanya.


Alexsa pun berteriak kepada Yudi.


"Hati hati ujung ekor memiliki racun yang sangat kuat dan bahkan bisa menyerap kekuatan lawan kalau sampai terkena ekornya itu"


Yudi pun melirik kearah Alexsa dan mengacungkan jempol jarinya.


"Asiap ...."


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2