Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Berpesta


__ADS_3

Setelah Yudi dan Lili meninggalkan kota baru Humali para penduduk disana membawa kayu dan rumput kering, mereka menyusun kayu kayu itu seperti akan membuat api unggun.


Penduduk lain membawa jasad Raja Bison untuk di kremasi di alun alun, dan kepalanya setelah mereka puas menendang kesan kemari, di letakan di atas kayu besar.


Tubuh Raja Bison kemudian di bakar dan setelah itu warga berbaris rapi berjajar kebelakang, mereka satu persatu meludahi kepala Raja Bison sambil menghina dan mengumpat Raja Bison ketika dia masih hidup.


Setelah penduduk selesai meludahi kepala Raja Bison pun dilempar ke bara api yang membakar tubuh Raja Bison.


*


Di pulau langit


Ras dewa merasakan aura yang mencekam bahkan lebih kuat dari ras dewa itu sendiri, mereka menditeksi bahwa aura itu berasal dari benua bagian selatan yang tepatnya ada di kerajaan Humanimalia.


Pemimpin dari para ras dewa yang disebut Batara Dewa memerintahkan anak buahnya.


"Prajurit utus 2 orang Dewa untuk mencari informasi tentang asal aura kuat yang tadi muncul"


"Siap yang mulia"


"Jangan lupa mereka berdua harus menyamar menjadi manusia atau pun monster cari tahu apakah berbahaya untuk kelangsungan hidup umat manusia dan apakah mereka menjadi ancaman bagi kita"


"Siap yang mulia"


*


Di kerajaan Golemonst


Sesampainya di kerajaan Golemonst Yudi dan Lili disambut oleh para penduduk, Yudi dan Lili pun memberitahukan bahwa Raja Bison sudah dikalahkan dan sekarang kerajaan Humanimalia sudah musnah dan berubah nama menjadi kota Humali. Kota tersebut sekarang sudah menjadi bagian dari kerajaan Golemonst.


Pesta pun di gelar untuk merayakan kemenangan serta menyambut datangnya saudara baru yaitu Goblin Batu dan juga pesta karena para kesatria sudah menaklukan Labirin Iblis dan mereka semua berhasil keluar.


Goblin Batu dipimpin oleh anak kepala suku, dia adalah anak pertama yang kelak akan menjadi pengganti dari ayahnya untuk menggantikan menjadi kepala suku.


Yudi memberikan hadiah kepada anak kepala suku tersebut berupa pemberian Nama.


"Terima kasih sudah mau bekerja sama dengan kerajaan Golemonst ini, sebagai hadiah atas kerja sama ini maka aku akan memberikan nama kepadamu"


Yudi mengumumkan kepada semua orang.


"Wahai Rakyat ku, sekarang kita mempunyai saudara baru dari Ras Goblin Batu dan sekarang sebagai hadiah, Pemimpin dari Goblin Batu akan saya beri nama Yaitu Gorock"


Semua bersorak gembira, Gorock pun berlutut di hadapan Yudi sebagai Raja Golemonst.


"Terima kasih atas pemberian nama kepada saya, Nama saya sekarang Gorock, dan saya siap mengabdi kepada tuan ku Raja dan Ratu negri ini"


"Berdirilah...kalian semua sangat di terima di kerajaan Golemonst ini"


Lili sebagai Ratu Golem mengumumkan.


"Bagi kalian yang belum memiliki nama, Besok lusa kalian bisa pergi ke Balai kependudukan dan mendapatkan Gelang nama, nama yang tertera di gelang tersebut adalah sebagai nama kalian nantinya"


Mereka pun bersorak kembali


Acara pesta pun berjalan, tetapi Yudi dan Lili sebagai Raja dan Ratu meminta izin untuk pamit tidak bisa menemani para penduduk berpesta mereka pergi untuk beristirahat di ruangan pribadi nya

__ADS_1


*


Di kota Baru Humali, mereka juga mereyakan pesta, pesta ini di tujukan untuk merayakan kebebasan mereka dari rasa takut, rasa takut yang sudah lama terpendam karena kekejaman Raja Meraka yaitu raja Bison.


Penduduk Humali, para prajurit dan pasukan Golemonst berbaur bersama, bahkan para budak dan tawanan semua ikut merayakannya.


Penduduk Humali ternyata Bukan hanya Manusia setengah Binatang tetapi banyak juga manusia, Petualang dan para pelancong yang ditangkap dan di jadikan sebagai budak oleh Raja Bison dan para bangsawan.


Sekarang mereka dibebaskan dan semua merdeka tanpa adanya tekanan, Neka dan Neki di kerumuni anak-anak dia bercerita tentang Ratu Golem yang melawan Raja Bison sampai Neka dan Neki memperagakan pertarungan mereka berdua.


Drama yang di peragakan oleh sikembar Neka dan Neki mereka bernama pertarungan 2 Raja Iblis, yang di akhir cerita di menangkan oleh Ratu Iblis Golem.


*


Seminggu setelah penaklukan Humanimalia dan sekarang menjadi Humali Ratu dan Bos Golem mengadakan rapat Pertemuan untuk membahas tentang Rencana pembangunan.


Karena Rumah rumah yang ada di Golemonst sudah penuh terisi dan bahkan para Goblin merah mereka mendiami Rumah pohon di luar benteng depan gerbang ke 2, Bahkan suku Herpy mendiami rumah pohon di gerbang ke 3.


Rapat ini membahas pembangunan pemukiman baru diluar Benteng yang sudah ada dan membangun benteng ke 2 serta membangun sarana transportasi berupa jalan yang menghubungkan antara Golemonst, Mabuya dan Humali.



Yudi dan Lili sebagai penguasa memerintahkan kepada para Goblin batu untuk memulai proyek pembuatan Pemukiman di luar gerbang pertama dan setelah itu baru dilanjutkan dengan pembuatan sarana transportasi berupa jalan yang akan menghubungkan Golemonst, Humali dan Mabuya dan juga menghubungkan Desa desa di bawah kekuasaan kerajaan Golemonst.


Ke esokan harinya Goblin Batu sudah siap untuk bekerja membangun pemukiman baru yang di bantu oleh para pendudu Golemonst, mereka saling membantu bahu membahu.


Yudi dan Lili sebagai penguasa mereka pun turun membantu menkipun hanya sebagai mandor saja karena tidak boleh turun tangan dan di larang oleh para tetua.


"Ratu dan Bos Golem hanya boleh memantau saja, biar warga yang bekerja, karena itu bukti bahwa kami adalah warga yang melayani anda berdua"


"Baiklah kalau begitu kita berdua hanya akan menyemangati kalian semua"


Mereka pun bekerja dengan semangat, Ratu dan Bos Golem memperhatikan saja mereka yang bekerja di atas benteng pertama yang dulu dibuat oleh Ratu Golem.


"Bang...."


"Iya dek..."


"Tangan adek gatal kalau melihat orang-orang bekerja kita hanya duduk manis di sini"


"Tadi kan para tetua sudah melarang kita turun tangan, biarkan saja mereka yang bekerja toh mereka itu banyak orang"


"Tapi bang, kalau dengan menggunakan sihir yang kita punya untuk membangun ini semua paling juga tidak sampai satu hari, tapi dengan cara manual seperti ini pasti akan memakan waktu Beberapa Bulan"


"Hehehe dek, kita ini sekarang Raja dan Ratu Golemonst, Buat apa kita memiliki banyak anak buah kalau kita harus turun tangan sendiri, biarlah mereka yang bekerja bukti bahwa mereka berbakti kepada kita"


"Ach Abang gak asik, kalau kita diam saja badan adek jadi pegal ayo kita ikut bekerja"


"Ih adek, sabar aja dari pada kita bekerja bersama mereka lebih baik kita bekerja di kamar kita saja, kita buat Anak bagai mana"


Lili sebagai Ratu Golem di ajak membuat anak wajahnya menjadi merah padam.


"Ich Abang mah nachkal..."


Disana Lili mendapatkan sebuah ide dan alasan supaya dia bisa ikut bekerja bersama rakyatnya.

__ADS_1


"Bang apa tidak berbahaya juga mereka bekerja tidak dengan perlindungan dan pertahanan, nanti kalau tiba-tiba mereka ada yang menyerang bagai mana.


Ingat kejadian dulu pasukan Manusia Serigala yang tiba-tiba menyerang terus pas kita berada di kerajaan Vitwins, ketika kerajaan Vitwins diserang segerombolan monster serangga dan kerajaan ini diserang oleh pasukan Raja iblis Chimera"


Yudi pun sedikit binggung dengan perkataan Lili.


"Maksud mu dek"


"Iya bagai mana kalau kita buat benteng pertahanan yang ke 2 supaya mereka terlindungi dan aman untuk bekerja, dengan Sihir elemen tanah kita maka sebuah benteng pun dengan sekejap jadi"


"Ya baik lah ayo kita turun dan buat Benteng Kota yang ke 2 supaya penduduk yang bekerja menjadi aman"


Lili dan Yudi pun turun dari benteng pertama dan dia berjalan agak jauh dari sana sampai mendekati pinggiran Hutan.


"Di sini apa cukup dek"


"Iya bang kayaknya kita bisa membuat benteng disini dan dibelakang benteng ini pasti muat mendirikan beberapa Ribu buah rumah"


"Ya baiklah ayo kita mulai"


Lili dan Yudi berkonsentrasi membayangkan sebuah benteng yang tinggi sekitar 20 Meter keatas dengan ketebalan 5 meter dan dengan luas mengelilingi area yang tidak di tumbuhi pepohonan.


Yudi dan Lili pun mulai membacakan mantra sihir bersama sama.


"Dengan menyebut Sang pencipta alam semesta yang maha pengasih lagi maha penyayang, pinjamilah kami kekuatan Sihir Elemen tanah untuk membuat Benteng Setinggi 20 meter dengan ketebalan 5 meter.


Wuss.....


dddddd.....ddddd


Terjadi Guncangan dan tanah di depan Lili dan Yudi mulai naik keatas.


Para penduduk yang sedang bekerja pun berhenti karena merasakan gempa yang semakin lama goncangannya semakin terasa.


Di sekitar Yudi dan Lili terlihat kepulan debu yang membumbung tinggi ke atas langit, penduduk terdiam dan memandangi kepulan debu itu.


***


👇


Terima kasih kepada Kaka pembaca yang rajin Like dan Dan Komen di setiap Episode.


Dan Terima kasih juga yang sudah memberikan Hadiah dan Vote di cerita ini.


Alhamdulillah berkat Kaka pembaca semua maka Cerita ini Lulus Kontrak pada hari ini.


Mohon Dukungannya ya supaya saya lebih semangat lagi untuk terus Update tepat waktu walaupun sehari hanya 1 episode bahkan kadang telat untuk update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2