
Liones dan Alexsa terus berbincang sambil berjalan menuju gedung balai prajurit, dan tidak terasa mereka pun sudah sampai di depan gedung balai prajurit kemudian mereka pun masuk kedalam.
Di tempat Resepsionis Hila berdiri menyambut.
"Selamat Datang Nona Alexsa dan Tuan Liones, kedatangan anda sudah di Tunggu oleh Raja dan Ratu Golem di Ruang singgasana"
Liones pun menjawab Hila
"Terima kasih Hila atas informasinya, saya akan segera naik keatas"
Kemudian Liones pun melirik kepada anak buahnya dan berkata.
"Ingat jaga sikap kalian jangan sampai memalukan karena di tempat ini mereka adalah orang-orang yang hebat"
Mereka pun mengangguk
"Baik tuan ku"
Mereka pun naik ke lantai atas Gedung Balai prajurit yang di atasnya adalah sebuah singgasana kerajaan Golemonst atau sering di pakai sebagai ruang pertemuan bagi petinggi Golemonst.
Sesampainya di atas Liones pun disambut oleh Yudi.
"Selamat datang kembali di kerajaan Golemonst ini Liones"
Liones pun menghormat kemudian berkata.
"Iya Tuan ku Raja Golem saya telah kembali"
Kemudian Lili penasaran karena Liones tidak membawa Maya kembali ke kerajaan Golemonst ini.
"Hai... Liones kenapa saya tidak melihat Maya bersama mu, dimana dia apakah Maya tidak ikut kesini"
Mendengar pernyataan dari Lili yang menurut anak buahnya Liones itu tidak sopan dan tidak menghormati Liones sebagai tuan mereka.
Anak buahnya Liones sedikit naik pitam tetapi mereka masih menahannya karena perkataan Liones waktu mau naik ke atas sini.
Salah seorang dari anak buahnya Liones yang merasa paling kuat pun bergumam.
"Siapakah wanita ini yang beraninya berbicara tidak sopan kepada tuan ku Raja Harimau Putih"
Kemudian Liones menjawab pertanyaan dari Lili.
"Istri saya Maya tidak ikut kembali kesini Ratu, dia ingin Melahirkan anak kami di kampung halamannya dan Maya juga nitip salam kepada Ratu Golem"
Kemudian Lili pun mendoakan Maya
"Mudah mudahan Maya sehat disana dan semoga melahirkan anak kalian dengan lancar"
Liones pun berterima kasih kepada Lili
"Terima kasih Ratu sudah menghawatirkan istri saya"
__ADS_1
Di belakang Liones, anak buahnya yang merasa paling kuat yang di juluki si Harimau Hitam Menggunakan sihir penilaian mata emas dan kemudian melihat orang-orang yang berada disana.
Si harimau hitam melihat status Level setiap orang yang ada di sana termasuk Yudi dan Lili, kemudian dia berbisik kepada Liones.
"Tuan ku Raja Harimau Putih, apa benar mereka berdua itu adalah master anda"
Kemudian Liones pun menjawab si harimau hitam.
"Jangan panggil aku Raja Harimau Putih disini..... Hitam aku mempunyai Nama. Nama ku Liones dan mereka lah yang memberi ku nama tersebut"
Si harimau hitam tidak percaya kepada Liones karena melihat dari penilaian dia Yudi dan Lili berada di Level F dan yang lainnya berada di level D.
Kemudian si harimau hitam pun berbisik lagi.
"Apa tuan ku Raja harimau putih tidak salah orang lemah seperti mereka bisa memberikan nama kepada anda"
Biar pun mereka sedang berbisik dan berbicara dengan suara yang pelan tetapi percakapan di antara mereka itu sangat terdengar jelas bergema di dalam singgasana ini.
Yudi dan Lili pun hanya tersenyum kemudian melirik kepada semua komandan pasukan khusus yang merasa marah karena Raja dan Ratu mereka sedang di remeh kan oleh anak buahnya Liones yang hanya memiliki Level C3 dengan kekuatan tempur 350 poin.
Yudi dan Lili pun menggelengkan kepalanya tanda mereka untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi, dan mereka pun mengerti lalu mengangguk.
Si harimau hitam semakin menjadi dia berkata lagi kepada Liones.
"Apa tuan ku Raja harimau putih sedang bermimpi, masa Manusia yang hanya memiliki Level F bisa memberi anda nama"
Si harimau hitam pun berlagak sombong di depan Yudi dan Lili beserta para komandan pasukan khusus.
Alexsa yang tidak ingin menanggapi berjalan ke arah Gobang dan duduk di sebelahnya.
"Lihatlah tuan ku, mereka adalah kumpulan orang-orang yang lemah"
Si harimau hitam pun menepuk jidatnya
"Hadeuh....Bisa bisanya Tuan ku Raja harimau putih menjadikan mereka Master"
Mendengar perkataan dari Si Harimau Hitam Liones pun menjadi marah.
"Diam dan jaga bicara mu hitam, jangan lancang di hadapan Raja dan Ratu Golem"
Kemudian Yudi dan Lili termasuk para komandan pasukan khusus pun secara bersama sama tertawa terbahak bahak.
"Hahaha...."
"Hahaha...."
"Hahaha...."
Gomu pun berkata sambil tertawa
"Hahaha ....Benar apa yang di katakan oleh Tuan ku Raja Golem, hahaha...."
__ADS_1
Lalu mereka pun tertawa lagi.
"Hahaha...."
"Hahaha...."
"Hahaha...."
Liones dan anak buahnya merasa bingung didalam hati mereka bertanya tanya.
"Kenapa mereka tidak marah dengan ucapan si hitam ini malah tertawa seperti ada yang lucu"
Kemudian Liones pun meminta maaf
"Maaf atas kelancaran anak buah saya Tuan ku Raja dan Ratu Golem"
Yudi dan Lili pun memakluminya
"Iya tidak apa-apa Liones, mungkin mereka lelah karena perjalanan jauh, istirahat lah Besok kita lanjutkan pembicaraan kita ini"
Yudi pun menutup pertemuan itu dengan mereka dan para komandan pasukan khusus pun beranjak dari tempat duduk mereka.
Gobang pun berjalan dan berpapasan dengan si harimau hitam, kemudian menepuk pundaknya sambil mengeluarkan aura membunuh.
Aura membunuh itu terasa oleh Liones dan anak buahnya karena aura membunuh dari gobang sangatlah kuat sehingga membuat mereka membatu tidak bergerak sedikitpun.
Gobang pun berbicara kepada si harimau hitam.
"Saya adalah salah satu jenderal di kerajaan Golemonst ini yang khusus melindungi Raja dan Ratu, dan ingatlah Nama saya adalah Gobang.
Jika kamu berani sekali lagi menghina Raja dan Ratu Golem maka saya sendiri yang akan memisahkan kepala dari badan mu. Ingatlah itu..."
Gobang pun mengancam si harimau hitam, dengan mengeluarkan aura membunuh yang sangat hebat maka Gobang telah membuka Kekuatan dia yang sebenarnya.
Perbedaan kekuatan Antara Gobang dan si harimau hitam sangatlah jauh, bahkan bila di bandingkan dengan prajurit yang baru masuk kedalam Labirin iblis.
Gobang berada di level kesatria Agung dengan kekuatan tempur sudah melebihi Liones dan bahkan skill yang dia pelajari dari Yudi bisa membunuh Ribuan orang dengan kekuatan yang sama dengan si hitam dengan sekali serang.
Tubuh si harimau hitam pun bergetar kakinya terasa lemas, dia pun tidak dapat berkata kata.
Si harimau hitam pun merasakan dan menyadari aura membunuh dan Kekuatan dari Gobang melebihi kekuatan tuan mereka yaitu Liones.
Aura tersebut pastinya dirasakan juga oleh Liones dan Liones pun merasa bahwa Gobang sudah maju pesat melampoi kekuatan dirinya.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
__ADS_1
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.