
Di jalan 14 pengawal berkuda bergesas memacu kudanya dengan cepat mereka bersiap untuk menyambut di depan pintu masuk balai nikah.
7 pengawal yang berada di belakang memacu kudanya mengantikan para pengawal lain yang pergi duluan.
Sesampainya di gerbang kota semua orang melihat iring iringan pengantin mereka tampak takjub dan iri, mereka yang sedang beraktivitas berhenti dulu untuk sengaja melihat iringan Pernikahan Xuan dan Marta.
Mereka berkerumun seolah ini adalah pemandangan yang langka dan hanya para pejabat lah yang melakukan pernikahan mewah seperti ini, tetapi rakyat Vitwins melihat dengan iri
"Itu kan Xuan si dokter pecundang"
"Iya memang dia, dan Calon pengantin wanitanya adalah si miskin Marta"
"Mereka sangat beruntung ya, karena Bekerja dengan Tuan Baron kehormatan di kerajaan ini, dan tuan mereka katanya sangat baik bahkan setiap datang ke Guild Petualang tuan mereka selalu mentraktir para petualang"
Kekaguman dan rasa iri menyelimuti hati masyarakat Vitwins yang sedang melihat pengantin.
Sesampainya di depan balai nikah Xuan dan Marta berjalan di karpet merah dia disambut oleh pengawal yang sedang memegang senjata Magic Gun.
Salah satu pengawal memberi komando
"Siap Gerak, arahkan senjata ke atas"
Brak....
Senjata diarahkan keatas
"Stel senjata ke mode ringan"
"Siap mode ringan di aktifkan"
"Aliri energi"
"Siap mengalir energi"
Kemudian Xuan dan Marta berjalan di ikuti oleh Yudi dan Lili dibelakang Yudi dan Lili di ikuti oleh Joni dan Lusi yang sedang menuntun Dicka dan Dicky.
Setelah di tengah tengah pengawal, komando pun berteriak.
"Luncurkan"
Semua pengawal menarik pelatuk senjata yang di arahkan ke angkasa kemudian senjata itu berbunyi
Door....
Door....
Buwar....
Buwar....
Setelah senjata di tembakan meluncur lah bola energi keangkasa dan meledak seperti kembang api.
Pemandangan tersebut menjadi perhatian penduduk yang melihat, di acara pernikahan Xuan dan Marta ini sangat meriah.
Di dalam ruangan balai nikah berjajar kursi yang panjang di sebelah kanan adalah orang orang dari kerjaan termasuk raja Ganford, Baron Kinan dan komandan Dalton disebelah kiri para petualang dan mantan pasien dari Xuan.
Sebetulnya tidak ada undangan khusus kepada orang orang tersebut, tetapi informasi mereka dapat dari anak buahnya Bos black Smith, dan karena Xuan dan Marta bekerja kepada Yudi dan Lili jadi Raja dan Baron serta jajaran kerajaan turut hadir dalam acara resepsi pernikahan ini untuk menghormati Yudi dan Lili.
Yudi dan Lili pun duduk di bangku atau kusri depan bersama para pejabat kerajaan. Dan melihat Xuan dan Marta sedang mengucapkan janji suci pernikahan.
Setelah Resepsi selesai, mereka pun mengadakan pesta perjamuan di Guild Petualang. Semua orang memberikan selamat kepada Xuan dan Marta yang akan menempuh hidup baru menjadi sepasang suami istri.
Menu baru yang pernah di ajarkan oleh Lili kepada koki di guild petualang menjadi menu andalan di sana bahkan Raja Ganford sangat menyukainya, dan Baron Kinan pun berencana membeli resep tersebut dari guild petualang untuk di jadikan menu andalan di tempat usaha restoran yang dia kelola.
__ADS_1
Perjamuan yang meriah gelak tawa menyertai mereka tidak ada perbedaan diantara mereka baik pejabat kerajaan dan para petualang mereka semua berbaur.
Anak dari Raja Ganford pun berkata
"Ayahhanda Raja, suatu saat kalau aku menikah aku mau gaun pengantin ku nanti seperti yang di pakai oleh nyonya Marta, itu gaun pengantin yang sangat indah sekali"
Raja Ganford tersenyum,
"Umur mu baru 14 tahun kamu masih kecil masih harus banyak belajar, ya nanti kalau kamu sudah mendapatkan calon baru nanti ayah akan mencari perancang busana untuk membuat gaun pengantin seperti punya Nyonya Marta"
Yudi yang duduk semeja dengan raja Ganford ikut berbicara.
"Adik kecil, sudah mau menjadi pengantin, baik lah nanti paman akan meminta tanteu Lili untuk membuatnya, karena rancangan itu di buat oleh tanteu Lili"
Putri Elena anaknya Raja Ganford, tersenyum bahagia
"Asik aku akan di buatkan baju pengantin oleh tanteu Lili, terima kasih tantau Lili dan paman Yudi"
Yudi dan Lili pun tersenyum dan Lili menjawab
"Sama sama"
*
Baron Kinan yang duduk semeja dengan raja Ganford dan Yudi bercerita bahwa hari ini para pedagan dari negri yang lain akan tiba siang ini, ini akan menjadi awal yang baik bagi kerajaan Vitwins karena sudah sejak lama para pedagang tidak ada yang berani masuk kenegri ini setelah terdengar kabar raja Harimau Putih terlepas dari segel penjara yang mengurungnya.
Baru perusahaan dagang Kiara lah yang berani berdagang melalui jalur darat menuju gunung deret, tetapi para pedagang yang sekarang menuju kerajaan Vitwins mereka melalui jalur air melewati sungai besar yang memisahkan antara gurun Hilia dan Vitwins dengan kapal pesiar yang besar dan mereka singgah di Desa pesisir sungai kerjaan Vitwins lalu berangkat dari sana dengan kereta kuda.
Ketika mereka sedang berbincang dan hari pun sudah mulai siang di gerbang kota terlihat rombongan karapan para pedagang sedang memacu kudanya dengan sangat cepat dan tergesa-gesa seperti ada yang mengejar mereka dari belakang.
Tong....
Tong....
Tong....
Tong....
"Dimohon untuk para penduduk ibu kota kerajaan Vitwins, untuk bersembunyi atau mengungsi ke tempat aman, karena kita akan di serang oleh monster serangga, untuk para prajurit dan para petualang diharapkan segera merapat di depan gerbang masuk kota dengan perlengkapan senjata lengkap"
Para pedagang yang mau sampai gerbang kota berteriak
"tolong buka gerbangnya biarkan kami masuk"
Prajurit penjaga langsung membuka gerbang kota dan para pedagang pun masuk dengan karapanya.
Seisi kota panik semua orang berlari masuk rumah dan menutup pintu rapat-rapat, toko toko langsung tutup dan orang orang bersembunyi.
Para prajurit kerajaan berlarian dengan membawa pedang dan tombak kearah gerbang kota.
Para petualang pun ikut panik mereka mengambil senjata mereka kemudian bergegas pergi ke depan gerbang.
Didalam guild petualang tersisa para bangsawan dan pengantin saja.
Yudi menyuruh Xuan dan Marta untuk tetap berada di dalam guild petualang, sedangkan Yudi dan Lili beserta para bangsawan ikut pergi ke gerbang kota.
Tersisa Joni, Lusi, Marta dan Xuan serta anak anaknya dan kerabat kerajaan seperti putri Elena adiknya dan istri dari Raja Ganford dan kerabat kerajaan lainnya. Yang duduk dengan gelisah di guild petualang.
Semua telah sampai di depan gerbang masuk kota, Raja Ganford, Baron Kinan dan putranya serta Yudi dan Lili naik ke atas benteng pertahanan yang di bawahnya adalah gerbang kota di sisi kanan dan kiri sudah siap para prajurit pemanah dan beberapa petualang dan penyihir kerajaan yang memiliki Sihir ledakan.
Yudi dan Lili yang di ikuti oleh 28 pengawal yang membawa magic Gun dan 4 orang pelayan, berada di atas benteng.
Yudi memerintahkan pengawalnya untuk berbaris berjajar dan siap untuk bertempur. Para prajurit pemanah sudah mulai menembaki monster serangga dari kejauhan, mereka ada yang mengenainya dan banyak pula yang meleset.
__ADS_1
Yudi dan Lili tidak tinggal diam mereka berdua mengambil masing masing 2 keranjang anak panah lalu mengambil busur yang tergantung di sana.
Raja Ganford dan Baron Kinan kaget melihat Yudi dan Lili mempersiapkan diri untuk membantu prajurit pemanah.
"Tuan dan nyonya apakah kalian berdua bisa memanah"
Baron Kinan bertanya kepada Yudi dan Lili mereka pun mengangguk dan Yudi pun berkata.
"Memanah adalah hal yang Dasar yang harus di kuasai di negri kami, para bangsawan dan pedagang seperti kami ini harus bisa memanah setidaknya untuk melindungi diri dari para penjahat yang merampok barang barang kami"
Baron Kinan bertanya lagi
"Tapi kata para petualang anda adalah seorang Goi yang tidak memiliki energi sihir dan level anda sangat rendah"
Yudi tersenyum
"Tidak mempunyai energi sihir bukan berarti tidak berguna bagai mana kitanya saja memanfaatkan tubuh yang tuhan ciptakan, apakah kita akan menjadi seorang pecundang atau pemberani"
Raja Ganford dan Baron Kinan mengangguk kagum dengan perkataan Yudi.
Baron Kinan berteriak kepada para petualang
"Wahai para petualang yang kuat dan gagah berani, kalau kalian dapat membunuh satu ekor monster serangga maka aku Baron Kinan akan memberikan satu uang koin emas kepada kalian"
Para petualang pun semangat mendengar kata uang karena dengan cara membunuh monster mereka dapat mendapatkan uang selama ini. Mereka pun berteriak semangat
"Hura......"
Kemudia Baron Kinan berkata lagi
"Tetap lah hidup karena orang yang sudah mati tidak akan mendapatkan konpensasi apapun"
Lili tersenyum lalu mengangkat busurnya kemudian mengambil satu anak panah.
"Hari yang cerah untuk menghasilkan banyak uang"
Perkataan dari Lili di ikuti oleh ke empat pelayannya.
"Hari yang cerah untuk menghasilkan banyak uang"
Yudi pun mengangkat busurnya kemudian mengambil satu anak panah, Yudi dan Lili membidik kemudian secara bersama sama Yudi dan Lili melepaskan anak panah tersebut
Wus....
Dengan kecepatan tinggi anak panah itu melesat
Cleb....
Anak panah Yudi dan Lili mengenai titik vital monster tersebut sehingga monster tersebut langsung mati.
Raja Ganford dan Baron Kinan kaget dengan satu tarikan anak panah bisa langsung membunuh satu monster serangga yang di kenal mempunyai kulit yang keras.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
*Rate**
__ADS_1
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update