Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Inti Dari Monster


__ADS_3

Setelah berjalan menyusuri jalan yang di samping kanan dan kiri banyak bangunan kumuh dan kios kios kecil, Yudi melihat ada penjual bagian bagian tubuh dari monster, seperti mata, inti dari monster, jantung dan otak monster.


Yudi melihat dari kejauhan otak monster itu mirip seperti sebuah mesin penggerak dan dia pernah membacanya dari buku di perpustakaan rumah pohon tentang otak dari monster besar yang tidak berakal itu bisa di manfaatkan untuk membuat sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan.


Yudi juga pernah membaca bahwa otak dari monster dapat merubah partikel partikel energi sihir yang ada di udara dan dirubah menjadi energi gerak, dan bisa di gunakan sebagai material dari senjata sihir.


Yudi menarik Lili untuk menghampiri kios itu, mereka mendekat lalu Yudi bertanya kepada si penjual. Penjual itu masih muda dan kelihatan masuh gagah seperti seorang petualang.


"Bang ada barang yang bagus tidak"


Tanya Yudi


Si penjual yang sedang melamun karena sepi pembeli dia pun terperanjat kaget


"Eh..tuan silahkan silahkan mau cari apa"


Lili yang suka membuat Golem dia pun langsung menyambar bicara, sedangkan Yudi yang baru membuka mulutnya kemudian menengok kepada Lili.


"Bang, ada inti dari monster tidak, ada berepa banyak saya mau borong semua"


Lili yang langsung berbicara demikian membuat si penjual kaget.


"Borong...."


Lili menekan lagi


"Iya saya borong inti dari monster ada berapa banyak ayo keluarkan"


Dengan sedikit tidak percaya dengan keadaan ini tetapi hatinya merasa senang karena ada yang ingin memborong dagangannya.


Karena biasanya yang datang ke toko ini adalah para penyihir alkemis, mereka sering membeli bagian dari tubuh monster untuk dijadikan ramuan obat atau ramuan sihir.


Penjualan itu melihat Lili dan Yudi nampak seperti bukan penyihir atau pun seorang Alkemis, tetapi dia sangat senang karena sudah lama kios atau tokonya ini tidak di kunjungi pembeli.


"Iya sebentar nyonya, saya ambil dulu"

__ADS_1


Penjual itu mengambil inti dari monster yang berada di keranjang dari ukuran kecil sebesar kelereng sampai ukuran besar sebesar bola basket.


Lili dan Yudi dia di dalam rumah pohon banyak memiliki inti dari monster yang berukuran kecil sebesar kelereng sampai sebesar Bola tenis, tatapi Yudi dan Lili baru pertama kali melihat inti dari monster yang berukuran besar, sebesar bola basket.


"Ini Nyonya inti dari monster yang anda inginkan"


Pedagang itu mengambil tiga keranjang yang berisi inti dari monster dengan ukuran yang berbeda beda.


Yudi dan Lili membelalakkan matanya melihat sepuluh buah inti dari monster dengan ukuran bola basket.


Yudi pun bertanya dengan heran


"Apa ini benar inti dari monster, kira kira jenis monster apa yang mempunyai inti sebesar ini"


Penjual itu tersenyum dan menjelaskan


"Ini adalah inti dari monster raksasa yang berukuran sangat besar, ukuran monster ini bisa sebesar rumah atau lebih besar lagi"


"Memang ada monster seperti itu"


"Ya ini buktinya"


Yudi dan Lili masih penasaran karena selama dia bergaul sama Monster di kerajaan Golemonst para monster yang berakal tidak mempunyai inti seperti ini, karena dari struktur tubuh dan pencernaan para monster di Golemonst mirip dengan manusia.


Yudi bertanya penasaran


"Contoh monster yang mempunyai inti sebesar ini kira kira monster apa dan bagai mana cara mendapatkannya"


Penjual itu menjelaskan lagi


"Ini berasal dari monster Giant Crab, monster ini banyak mendiami gurun pasir Hilia, dan monster lain yang memiliki inti sebesar ini adalah wyvern sejenis naga tetapi tidak berakal wyvern ini sering di jadikan kendaraan perang pasukan angkatan udara pada waktu dahulu kala, tetapi sekarang Wyvern ini sudah lama menghilang, mungkin sudah musnah atau entahlah saya tidak tahu"


Penjual itu sambil mengangkat bahu dan tangannya keatas


"Untuk mendapatkan inti dari monster ini sangat susah bahkan Petualang tingkat Gold saja sampai ada yang kehilangan nyawa untuk membunuh Giant Crab yang sangat besar dan kuat, para petualang lebih memilih mencari inti dari monster yang sudah mati dari pada harus melawan monster yang sangat kuat itu untuk di ambil inti dari monster nya.

__ADS_1


Penjual itu telah menjelaskan panjang lebar tentang cara mendapat inti dari monster yang besar tersebut.


Lili pun langsung berkata kepada penjual itu


"Ya sudah saya beli semuanya, berapa harganya"


Penjual itu binggung menentukan harganya karena baru pertama kali ada yang memborong sebanyak ini dari toko tempat dia jualan.


Yudi pun menambahkan


"Saya ambil juga otak monster nya semua jadi berapa"


Penjual itu tambah kaget karena mereka berdua memborong benda yang berbeda. Lili mengeluarkan sekantong kecil uang koin emas lalu memberikannya kepada penjual itu.


"Apa segini cukup, kalau kurang Abang tinggal bicara nanti sama suami saya, tapi semua barangnya ingin di kirim ke Mansion yang ada di atas bukit hari ini juga"


Penjual itu mengangguk,


"Baik Nyonya, akan segera saya siapkan kereta kudanya dan saya angkut dan bawa ke Mansion itu"


Yudi pun pamit kepada penjual itu


"Ya sudah kami pergi dulu banyak barang yang harus kami beli"


Yudi dan Lili pun pergi meninggalkan toko tersebut dan melanjutkan perjalanan.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk


Like


Komen


Vote

__ADS_1


*Rate**


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update


__ADS_2