
Ketika Nana sedang memadamkan api, naga yang berada di atas mengeluarkan napas api untuk menyerang orang orang yang sedang dalam batier pertahanan dari ke 3 pengawal Lili.
"Napas Api...."
Wuss....
Dengan sigap Lili mengeluarkan sihir elemen air untuk menghalau serangan napas api dari naga tersebut.
"Jurus Elemen air meriam air lepaskan"
Wuss....
Meriam air keluar dari tangan Lili dengan cepat dan kuat.
Duwar....
Benturan antara meriam air dan napas api saling bertabrakan menyebabkan serangan napas api padam dan air yang Lili keluarkan menjadi uap air.
Sehingga daerah benturan kedua serangan berubah menjadi gelap berkabut.
Goar....
Goar....
Raungan Naga terdengar seperti orang yang lagi kesal.
"Dasar manusia payah, manusia lemah ternyata ada juga yang bisa menghalau serangan napas api saya"
Naga tersebut berbicara kesal, mantan prajurit dan juga Giant mengambil kesempatan karena daerah benturan menjadi gelap karena kabut.
Mereka menyelinap masuk kedalam kabut untuk menyerang naga tersebut, Karena naga tersebut terbang rendah.
Wuss....
Wuss....
Wuss....
Giant, Zagred dan anak buahnya melompat dan menyerang dengan pedang secara bersamaan.
Prang....
Semua senjata yang mereka tebaskan terpental, tetapi Giant dia tidak menebas tapi menusuk pinggiran yang tidak dilapisi sisik naga.
Cleb....
Pedang Giant tertancap, naga itu kemudian mengepakkan sayapnya semakin tinggi, Giant terbawa naik keatas karena pedang yang dia tancapkan tidak mau lepas.
"Kurang ajar dasar serangga kecil yang lemah, berani sekali kalian menyerang"
Naga semakin marah dan menggoyangkan ekornya kemudian mengarahkan ujung ekor kearah Giant yang sedang menggantung di bawah badannya.
Giant segera melepaskan pegangan dari gagang pedang kemudian jatuh kebawah, beruntung Zagred menangkap Giant
Brak....
Zagred menangkap Giant yang jatuh dari atas.
Naga menyerang balik mereka
"Serangan napas api"
Wuss....
Duwar....
Giant, Zagred dan anak buahnya terkena serangan dan untungnya mereka cepat menghindar sehingga luka mereka tidak fatal.
Neka dan Neki dengan sigap membawa mereka yang terluka masuk kedalam barier pertahanan, Nana menghentikan sihirnya karena api yang ada di sekitar mereka sudah padam semua.
Kemudian Nana menggunakan sihir pengobatan kepada orang orang yang terluka di bantu oleh Eris istrinya Denta.
Ternyata Eris adalah pengguna sihir elemen api hitam yang langka, dia tidak bisa bertarung karena sihir elemen api hitam hanya khusus untuk pengobatan saja.
Terapi hanya bisa meringankan rasa sakit bukan menutup luka seperti sihir elemen air yang dipake buat pengobatan yang bisa menutup luka seperti sedia kala.
Yudi yang kelihatannya lagi santai tanpa rasa takut di melangkah maju.
"Biar Abang yang maju melawan kadal kecil itu, adek diam saja di sini dan bantu mereka"
__ADS_1
Lili malah menolak
"Tidak bang, biar adek saja yang melawan kadal itu, karena sejak datang ke sini adek belum nyoba kekuatan adek, Abang pernah mengalahkan Liones sekarang giliran adek"
"Tapi dek..."
"Gak usah tapi tapi sini pinjam pedang Abang akan adek jadikan kadal itu pepes"
Yudi dan Lili berdebat tentang siapa yang menghadapi naga tersebut semua yang mendengar melirik ke arah Lili.
Kit, oni dan Nana tercengang atas keberanian Lili yang berniat untuk melawan naga karena mereka tahu waktu di guild petualang Yudi dan Lili ada di Level F.
Tetapi tadi Lili mengeluarkan sihir elemen air yang sangat hebat dan sekarang berdebat dengan Yudi ingin melawan naga.
Yudi pun mengiyakan kemudian Yudi mengeluarkan pedang Hitam yang telah dimodifikasi dengan di tambah cakar Harimau milik Liones, Yudi mengambil pedang tersebut dari sihir dimensi item Book.
"Ya sudah, tapi adek harus hati-hati ya. Ini pake pedang Abang"
Lili merengek sambil mengambil pedang yang di pinjamkan oleh Yudi.
"Sepulang dari sini Abang harus buatin adek pedang juga tetapi adek pingin yang pegangannya panjang dan bisa menjadi tumpuan untuk berjalan, adek mau di pedang itu ada bagian dari naga itu Kira-kira bagian apa yang harus adek potong untuk di tambahkan kedalam pedang adek nanti"
Yudi garuk garuk kepala
"Baik nanti Abang buatin adek pedang, untuk di jadikan bahan pedang yang mengandung kekuatan naga adek harus menebas bagian...."
Denta ikut berbicara memotong perkataan dari Yudi
"Tanduk...naga tersebut akan lemah bila di potong tanduknya, dan juga tanduk naga bahan terbaik untuk membuat sebuah senjata terkuat, saya tahu dari cerita turun temurun keluarga"
Yudi pun mengacungkan jarinya
"Ya sudah kalau itu tanduk, adek potong saja tanduk kadal itu"
Yudi melirik Denta
"Terima kasih tuan Denta sudah memberitahu kita"
"Sama sama Bos, saya tahu dari cerita turun temurun"
Kemudian Yudi memerintahkan Lili
"Ayo dek habisi kadal itu dan potong tanduknya"
Mereka pun menganggap bahwa Yudi adalah keturunan dari Ras Dwarf dan cucu dari pahlawan Legia, tetapi mereka berpikir lagi Yudi adalah Ras manusia tapi dari mana Yudi bisa mendapatkan pedang legendaris tersebut karena pedang itu sudah lama hilang.
Kit adalah cucu buyut dari pahlawan Dumpi Sunne dia tahu cerita tentang party dari ke 3 pahlawan dari ayahnya yang dulu adalah seorang Raja.
Tetapi waktu di guild petualang Yudi dan Lili berada ditingkat level F, dan sekarang dia berani melawan seekor naga yang berlevel bencana bahkan ada rumor mengatakan naga tersebut lebih kuat dari pada raja Harimau Putih.
Mereka berpikir keras tentang siapa Yudi dan Lili sebenarnya karena mereka penuh misteri, tadinya Yudi dan Lili ingin merahasiakan identitas dan kekuatan mereka tetapi situasi saat ini tidak memungkinkan untuk menyembunyikan kekuatan karena lawan kali ini cukup kuat.
Dengan terpaksa Yudi dan Lili pun menunjukkan kekuatan mereka berdua dengan mengeluarkan pedang Hitam dari sihir dimensi item Book yang di pinjamkan kepada Lili.
Lili maju ke tempat pertarungan dengan Mempropokasi naga tersebut.
"Hai kadal sekarang lawan mu adalah saya, ayo akan aku jadikan kamu parkedel akan aku potong potong bagian tubuh mu dan aku jadikan barbeqiyu"
Naga itu meraung
Goar.....
"Apa katamu aku akan di jadikan parkedel, dasar mahluk lemah tidak tahu diri, justru kamu lah yang akan saya jadikan manusia bakar dan akan saya siram dengan kecap sedap supaya bumbu meresap ketubuh mu dan aku makan kamu dengan lahap"
Lili Mempropokasi lagi
"Kadal kecil seperti mu mana sanggup mengalahkan saya ayo buktikan, kadal sepertimu cocok nya di kuliti dulu sebelum aku masak dan usus mu yang besar itu akan saya jadikan makanan ternak"
Naga itu semakin marah
Goar....
"Kurang ajar berani kamu menghina Ras tertinggi di dunia ini aku adalah ras naga yang tidak terkalahkan akan saya akhiri kamu dengan sekali serang"
Kemudian naga itu mengeluarkan napas api
"Semburan napas api"
Wuss....
__ADS_1
Lili melompat untuk menghindar
"Hanya segitu serangan mu dasar kadal lemah"
"Kurang ajar dasar manusia lemah bisa bisanya kamu meledek"
Kemudian naga tersebut mengumpulkan energi sihir api di mulutnya untuk mengeluarkan napas api yang lebih besar lagi.
Lili dengan cepat mengeluarkan sihir elemen air.
"Meriam air"
Wuss...
Glek....
Glek...
Energi sihir yang dikumpulkan oleh naga di mulutnya seketika padan karena sihir elemen air Lili telak mengenai mulut naga tersebut dan sisa air tertelan oleh naga sehingga naga itu tersedak dan batuk.
Ehem.... ehem.....
Uhuk ...uhuk ...uhuk ....
"Ea...h kurang ajar dasar manusia sialan"
Naga Sangat marah tetapi Lili terus Mempropokasi.
"Tuh kan apa saya bilang kamu itu kadal yang lemah masih ngaku sebagai ras naga yang kuat segala, ayo turun aku butuh tanduk mu untuk membuat senjata, kalau kamu tidak mau turun aku yang akan membuat kamu turun"
Naga semakin marah
"Kurang ajar, coba buat aku turun kalau kamu kuat, sebentar lagi kamu dan teman teman mu akan mati"
Goar....
"Hujan meteor api..."
Wuss....
Wuss....
Naga tersebut mengeluarkan sihir terkuat yaitu hujan meteor api, dan bola api keluar banyak dari mulut naga itu.
Duwar....
Duwar....
Serangan meteor api berbentuk bulat sebesar bola basket menghancurkan semua yang terkena serangan tersebut.
Lili menggunakan sihir pertahanan dan memasang perisai pertahanan yang di lapisi air sedangkan orang orang yang berlindung di barier pertahanan mereka sudah pasrah menerima nasib mereka yang akan mati terbakar oleh semburan meteor api yang di keluarkan oleh naga.
Tetapi Yudi tidak tinggal diam, Yudi pun mengeluarkan sihir elemen angin untuk pertahanan dan menjadikan arah serangan yang menuju dia dan orang orang menjadi hampa udara.
Sehingga serangan api yang masuk ke pertahanan Yudi dengan otomatis padam karena di area pertahanan yang di pasang Yudi di buat hampa udara.
Karena kalau di sekitar api tidak ada udara maka api akan otomatis padam. Dan orang orang yang berada di sekitar Yudi selamat dari semburan hujan meteor api dari naga itu.
Setelah serangan naga berakhir Lili kembali Mempropokasi naga lagi.
"Hanya segitu serangan mu bahkan tidak mengenai sedikitpun, kadal lemah Sekarang giliran ku menyerang mu, dan kamu harus turun kesini untuk memberikan tanduk mu itu"
Kemudian Lili menggunakan sihir elemen tanah
"Jurus Basoka tanah meluncur lah"
Wuss....
Tanah berbentuk roket meluncurkan kearah naga tersebut.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
__ADS_1
*Rate**
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.