
*Sebelum Penyerangan
Yudi dan Lili yang sedang berada di dalam Gudang senjata bersama para kesatria Agung.
Gomi dan Gomu yang melihat duluan ke layar monitor langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ratu dan Raja mereka.
"Tuanku Ratu dan Bos Golem ada pasukan monster serangga dan Pasukan Manusia Serigala apakah kita harus bersiap untuk berperang"
Lili sebagai Ratu Golem pun berbicara kepada Gomu yang melapor.
"Tenang saja di luar gerbang kota sudah ada 500 Golem prajurit dan di atas benteng ada pasukan pemanah yang di pimpin oleh Jenderal Rio dan di belakang gerbang ada pasukan yang di pimpin oleh Komandan Zagred"
Para kesatria Agung pun mulai cemas kemudian Yudi pun menenangkan mereka.
"Tenang saja kalian tetap di sini lanjutkan pekerjaan kalian"
Kemudian Yudi dan Lili pun mengajak Goblas, Gobang dan Gocir.
"Goblas, Gobang, Gocir ayo ikut kita pergi dari sini"
Mereka bertiga pun ikut dengan Yudi dan Lili menuju ke Gedung Balai prajurit, setelah sampai mereka pun duduk di sofa.
Tidak lama kemudian Liones dan 10 anak buahnya datang menemui Ratu dan Bos Golem.
"Tuan ku saya mendengar ada alarm peringatan berbunyi di gerbang depan apa ada penyerangan"
Lili pun kemudian menyalakan monitor yang ada di ruang tersebut.
"Lihatlah mereka adalah prajurit serangga jenis belalang sembah dan belalang Loncat dan yang lainnya adalah manusia serigala"
Goblas pun mengingat kejadian yang dulu awal bertemu dengan Yudi dan Lili.
"Ratu dan Bos Golem apa ada, ingat waktu pertama kali bertemu dengan saya, anda berdua yang menolong saya ketika Melia terluka, lihat Alfa dari KoBolt serigala tersebut.
Dia adalah Serigala yang telah melukai Melia, ijinkan saya untuk pergi ke gerbang depan untuk menghajar serigala itu"
Yudi pun melihat pasukan dari Raja Iblis Chimera sudah menyerang dan peperangan di gerbang depan sedang terjadi.
"Tenang kita lihat situasinya kalau mereka terdesak baru kita kesana"
Anak buah dari Liones sudah pada gereget mereka mau ikut berperang di gerbang depan tetapi di cegah oleh Liones.
"Tuan ku Raja Harimau Putih, apa kita akan biarkan saja mereka menghancurkan gerbang dan benteng itu, lihat jumlah musuh lebih banyak dari mereka"
"Sabar kita amati dulu, Ratu dan Bos Golem belum memerintahkan kita untuk ikut berperang lagian kekuatan kalian masih di level kesatria.
Lihatlah mereka para serangan itu meskipun mereka ada di level prajurit tetapi memiliki kulit cangkang kang keras.
Para prajurit serangga itu sama dengan monster Tak berakal mereka di kata gori kan dengan Monster kelas Beast"
Di benteng depan gerbang sudah terbuka dan mereka pun sudah masuk kedalam gerbang.
Disana pasukan Komandan Zagred berusaha sekuat tenaga menghadang Prajurit musuh.
Yudi pun melirik kepada Lili kemudian Yudi mengangguk dan Lili pun berbicara.
"Goblas, Gobang dan Gocir pergilah ke gerbang depan tunjukan padaku kekuatan kalian.
Liones kamu pergi juga ke sana tetapi jangan turun tangan biar mereka bertiga saja yang menghabisi prajurit Musuh.
__ADS_1
Kamu boleh bertempur dengan musuh yang akan masuk ke gerbang utama saja"
Mereka pun mengangguk.
"Baik Ratu"
Setelah Ratu Golem memberikan perintah tersebut tiba-tiba ada prajurit yang masuk ke gedung balai prajurit sambil terengah-engah.
"Lapor Tuanku Raja dan Ratu Golem, kami di serang prajurit yang di pimpin oleh Jenderal Rio dan komandan Zagred sudah kewalahan mohon kirimkan Bantuan ke gerbang depan"
"Tenang prajurit saya sudah memerintahkan Goblas Gobang dan Gocir untuk membantu kalian di gerbang depan"
Kemudian Yudi pun berkata lagi.
"Sudah pergilah kalian habisi musuh jangan sampai di beri ampun"
Mereka pun pergi dengan di pandu oleh prajurit bawahnya komandan Zagred. Sesampainya di sana.
Prajurit yang di pimpin oleh Jenderal Rio dan komandan Zagred tersedak sampai mereka mundur ke dekat gerbang utama.
Untung para penduduk sudah di evaluasi ke dalam benteng utama di dalam benteng utama sangat aman karena terpasang barier pelindung.
Meskipun ada musuh yang masuk baik keatas benteng maka dia akan tersengat listrik dan mati karena pengaruh barier pelindung tersebut.
Goblas pun mulai membagi tugas bersama Gobang dan Gocir.
"Gobang kamu lawan yang sebelah kiri dan Gocir kamu lawan yang sebelah kanan biar aku lawan para manusia serigala ini"
Gobang dan Gocir pun mengangguk
"Baiklah ayo kita habisi mereka"
"Jurus Elemen tanah Tinju upercut Golem"
Muncul dari bawah, tanah yang di area Goblas berubah menjadi tangan yang mengepal.
Wuss....
Duwar....
Beberapa dari musuh terkena pukulan dari tinju Golem. Karena musuh berupa manusia serigala masih banyak Goblas pun mengeluarkan sihir elemen tanah berikutnya.
"Jurus Tombak tanah penembusan Jantung"
Wuss.....
Wuss....
Crack....
Crack....
Semua manusia serigala itu tertusuk oleh Tombak tanah yang runcing sehingga semua tubuh manusia serigala itu mati tertusuk.
Jenderal Rio melihat jurus yang di pakai oleh Goblas itu seperti sudah familiar, dan Jenderal Rio pun teringat penyerangan Ratu Golem ke Humanimalia.
Ratu Golem pernah mengalahkan 5.000 pasukan Humanimalia dengan sekali serang menggunakan jurus tombak tanah ini.
Cuman jurus yang di gunakan oleh Goblas sangat kejam, dia menjadikan ujung tombak menjadi runcing hingga menembus tubuh musuh.
__ADS_1
Sedangkan jurus yang di gunakan Ratu Golem hanya untuk melumpuhkan lawan saja tanpa membunuh lawan tersebut.
Tidak hanya itu, karena Goblas mempunyai dendam kepada Alfa dari manusia serigala maka dia tidak menyerang si Alfa oleh tombak tanah penembus jantung.
Goblas menggunakan jurus lain yaitu jurus kekangan tanah.
"Jurus elemen tanah, Kekangan tanah hiat....."
Serigala Alfa itu terkunci oleh tanah dari tangan dan kakinya di lilit oleh tanah yang sangat keras.
Kemudian Goblas mendekati serigala Alfa tersebut dan Berbicara.
"Apa kamu masih kenal aku..."
Kemudian karena meresa terdesak Serigala itu pun melolong.
Auu......
Menandakan bahwa kawananya harus segera mundur.
Kemudian Goblas pun berbicara lagi.
"Percuma kamu menyuruh anak buah mu untuk mundur mereka sudah mati ditangan ku.
Sekarang giliran mu untuk mati di tangan ku dan balas dendam ku sudah terselesaikan"
Kemudian Serigala Alfa bertanya.
"Si...siapa kamu sebenarnya"
"Karena kamu akan mati hari ini maka akan aku jawab pertanyaan mu itu, aku adalah kepala suku muda dari suku Goblin yang sering kalian serang desanya.
Bahkan beberapa orang kami meninggal di tangan kalian, dan terakhir kali kamu melukai istriku sampai terluka parah.
Sekarang aku telah memusnahkan kelompok serigala kalian bahkan sebentar lagi kepala mu akan terpisah dari badan mu"
Serigala Alfa pun tidak berbicara apa apa lagi, kemudian Goblas melihat ada pedang yang melayang-layang kemudian dia loncat dan menangkapnya.
"Hiat...."
"Hep...."
Setelah menangkap pedang tersebut Goblas mengayunkan pedang tersebut keleher serigala Alfa
Crack....
Dan kepala dari serigala Alfa pun menggelinding ke bawah sehingga serigala itu mati karena terpenggal kepalanya.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
__ADS_1