Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Bebaskan Dia


__ADS_3

#74


"Ada tiga hal yang ingin saya sampaikan, yang pertama tentang si berengsek tua Jidan yang telah mengirimkan Asasin ke mansion yang sekarang sudah menjadi milik mu"


Raja Ganford sambil menunjuk kedua orang yang sedang diikat dan berlutut itu


"Jidan memang seorang mantan bangsawan kerajaan Vitwins, karena dia sudah merugikan negara maka para pengadil kerajaan sepakat menyita semua asetnya termasuk mansion tempat tinggalnya mungkin dia dendam kepada mu yang memiliki mansion itu sekarang"


Raja Ganford menjelaskan seluruh kejadian masa lalu Jidan dari A sampai Z setelah membeberkan masa lalunya kemudian raja Ganford bertanya kepada Yudi.


"Hukuman apa yang pantas, untuk penghiat seperti dia, kalau menurut kesepakatan para bangsawan disini yang menjadi pengadil dia pantas di hukum dengan hukuman mati, tatapi karena yang di rugikan adalah kamu maka kamulah yang memutuskan hukumannya"


Jidan sudah pasrah dengan hukuman yang akan diberikan nantinya meskipun itu hukuman mati sekalipun


Yudi menoleh kepada raja Ganford kemudian bertanya kepada Jidan


"Apa ada kata kata terakhir yang akan kamu ucapkan"


Jidan pun merasa sudah pasrah lalu dia berkata


"Maafkan aku tuan muda, aku hanya ingin mansion itu kembali kepada ku makanya setelah aku tidak lagi menjadi bangsawan aku bekerja keras untuk menebus mansion itu kembali, tetapi ketika anda datang ke negri ini tiba tiba raja Ganford memberikan mansion itu kepada anda"


Di wajahnya tersirat kejujuran, tetapi ada sesuatu yang dia rahasiakan di dalam mansion tersebut sehingga Jidan ingin kembali memiliki mansion itu kembali.


"Saya mengirim Asasin bukan bermaksud ingin membunuh Anda berdua, saya hanya ingin mendapatkan informasi tentang anda berdua dan berasal dari negara mana, tetapi Asasin di sebelah saya yang menyelinap masuk ke Mansion sudah ketahuan oleh pengawal anda dan kemudian ini lah yang terjadi"


Jidan menatap Yudi dan Lili.


"Istri dan anak saya Sekarang mereka sedang menunggu saya di kerajaan Asgardian, dan Sekarang saya akan menjalani Hukum di sini, anda adalah pedagang saya hanya titip pesan apabila anda berdagang ke Kerajaan Asgardian tolong sampaikan kepada Istri dan anak saya, maaf saya tidak bisa mendapati janji mereka untuk bertemu di sana"


Yudi pun mengangguk, kemudian Jidan berkata lagi


"Saya sudah pasrah, silahkan ambil keputusan tuan untuk menghukum saya"


Yudi pun melihat raja Ganford lalu berkata


"Tuan raja apakah aku sudah boleh memutuskan hukumannya"


Raja Ganford pun mengangguk


"Silahkan putuskan hukuman yang pantas untuk orang tua ini"


Yudi pun berpikir sejenak lalu dia berucap

__ADS_1


"Bebaskan dia"


Semua yang ada di sana tersentak kaget mendengar ucapan Yudi karena dia mengambil keputusan untuk membebaskan si tua Jidan itu, kalau saja para bangsawan itu yang di suruh mengambil keputusan untuk menghukum si tua Jidan mungkin mereka akan memutuskan hukuman mati kepada si tua Jidan tersebut tetapi Yudi malah memilih membebaskannya.


Yudi pun berkata lagi


"Tetapi untuk kebebasannya ada syarat yang harus dia penuhi yaitu dia harus bekerja di bawah perusahaan dagang Kiara milikku, dan segala budak yang dia punya menjadi milikku termasuk Asasin itu"


Si tua Jidan itu mengangguk dan menangis


"Terima kasih tuan muda, saya akan melakukan hal yang terbaik untuk membalas kebaikan tuan muda dan akan bekerja dengan giat"


Si tua Jidan merasa bersyukur dan dia berjanji akan berubah menjadi orang yang lebih baik karena telah di beri kesempatan kembali untuk hidup dan tidak di hukum mati.


Raja Ganford menggelengkan kepalanya


"Sungguh kamu laki laki yang unik, bahkan membalas orang yang telah berbuat jahat kepadamu dengan kebaikan, sungguh kamu seorang yang murah hati"


Yudi pun tersenyum kepada raja Ganford, lalu raja Ganford pun menyuruh prajurit


"Bebaskan mereka berdua"


Kemudia prajurit pun membuka ikatan tangan kedua orang itu dan mereka pun berdiri kemudian menghampiri Yudi dan Lili,


"Pergilah ke mansion dan tunggu kami di sana"


Kedua orang itu lalu berpamitan dan meninggalkan ruang singgasana kerajaan Vitwins.


Setelah itu raja Ganford melanjutkan berbicara kepada Yudi dan Lili.


"Hal yang ke dua saya pribadi raja Ganford raja dari kerajaan Vitwins mengucapkan banyak terima kasih kepada anda berdua, karena dengan datangnya kalian membawa kesembuhan untuk istri dan ke dua anak saya yang sudah satu tahun terkena penyakit kutukan"


Yudi dan Lili mengangguk


"Kami hanyalah pedagang yang lewat ke kerajaan Vitwins ini, hal seperti itu bukan lah masalah"


Kemudia raja Ganford melanjutkan berbicara


"Hal yang ketiga adalah tentang buah Dewa yang masih ada di tangan kalian berdua, kami sangat menginginkannya, berapapun harganya kami akan berusaha membayarnya meskipun kami harus berutang kepada anda"


Yudi pun tersenyum, lalu dia berkata


"Buah Dewa ini sangat susah di dapatkan bahkan anak buah saya banyak yang menjadi korban untuk mendapatkan buah ini, dan setelah kami dapat buah ini juga banyak orang yang ingin mencurinya dari kami bahkan pedagang saingan kami ada yang secara terang-terangan menyerang dan ingin membunuh kami untuk mendapatkan buah Dewa ini"

__ADS_1


Yudi berbicara bohong dengan meyakinkan kepada raja Ganford dan semua yang ada di ruang singgasana itu.


Lalu Yudi pun melanjutkan bicaranya


"Berani menghargai berapa semua buah Dewa dan Posion nya"


Yudi bicara dengan tegas


Raja Ganford membalas perkataan Yudi


"Untuk uang sekarang kerajaan ini sudah di untungkan oleh mu, hasil penjualan sepatu dan binatang ternak yang kamu kirim sudah menolong kerajaan ini dari keterpurukan"


Raja Ganford berbicara dengan semangat


"Tidak mungkin aku membayar buah Dewa mu dengan uang, kami di kerajaan Vitwins ini sudah sepakat kalau boleh buah dewa mu aku barter dengan wilayah yang kami punya"


Raja Ganford mengibaskan tangannya, kemudian dua orang prajurit membawa sebuah peta yang besar lalu membantangkanya.


Raja Ganford lalu berkata lagi


"Pilih wilayah yang kamu suka, ini adalah peta wilayah kerajaan Vitwins dan tanda merah itu adalah kota kota kecil wilayah kekuasaan kerajaan dan tanda biru adalah pedesaan di wilayah kerajaan Vitwins"


Yudi mengangguk, dia menyuruh kedua prajurit itu untuk menutup kembali peta yang mereka bentangkan. Kemudian dia berbicara kepada raja Ganford.


"Saya sebenarnya ingin satu wilayah, yaitu di perbatasan Vitwins, ada sebuah desa yang terbengkalai di persimpangan perbatasan kerajaan Vitwins dengan gunung deret saya akan mengambil wilayah itu"


Semua orang yang mendengar itu tidak bisa menahan untuk tertawa.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk


Like


Komen


Vote


*Rate**


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update


*terima kasih kepada kaka pembaca yang telah komen saya tunggu kritik dan sarannya agar lebih membangun lagi

__ADS_1


__ADS_2