Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Sihir Kontrak


__ADS_3

Sebelum masuk ke lantai ke 2 kit meminta Yudi supaya memasukan semua Golem kesatria besi kedalam sihir dimensi item Room.


"Master kalau boleh, supaya di masukan semua Golem yang tersisa ke dalam sihir dimensi item Room karena di lantai ke 2 Slime nya lebih banyak dan langkah dari Golem kesatria besi bisa membuat para slime marah"


"Baiklah kalau begitu saya akan memasukan Golem kesatria besi itu ke sihir dimensi item Room saya"


Yudi pun memasukan ke 9 Golem kesatria besi yang tersisa kedalam sihir dimensi item Room karena 1 Golem sudah hancur ketika melawan Slime Queen.


Oni juga memasukkan Slime yang dia taklukan ke sihir dimensi item Room milik nya.


Mereka pun naik ke tangga untuk menuju lantai ke 2 dan di tengah tengah ada pintu keluar Yudi pun melihat pintu tersebut dan ternyata disana ada tangga darurat tetapi tangga tersebut sudah rusak dan hancur.


Yudi bertanya kepada kit.


"Kit kenapa tangga ini hancur dan buat apa tangga ini sebenarnya"


Kit pun menjelaskan.


"Dulu ketika Dungeon ini masih menjadi kastil kerajaan Hilia tangga ini adalah jalan utama untuk menuju lantai teratas tanpa harus melalui setiap lantai yang ada.


Dan setelah Dungeon ini di kuasai oleh kerajaan iblis Chimera tangga ini di hancurkan, untuk mencegah penyusup langsung naik ke lantai paling atas"


Yudi pun kembali ke tangga yang dia lalui dan menuju gerbang masuk lantai ke 2. Setelah masuk Yudi mencium aroma yang tidak sedap.


"Uh...bau apa ini sepertinya lantai ke 2 ini tempat pembuangan limbah dan sampah saja"


Kemudian Oni menjawab


"Dahulu tempat ini adalah tempat paling indah, meskipun tempat ini di pakai untuk peternakan limbah di sini di oleh menjadi pupuk dan tidak berbau seperti sekarang ini.


Memang dahulu juga tempat ini adalah tempat pembuangan kotoran dari lantai 3 Sampai lantai 20 tetapi karena di sini banyak Slime pemakan kotoran dan hasil ampas dari pembuangan Slime tersebut digunakan sebagai pupuk"


Mereka pun berjalan di lantai ke 2 ini dengan menutup hidung dan mereka pun memilih jalan yang tidak ada kotoran nya, dan berjalan menuju ke pintu masuk lantai ke 3 yang lumayan jauh.


Mereka berjalan tanpa menimbulkan suara karena apabila ada suara berisik para slime pemakan kotoran akan menyerang Mereka.


Mereka pun hampir sampai ke tangga yang mengarah ke pintu masuk lantai ke 3, dan perjalanan mereka di tempuh dalam kurun waktu 3 jam.


Di sini pun sama seperti di lantai pertama yaitu di jaga oleh Slime Queen tetapi di sini Slime yang menjaga tangga masuk kepintu lantai ke 3 memiliki 4 inti dan lebih besar dari Slime Queen di lantai pertama.


Disini tidak banyak perlawanan karena kit sekarang menggunakan sihir Kontrak seperti yang dilakukan oleh Oni waktu di lantai pertama.


Kit mengendap endap mendekati Slime tersebut dan penglihatannya di alihkan oleh Yudi.


Wuss....


Kit berhasil menyentuk Slime itu dan mengaktifkan sihir kontrak.


"Patuhilah perintah saya dan masuklah kedalam sihir dimensi item Room"

__ADS_1


Slime itu pun di masukan kedalam sihir dimensi item Room milik kit dan mereka pun lanjut menaiki tangga menuju ke lantai 3.


Setelah sampai di lantai ke 3. Yudi, kit dan Oni kaget dan terkejut.


Oni pun merasa mual dan muntah.


Ohek.....


Oaaa....


Kit pun berkata


"Sejak kapan tempat ini menjadi pembuangan Mayat, dulu tempat ini adalah taman bermain yang sangat indah tapi sekarang....."


Kit pun marah


"Kurang ajar dasar Iblis Chimera....


Dungeon yang di rawat oleh Leluhur ku sekarang kamu jadikan pembuangan seperti ini"


Kit pun menangis karena mayat dan tulang belulang yang ada di sini adalah penduduk Dungeon Hilia, bukan hanya tengkorak manusia tetapi tengkorak binatang dan tengkorak Wyvern pun berserakan.


Kemudian kit berkata lagi sambil menangis.


"Mereka adalah korban dari Keserakahan Raja Iblis Chimera, untuk menaikan level secara instan dia menyerap energi sihir dari para penduduk


Aku harus membalas kematian mereka semua yang tidak berdosa akan aku manfaatkan kesempatan ini untuk menghabisi Raja iblis Chimera"


Yudi yang melihat pemandangan yang mengerikan ini, melihat mayat yang berserakan dan di makan dagingnya oleh Slime dan hanya menyisakan tengkorak nya saja.


Di sana Yudi mendengar suara anak yang sedang menangis.


Hiks....


Hiks....


Hiks....


Yudi mencari di mana asal suara tangisan tersebut. Dan Yudi pun bertanya kepada Oni.


"Oni apa kamu dengar ada tangisan seorang anak perempuan"


Oni menggelengkan kepalanya


"Tidak master, saya tidak mendengar apapun disini sangat sepi dan hanya tengkorak saja yang ada dan mayat yang membusuk dan sedang di makan oleh Slime"


Yudi pun mencari sumber suara tersebut kemudian Yudi melihat ada seorang gadis kecil sedang berjongkok dan menangis di depan tengkorak anak kecil.


Kemudian Yudi pun menghampiri gadis kecil tersebut. Sambil menangis terisak-isak gadis kecil itu meminta tolong.

__ADS_1


Hiks....


Hiks....


Hiks....


"Tolong... Tolong lah tuan...Saya takut berada di sini..."


Kemudian Yudi pun bertanya kepada gadis kecil itu.


"Adek kecil apa bisa saya bantu dek"


Gadis kecil itu pun berbicara dan bercerita kepada Yudi.


"Saya telah di culik dan dibawa ke tempat ini di bagian yang paling atas, kemudian saya di jadikan tumbal oleh penguasa bangunan ini.


Setelah meninggal mayat saya di bawa oleh anak buah dari penguasa bangunan ini dan di buang ke sini, bukan hanya saya saja banyak anak-anak lain yang mereka culik dan di jadikan tumbal.


Penguasa bangunan ini juga membeli para budak dari berbagai daerah dan setelah mereka meninggal mayat mereka di buang ke tempat ini"


Di sana Kit dan Oni merasa heran karen Yudi berbicara sendiri seperti orang gila.


Kit pun menegur Yudi


"Master ada apa, mengapa anda berbicara sendiri"


Yudi pun merespon pertanyaan dari kit


"Hus disangka saya gila apa, apa kalian berdua tidak lihat di depan saya ada anak kecil yang menangis dia sedang menceritakan tentang dirinya yang di culik oleh anak buah Raja iblis Chimera"


Kit dan Oni pun heran karena mereka berdua tidak melihat gadis kecil yang dibicarakan oleh Yudi.


"Mana master kami berdua tidak melihatnya benar tidak Oni"


Oni pun mengangguk.


"Iya master saya tidak melihat ada anak kecil di sana"


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.

__ADS_1


__ADS_2