
Yudi pun tertawa puas
"Hahaha....senang Berbisnis dengan anda bos, saya tunggu besok lusa di mansion di atas bukit di luar gerbang kota"
"Iya baik tuan muda, terima kasih senang berbisnis dengan anda tuan muda"
Yudi dan Lili pun beranjak dari Work shop black Smith dan melanjutkan perjalanannya ke tempat yang lain.
Lili tidak pernah mengeluh dan komplain dengan apa yang Yudi beli, karena Lili juga tau itu salah satu dari rencanannya supaya kerajaan Vitwins tidak menyerang Golemonst.
Di jalan Lili melihat ada seorang ibu yang ingin menjual ke 2 anaknya sebagi budak, anak yang akan di jualnya sekitar umur 5 dan 8 tahu.
Ibu itu menawarkan anaknya kepada orang orang yang lewat, mereka di hargai 5 koin uang emas per orangnya.
Lili mengajak Yudi menghampiri ibu tersebut
Lalu si ibu dengan cepat menghampiri Lili
"Nyonya muda, tolong beli lah mereka berdua, mereka bisa bekerja dan kuat bisa di suruh cuci atau mengangkut kayu dan barang lainnya, Meraka cukup di kasih makan dan tempat untuk tidur saja"
Lili pun bertanya kepada ibu tersebut
"Kenapa ibu mau menjual anak ibu sebagai budak kan kasian mereka masih kecil dan polos mereka masih suka bermain"
Ibu itu pun menjawab
"Saya melakukan ini karena terpaksa nyonya muda, suami saya seorang Petualang dia tewas waktu kerajaan ini di serang oleh monster belalang tidak ada lagi yang menjadi tulang punggung keluarga"
Si ibu tersebut menangis
"Asal mereka bisa hidup dan tidak kelapar saya rela mereka di jadikan budak, kalau mereka masih bersama saya mereka pasti akan kelaparan"
"Memangnya tidak ada kompensasi dari kerajaan"
Ibu tersebut mengeluarkan sebuah mendali penghargaan
"Para petualang yang gugur waktu penyerangan Monster belalang, hanya di anggap sebagai pahlawan dan keluarganya di berikan mendali yang tidak berguna ini, karena mendali ini tidak membuat kenyang orang yang di tinggalkan oleh suaminya yang telah meninggal"
Di dalam benak Lili merasakan kesedihan yang amat mendalam, dia juga bertanggung jawab atas kejadian tersebut karena monster belalang menyerang kerajaan Vitwins gara gara Yudi dan Lili membuat Kastil di tengah hutan kabut misteri beberapa waktu yang lalu
Lili pun bertanya lagi
"Sekarang apa pekerjaan ibu"
__ADS_1
"Saya hanya seorang binatu yang kerja jika ada orang menyuruh saya mencucikan baju mereka dan penghasilan nya pun tidak cukup untuk membeli makanan kami bertiga"
Anak anak yang masih polos dan tidak tahu apa-apa, mereka hanya bisa menurut apa yang di katakan oleh ibu mereka saja.
Lili pun mempunyai ide
"Baiklah, ibu jangan jual anak ibu tetapi sebagai gantinya ibu harus bekerja di tempat saya, makanan dan tempat tinggal saya sediakan. Kalian semua tidak akan kelaparan lagi"
"Terima kasih nyonya muda"
Lili pun mengeluarkan 5 koin uang emas
"Ini adalah uang muka gaji pertama ibu, mulai besok ibu bisa bekerja di tempat saya. Besok pagi saya tunggu di mansion yang ada di bukit di luar gerbang itu adalah tempat tinggal saya"
Ibu itu pun menerima uang pemberian dari Lili lalu dia bersujud kepada Yudi dan Lili
"Terima kasih nyonya muda... terima kasih banyak, besok pagi saya akan datang ke mansion itu"
Ibu itu melepaskan papan harga yang di kalungkan ke anaknya tersebut lalu membuangnya.
Ibu itu pun bersyukur.
"Syukurlah nak, kita masih bisa bersama, ada orang yang baik yang mempekerjakan ibu bahkan mereka bilang kita tidak akan kelaparan lagi"
Ibu itu sambil memeluk kedua anaknya sambil menangis.
Dengan 5 koin uang emas mereka bisa makan enak dan membeli pakaian.
Lili dan Yudi pun berjalan lagi kearah keramaian.
Di sana ada 2 orang pasangan muda yang cacat, laki laki berjalan menggunakan tongkat karena kaki kiri nya tidak ada dan Yang berempuan tangan kanannya tidak ada.
Mereka pun menghampiri Yudi dan Lili
"Tuan nyonya, kami dari tadi mendengar percakapan Anda dengan wanita tadi, kita berdua lagi mencari pekerjaan, kita berdua mantan petualang dan kebetulan suami dari wanita itu dulu anggota party kami, yang tewas akibat penyerangan Monster belalang"
Yudi pun bertanya
"Mengapa kalian tidak menjadi petualang lagi aja"
Laki laki itu pun menjawab sambil menundukan kepala
"Karena kejadian itu, saya harus kehilangan sebelah kaki kiri dan istri saya kehilangan sebelah tangannya"
__ADS_1
Si perempuan ikut menjawab
"Dulu suami saya seorang pengguna pedang, dan karena kaki yang sering di pakai tumpuan di patahkan dan di makan monster belalang, dia pun tidak bisa menggunakan pedangnya dengan optimal"
Lili pun bertanya kepada perempuan tersebut
"Dulu kamu waktu jadi petualang sebagai apa"
Perempuan itu pun menjawab
"Saya sebagai penyihir tingkat dasar, hanya bisa menggunakan sihir elemen api, dan sihir Pertahanan"
Si laki-laki menawarkan jasanya lagi
"Bisakah kami bekerja untuk tuan dan nyonya, kami bisa di andalkan untuk memelihara kuda, berkebun, dan sebagainya"
Yudi dan Lili saling menengok
"Bagai mana bang"
"Ya terserah adek aja, memang kita butuh pekerja buat di tempatkan di mansion itu"
"Ya sudah adek terima saja mereka"
Lili pun mengeluarkan 2 koin uang emas
"Ini untuk kalian makan dan beli pakaian, besok pagi saya tunggu di mansion yang ada di luar gerbang kota"
Mereka pun membungkukkan badannya
"Terima kasih tuan dan nyonya muda besok pagi kita akan ke sana bahkan pagi pagi sekali"
Mereka pun pergi meninggalkan yudi dan Lili, rombongan Yudi dan Lili pun melanjutkan perjalanan ke dalam keramaian.
Seharian berkeliling di pasar dan tempat tempat yang indah yang ada di dalam benteng ibukota kerajaan Vitwins
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like tapi jangan Like doang dong kak
Komen juga ya kritik dan sarannya
Vote jangan lupa da baik
__ADS_1
*Rate**
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update