
"Terima kasih tuan muda anda telah memberikan pengawal Homokultus yang hebat kepada saya, saya akan selalu mengingat kebaikan anda, dan setelah saya menjemput keluarga saya, saya akan mencari anda dan bekerja dibawah anda"
Yudi melambaikan tangannya
"Jangan pikirkan itu yang penting kamu pergi saja menemui keluarga mu, dan aku ada tugas untuk mu tetapi itu sangat rahasia"
Jidan pun penasaran
"Tugas apa itu tuan dan apakah sangat rahasia, saya sudah tua apa bisa menjalankannya dan apa itu berbahaya"
Yudi pun tertawa
"Hahaha .... Jangan serius begitu saya hanya menugaskan anda mengumpulkan informasi, kalau bisa di sana nanti kamu menjadi pedagang saja dan bawa nama perusahaan dagang saya yaitu perusahaan dagang Kiara, nanti saya kirim barang untuk kamu berdagang. Bagai mana kamu mau tidak"
"Baik lah saya nanti akan membeli toko yang besar di kerajaan tempat istri dan anak saya berada dan saya akan memberi nama toko tersebut dengan nama perusahaan dagang Kiara"
"Itu yang saya harapkan, anda sebagai patrner dagang saya, dan nanti saya juga akan membuka berbagai toko serba ada di negara dan kerajaan lain yang saya lalui"
Yudi dan Jidan yang sedang mengobrol tentang bisnis, di sisi lain Lili yang di bantu Lusi dan Joni memasang otak monster ke para kusir atau supir.
Setelah selesai Joni dan Lusi duduk kembali di kursi sedangkan para pengawal kembali keluar kecuali para pengawal yang di berikan kepada Jidan dan seorang kusir yang nanti akan menemani Jidan pergi ke kerajaan lain.
Jidan merasa bingung membawa empat peti harta yang berukuran besar, kalau para bandit dan perampok tahu di dalam kereta kuda nantinya dia akan menjadi masalah bahkan nyawa sebagai taruhannya.
Meskipun Yudi telah memberikan dua pengawal tetapi Jidan masih hawatir
"Kenapa anda bengong, apa yang anda pikirkan"
Tanya Yudi kepada Jidan
"Saya masih bingung membawa ke empat peti harta ini, saya takut mengundang para bandit untuk merampok saya nanti di jalan"
Yudi tertawa
"Hahaha tenang saja, kedua pengawal yang saya berikan mereka di lengkapi dengan sihir dimensi item Book dia bisa memasukan peti harta itu kedalam sihir dimensi item Book, coba saja perintahkan mereka"
__ADS_1
Jidan pun menurut dan memerintahkan kedua pengawalnya
"Pengawal masukan peti harta itu ke sihir dimensi item Book"
Kemudian kedua pengawal itu berkata
"Baik tuan akan kami laksanakan"
Kemudia dua orang pengawal itu berjalan mendekati peti harta kemudian mengeluarkan sihir dimensi item Book, satu orang pengawal memasukan dua peti harta kedalam sihir dimensi item Book tersebut, setelah selesai mereka kembali lagi berdiri di belakang Jidan.
Jidan pun menatap kagum dengan kedua pengawalan baru nya.
"Wah hebatnya mereka, dengan begini saya tidak hawatir lagi dan dengan leluasa saya akan pergi tanpa hawatir ada bandit yang mengincar harta saya"
Yudi pun sedikit mengusir Jidan untuk segera pergi.
"Kalau begitu pergilah sekarang jangan tunggu lama, Joni akan siapkan kereta kuda untukmu karena ini sudah sore, menginaplah dulu di desa Korndog, dan kasih tahu kepala desa bahwa Korndog sudah menjadi milik dari perusahaan dagang Kiara besok lusa saya akan meninggalkan kerajaan Vitwins, bilang juga kepada mereka, kumpulkan pemuda yang siap bekerja saya akan membangun sesuatu di Korndog"
"Baiklah kalau begitu saya akan berangkat sekarang juga karena saya tidak hawatir lagi dengan harta yang saya bawa sekarang"
"Joni, Lusi tolong siapkan kereta kuda yang sering saya pakai ke kota, dan kusir patuhi perintah tuan Jidan Sekarang"
Joni dan Lusi membungkukkan badan kemudian berkata
"Baik tuan muda"
Mereka berdua pergi untuk menyiapkan kereta kuda di ikuti oleh kusir yang akan mengendarai kereta kuda tersebut, setelah Joni dan Lusi keluar dari pintu Yudi lalu berbicara kepada Jidan.
"Tuan Jidan mengenai tugas Yang rahasia, yang saya akan berikan kepada anda adalah, tolong cari informasi tentang negara dan kerajaan yang melakukan Ritual pemanggilan Orang atau Pahlawan dari dunia lain, dan dimana orang orang yang mereka panggil sekarang"
Jidan terkejut mendengar tentang pahlawan yang di panggil dari dunia lain.
"Saya pernah mendengar Ritual terlarang itu, semua negara di benua selatan bahkan di seluruh benua panjang ini telah di sepakati larangan agar tidak ada yang memanggil pahlawan dari dunia lain, bagai mana tuan muda tahu tentang ritual pemanggilan pahlawan dari dunia lain tersebut apakah anda juga...."
Yudi melambaikan tangannya lalu menunjuk kearah Xuan.
__ADS_1
"Salah seorang dari orang yang di panggil ke dunia ini ada di antara kita"
Jidan terkejut dan langsung bertanya
"Siapa dan mana orangnya"
"Dia adalah Xuan, orang yang sengaja di panggil dari dunia lain tetapi saya tidak tahu tujuan mereka memanggil orang dari dunia lain tersebut"
Xuan pun mengangguk kepada Jidan, tetapi Jidan sedikit ragu karena dia tahu bahwa Xuan sudah hampir sepuluh tahun berada di kerajaan Vitwins.
"Apa benar Xuan itu orang dari dunia lain, saya sudah tahu dia sejak pertama kali dia datang ke kerajaan Vitwins ini sepuluh tahun yang lalu dan dia menetap di sini sebagai penjual ramuan obat, bahkan dia tidak memiliki energi sihir sama sekali"
Xuan pun menjelaskan ketika dia di panggil ke dunia ini.
"Saya Berasal dari planet yang bernama Bumi, saya tinggal di sianghai kota Tiongkok, pada jaman peralihan kekaisaran menjadi republik, di dunia asal saya dulu saya berumur 57 tahun dan saya pemilik toko obat terkenal di kota itu, tatapi ketika perang saudara berkecamuk toko saya terbakar dan saya ada di dalam toko itu, kemudian saya di lalap api tetapi tiba tiba pas membuka mata saya sudah berada di dunia ini dengan tubuh pemuda yang berumur 15 tahun"
Jidan menyimak dengan seksama cerita dari Xuan
"Saya berada di lingkaran sihir dengan ada lebih dari 8 orang penyihir, saya berada di negara yang bernama Bathurst negara kecil di benua bagian tengah, setelah saya bangkit mereka membawa saya dari kuil pemanggilan ke istana tetapi di jalan ada Asasin yang membantai semua penyihir tersebut dan saya pun terluka parah, selama 5 tahun saya berkelana dan kemudian saya pergi ke benua bagian selatan dan menetap di kerajaan Vitwins ini"
Jidan pun berpendapat tentang cerita dari Xuan
"Iya bisanya kalau negara atau kerajaan kecil dengan sembunyi sembunyi mereka melakukan ritual pemanggilan pahlawan untuk memperkuat negara mereka tetapi apabila ketahuan kerajaan lain mereka akan bersiap untuk memerangi negara yang melakukan panggilan pahlawan dari dunia lain tersebut"
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
*Rate**
__ADS_1
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update