
Baron Kinan dan Raja Ganford semakin gelisah.
"Itu Giant Crab, monster Level bencana dengan kulit dan cangkang yang sangat keras setidaknya harus dilawan dengan tiga orang kesatrian berlevel B1, disini orang yang berlevel B1 hanya 3 orang yaitu saya raja Ganford dan gubernur Lucky yang sekarang berada di kota karang"
Raja Ganford pun ingin turun tangan
"Baiklah ayo kita mengulang masa kejayaan kita, meski pun kita hanya berdua setidaknya kita bisa berjuang untuk kerajaan Vitwins ini"
Yudi menepuk pundak dari Baron Kinan
"Tuan Baron dan Raja Ganford tenang saja tidak usah turun tangan saya masih punya orang yang bisa melawan monster itu"
Raja Ganford dan Baron Kinan kaget, karena Yudi mempunyai orang orang yang kuat di belakang mereka, Yudi dan Lili penuh misteri mereka pun berpikir keras siapa sebenarnya orang ini.
Kemudia Lili memanggil
"Yuri keluar lah"
Yuri pun keluar dari bayangan Lili sambil berlutut.
"Siap menunggu perintah Ratu"
Dari tadi Raja Ganford dan Baron Kinan melihat keanehan keanehan dari Yudi dan Lili dan sekarang pas muncul Yuri dari bayangan Lili mereka berdua tidak kaget lagi karena sudah mulai terbiasa.
Baron Kinan bertanya
"Siapa wanita yang keluar dari bayangan nyonya"
Lili pun menjawab
"Dia adalah Asasinnya Tuan Jidan dan sekarang bekerja untuk saya"
Baron Kinan menggunakan sihir penilaian dan melihat level dari Asasin yang keluar dari bayangan itu, Asasin yang bernama Yuri menunjukan Level B3.
Baron Kinan menggelengkan kepalanya
"Asasin ini sangat lah kuat, saya sudah tidak hawatir lagi, dia pasti bisa melawan monster Giant Crab itu, tetapi kulit monster itu sangat keras tidak akan bisa di potong oleh pedang bisa"
Lili tersenyum kemudian memberikan sebuah pedang bato yang panjangnya sekitar 50 cm dan sarung dari pedang itu berbentuk bulat seperti sebuah tongkat pendek.
Yuri menerima pedang tersebut dan membukanya.
Sreng....
Pedang di dalamnya berwarna biru pedang itu bukan terbuat dari bahan logam tetapi terbuat dari batu diamond yang sangat keras bahkan kekerasannya melebihi semua logam yang ada di dunia ini.
Raja Ganford dan Baron Kinan membelalakkan matanya, dia tidak percaya bahwa Lili memegang pedang yang sangat berharga, pedang yang telah menjadi legenda yang di sebut dengan Pedang pembunuh tak berdarah, karena apabila pedang itu di tebaskan si korban akan mati tanpa mengeluarkan darah sedikitpun dan tubuhnya terpotong potong.
Pedang legenda itu dahulunya di gunakan oleh Asasin ternama di jaman peperangan bersama para dewa, bahkan di kabarkan bisa membunuh ras Dewa dengan sekali tebas, dan sekarang pedang itu di berikan kepada Yuri Asasin yang tuan Jidan yang baru bekerja kemarin kepada Lili.
Tetapi Raja Ganford sudah tidak kaget lagi karena Yudi dan Lili adalah seorang pedagang besar dan tahu barang barang yang bagus dan pasti dengan mudah mendapatkan barang barang seperti pedang legenda itu dari pedagang lain atau dari pasar gelap asalkan mempunyai banyak uang.
Yuri memasukan kembali pedang itu kesarungnya. Kemudian Lili memerintahkan dia untuk membantu para pelayan yang sedang menghadapi monster Giant Crab.
Monster Giant Crab yang akan menyerang dan menuju benteng pertahanan Vitwins dihambat oleh empat orang pelayan Lili.
Para petualang dan prajurit memuji ke empat pelayan itu yang berani menghadapi monster Giant Crab.
Tetapi ketika pertarungan berlangsung salah satu pelayan tercapit oleh monster tersebut dan kemudian dia di cabik sampai tubuhnya terbelah menjadi dua bagian.
Para petualang pun berteriak
"Tidak ....."
Semua orang menutup mata melihat kengerian monster Giant Crab yang mencabik dan merobek pelayan itu menjadi dua bagian lalu melemparnya.
Di atas benteng pertahanan Lili hanya bilang
"Aduh dasar dasar ceroboh"
Raja Ganford melihat tubuh yang terjabik itu kemudia dia bertanya kepada Yudi dan Lili.
"Mereka itu bukan manusia pantas mereka tidak memiliki rasa takut"
Baron Kinan heran dan bertanya kepada Raja Ganford
"Maksudnya pelayan itu bukan manusia, mereka apa jenis monster"
Raja Ganford menjelaskan
"Tuan Yudi selalu di kawal pengawal dan di ikuti pelayan mereka semua bukan manusia, tetapi mereka hanya boneka sihir yang di sebut Homokultus"
Yudi hanya tersenyum
"Kenapa tuan Raja Ganford tahu tentang Homokultus"
"Karena saya berasal dari negri sihir Morgia, dan Homokultus itu dikembangkan oleh para penyihir di kerajaan tersebut, apa itu betul tuan Yudi"
Yudi mengangguk dia pun sedikit berbohong kepada raja Ganford dan Baron Kinan.
"Iya kita berdua membelinya dari negri sihir, supaya lebih irit biaya, serta perawatannya pun mudah"
Di atas benteng pertahanan mereka sedang mengobrol tetapi di luar gerbang ke tiga pelayan terdesak dan hampir mencapai batasnya.
__ADS_1
Lili pun berteriak
"Tahan capitnya"
Kemudian Yuri disuruh untuk mengahadapi monster Giant Crab dan menusuk titik vitalnya.
Yuri pun meloncat dari benteng tersebut kemudian dia lari menuju monster Giant Crab untuk melawannya.
Disana Xuan tidak mau tinggal diam dia sudah gatal mau mencoba kekuatannya yang telah meningkat berkat latihan di labirin kemarin malam.
"Bos bolehkah saya membantu Yuri menghadapi monster Giant Crab itu"
Yudi tidak menjawabnya, tetapi Lili yang menjawab.
"Pergilah dan hati hati disini kamu sekarang punya istri dia pasti khawatir dengan mu"
"Baiklah Ratu saya akan berhati-hati"
Marta memegang erat tangan Xuan.
"Jangan pergi, kamu hanya akan bunuh diri saja saya tidak mau kehilangan orang yang saya cintai lagi. Saya tidak mau kejadian dulu terulang lagi"
Xuan pun menenangkan Marta
"Tidak apa-apa percaya saja, Ratu dan Bos telah mempercayakan kepada saya jadi tidak akan terjadi apa apa"
Marta pun menengok kepada Lili, kemudian Lili pun mengangguk. Marta pun percaya lalu melepaskan Xuan.
Raja Ganford dan Baron Kinan bertanya kepada Yudi.
"Kenapa orang yang tidak punya sihir seperti Xuan anda suruh pergi melawan monster itu"
Yudi tersenyum
"Orang yang tidak punya sihir akan berguna suatu hari nanti dan sekarang lah saatnya"
Xuan pun pergi lewat tangga menuju gerbang keluar, di bawah para petualang dan prajurit mencegahnya
"Jangan pergi kamu tidak akan bisa melawan monster itu"
"Kamu hanya mencari mati"
"Apakah kamu akan bunuh diri"
"Pikirkan Marta, dia baru saja menikah dengan mu"
"Jangan jadi orang bodoh ayo kembali"
Cibiran menerjang Xuan ketika dia turun dari tangga dan keluar dari gerbang, Xuan tahu mereka saya kepada Xuan karena mereka menganggap Xuan adalah orang yang dulu, seorang dokter pecundang yang bahkan dia tidak memiliki energi sihir.
Gelang di tangan kanan menyentuh token sihir yang terpasang di baju dada sebelah kiri, lalu Xuan sambil berlari meneriakan password
"Berubah Menjadi Kesatria Iblis Merah"
Gelang token berbicara
"Perubahan di mulai"
Xuan pun berubah menjadi kesatria Berbaju Besi Iblis Merah. Dengan perisai dan pedang berwarna merah melawan monster Giant Crab bersama Yuri dan ke tiga pelayan milik Lili.
Giant Crab itu menghantan Xuan dengan capitnya, kemudian Xuan menahan hantaman itu dengan perisai
Duwar....
Terjadi ledakan akibat benturan perisai dengan capit, kemudian Xuan mengayunkan pedang merah.
Prank....
Pedang tersebut ditahan oleh capit Giant Crab yang keras.
Pertarungan sengit mereka berlima melawan monster Giant Crab, sampai sampai Yuri sedikit kewalahan karena dia tidak berubah menjadi Kesatria kegelapan.
Xuan pun menegur Yuri yang hampir tercapit oleh monster itu.
"Yuri berubahlah, kalau tanpa token sihir kamu akan mati, monster ini bukan lawan yang mudah seperti di dalam labirin"
Yuri pun melompat kebelakang Xuan untuk menjadikan Xuan perisai selama Yuri berubah menjadi Kesatria kegelapan.
Yuri pun menempelkan gelang status ke token sihir kemudian notifikasi muncul.
"Scan sedang berlangsung"
Yuri kemudian menyebutkan password
"Berubah menjadi Kesatria kegelapan"
"Perubahan di mulai"
Yuri pun berubah menjadi Kesatria Ninja Storm.
Di atas benteng Lili berteriak
"Serang sendi sendi yang tidak tertutup kulit cangkang, ayo cepat"
__ADS_1
Yuri dengan menggunakan sihir elemen angin sambil menggunakan pedang bato menebas bagian kaki monster Giant Crab.
Brak ....
Brak....
Brak....
Tiga kaki monster Giant Crab putus dengan pedang bato.
Kemudian Yudi berteriak
"Gunakan sihir elemen Api padukan dengan sihir elemen angin"
Xuan binggung dia tidak pernah bisa mengeluarkan sihir elemen api, tetapi Xuan punya akal dia bertanya kepada gelang status.
"Gelang Status apakah saya bisa mengeluarkan sihir elemen api".
Gelang Status mengkompirmasi
"Sihir elemen api anda tingkat maksimal, anda hanya perlu membayangkannya saja keluar dari diri anda sendiri"
Xuan pun membayangkan pedangnya diselimuti oleh api
Wuss.....
Sihir Elemen api pun menyelimuti pedang dari Xuan, dia lalu menebaskan pedang api tersebut ke capit kanan Giant Crab.
Prank....
Capit Giant Crab bagian bawah tertebas dan putus.
Orang orang yang melihat seakan tidak percaya bahwa yang melawan monster Giant Crab itu adalah Xuan yang sering mereka Bully dan disebut dokter pecundang karena tidak memiliki energi sihir.
Tetapi sekarang mata mereka terbuka lebar mulut mereka mengaga seakan tidak percaya bahwa kekuatan dari Xuan melebihi orang yang paling kuat yang ada di kerajaan Vitwins.
Di atas benteng Yudi berteriak kepada Xuan
"Kalau ingin memaksimalkan sihir elemen api, maka jadilah api itu sendiri dan bekerja samalah dengan Yuri"
Kemudian Xuan bertanya kepada gelang status.
"Memaksimalkan sihir elemen api, bagaimana menjadi api itu sendiri"
Gelang status menjawab
"Anda harus berimajinasi bahwa seluruh badan anda berkobar seperti kobaran api lalu lepaskan kekuatan sihir elemen api anda"
Xuan pun berkonsentrasi untuk bisa berimajinasi dia membayangkan kejadian dia sebelum masuk kedunia ini, waktu itu dia di dalam toko obat yang sedang kebakaran, dia berada di tengah tengah kobaran api.
Mata Xuan terpejam dia membayangkan tubuhnya terbakar kobaran api kemudian dia membuka mata dan berteriak sihir elemen api lepaskan.
Wuss....
Xuan diselimuti oleh api. Kemudian dia melompat keatas punggung monster Giant Crab.
Lili berteriak kepada Yuri
" Yuri Kelilingi Xuan dengan sihir elemen Angin mu"
Yuri telah mendapatkan perintah dari Lili kemudia dia mengaktifkan sihir elemen angin dan berlari memutari monster Giant Crab.
Kemudian angin ****** beliung tercipta, dan kobaran api Xuan semakin membesar sengingga pusaran angin tersebut tercampur dengan api sehingga nampak api yang berkobar sangat besar.
Setelah kurang lebih lima menit Yuri pun berhenti dan kobaran api itu semakin mengecil dan kemudian hilang.
Xuan pun sudah tidak menggunakan sihir elemen api lagi karena monster Giant Crab sudah mati terpanggang.
Kemudian dengan inisiatif ke tiga pelayang itu mengambil otak Monster tersebut kemudian pelayan itu melemparnya ke benteng pertahanan.
Otak monster yang sangat besar dilemparkan sekuat tenaga
Wus....
kemudian dua orang pengawal Yudi menangkap otak monster tersebut
Brak....
Buwar....
Ke dua pengawal itu terpelanting menahan otak monster yang mereka tangkap sampai menubruk tembok di belakang mereka.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
*Rate**
__ADS_1
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.