Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Membalaskan Dendam


__ADS_3

Melihat Anak panah melesat dan menutupi langit, di atas benteng kabut Jenderal Jieng Xie berteriak kepada anak buahnya yang berada di depan benteng kabut "Lepaskan tombak anti anak panah segera"


Prajurit anak buah jenderal Jieng Xie pun berteriak menjawab "Siap laksanakan jenderal"


Beberapa prajurit menarik tuas dan kemudian salah seorang memukul alat pelontar tombak sehingga tombak melesat ke langit.


Tombak tersebut memiliki ekor yang berputar seperti baling baling yang berfungsi untuk menyapu anak panah yang melesat ke arah berlawanan.


Para kesatria sihir dari kerajaan sihir Morgia pun bersiap "Aktifkan Perisai sihir" teriak salah seorang dari mereka


Kemudian mereka pun mengarahkan tongkat sihir mereka ke atas kemudian membaca mantra dan terbentuklah segel Sihir di atas langit, segel Sihir itu berfungsi untuk menahan serangan anak panah dan melindungi orang orang yang berada di sekitar benteng kabut.


Ribuan anak panah tersapu oleh puluhan tombak penghalau anti anak panah dan ada beberapa anak panah yang lolos dari sapuan tombak anti anak panah meluncur cepat tetapi terhalang oleh segel sihir yang di gunakan oleh kesatria penyihir Morgia.


Sehingga anak panah tersebut kehilangan kecepatannya dan jatuh begitu saja ke bawah dan menancap ke tanah.


Serangan anak panah terus di lancarkan oleh prajurit kekaisaran, dan di halau kembali oleh anak buahnya jenderal Jieng dengan tombak anti anak panah.


Kalau saja serangan ini dilakukan ke kerajaan lain yang tidak memiliki alat penghalau anak panah atau tidak memiliki penyihir yang dapat menggunakan barier pelindung, maka ribuan prajurit yang diserang oleh kekaisaran Chalutac akan mati begitu saja.


Tetapi mereka sekarang melawan kerajaan Golemonst yang memiliki kemampuan pertahanan yang kuat, bahkan beberapa lapis pertahanan, sehingga walaupun tidak menggunakan penghalau anak panah.


Anak panah itu hanya akan menjadi debu di langit sebelum sampai menukik dan menyerang pasukan Golemonst.


Perisai benteng sengaja tidak di aktifkan karena ingin mengetahui hasil latihan dari kesatria penyihir Morgia yang baru keluar dari labirin iblis.


Anak panah yang dilancarkan oleh prajurit kekaisaran Chalutac sudah habis dan mereka pun bersiap menyerang dengan pasukan mereka.


Pasukan kavaleri sudah siap memacu kudanya dan mereka pun di perintahkan untuk menyerang oleh komandan mereka "Hancurkan dan bunuh mereka semua"


Pasukan kavaleri berteriak "hancurkan...."


Komandan kavaleri mengangkat pedangnya dan menunjuk ke arah depan "Serang...."


Sekitar 2.000 pasukan kavaleri bergerak maju dengan memacu kuda mereka, sedangkan pasukan Golemonst masih belum bergerak.

__ADS_1


Zagred sebagai jenderal pasukan yang ditugaskan untuk melawan prajurit invasi berteriak kepada pasukanya dengan semangat.


"Saudara ku, lihatlah Meraka yang beberapa tahun lalu menghancurkan kerajaan kita tercinta, dan membunuh dengan kejam saudara saudara kita, membantai keluarga kita, bahkan memperkosa adik dan istri kita.


Ini waktunya kita balas dendam, atas kemurahan hati dari Raja dan Ratu Golemonst, kita berada di sini untuk membalaskan sakit hati kita, membalaskan dendam saudara saudara kita di kerajaan Asgar.


Maka hari ini kita tuntaskan dendam kita kepada mereka, bunuh mereka sampai tidak tersisa. Jayalah Selalu Kerajaan Golemonst, yang memberi kesempatan kepada kita untuk membalaskan dendam"


Semua orang berteriak "Balaskan Dendam dan Bunuh mereka...."


Zagred pun mengangkat pedangnya ke atas kemudian menayunkan kearah prajurit kekaisaran "Maju dan Bunuh...."


Semua pasukan yang di pimpin oleh Zagred memacu kudanya dengan kencang dan mengarahkan tombak pedang mereka ke arah depan untuk menyerang dan membunuh prajurit kekaisaran Chalutac.


Di sini mengapa pasukan lain tidak boleh membantu pasukan yang di pimpin oleh Zagred, karena Raja dan Ratu Golemonst sengaja, supaya Zagreb dan anak buahnya bisa membalas dendam kepada prajurit invasi Kekaisaran Chalutac.


Zagred adalah mantan komandan pasukan perbatasan kerajaan Asgar yang kalah dalam perang, dia di jadikan tahanan perang dan di jual sebagai budak.


Beruntung mereka di beli oleh Yudi dan Lili kemudian di berikan misi yaitu membeli semua Budak mantan prajurit, atau teman mereka dari seluruh penjuru benua bagian selatan, untuk di jadikan sebagai pasukan mereka.


Dan sebagian lagi adalah para budak yang di bebaskan dari penjara di kerajaan Humanimalia sebelum menjadi kota Humali dan mengabdikan diri sebagai prajurit Golemonst.


Mereka sangat bersemangat ketika tugas melawan pasukan invasi diberikan kepada Zagred, dan ini adalah pertempuran balas dendam Zagred dan teman temannya atas hancurnya kerajaan Asgar mereka.


Semua orang Memacu kudanya dengan cepat Zagred pun memberikan komando " Menyebar Ambil jarak dan bantai semua yang menghalangi kita"


Semuanya berteria "Ya, Bantai...."


Semua orang mengambil jarak yang tadinya merapat semuanya menjauh satu dengan yang lainnya.


Jenderal Jieng Xie yang ada di atas benteng kabut kaget "Apa mereka berpencar, melawan banyak orang paling beresiko memecah barisan pertahanan, apa mereka mau bunuh diri" guman jenderal Jieng Xie.


Biasanya di peperangan seperti ini para prajurit merapatkan barisan dan membentuk pertahanan untuk memenangkan perang, tetapi strategi Zagred memecah barisan.


Ini mungkin di anggap aksi bunuh diri karena bisa bisa mereka di keroyok oleh banyak pasukan musuh, sebenarnya ini strategi individual, kebiasaan berlatih di Labirin Iblis.

__ADS_1


Karena pada waktu pertempuran awal setiap orang harus membunuh 20 Golem skeleton meskipun mereka berperang bersama, sehingga strategi ini juga di terapkan di pertempuran sebenarnya.


Mereka akan membunuh banyak musuh apabila berpencar dan tidak mengambil target teman teman yang lainnya.


Pertempuran pun pecah, pasukan yang di pimpin oleh Zagred seperti harimau yang mengejar mangsa, mereka mengayunkan tombak pedang kearah musuhnya.


Satu prajurit tertebas, dua, tiga......pasukan yang di pimpin oleh Zagred terus menebas prajurit kekaisaran dengan mudah, satu persatu prajurit kavaleri jatuh dari punggung kuda.


Melawan manusia level prajurit, dalam peperangan lebih mudah di bandingkan melawan Golem skeleton di Labirin Iblis, sehingga mereka dengan mudah membantai musuh mereka.


Semua pasukan memutarkan tombak pedang mereka kemudian mengayunkan ke arah musuh dan beberapa orang prajurit langsung terjatuh dari punggung kuda mereka.


Semua prajurit yang di pimpin oleh jenderal Jieng Xie memandang takjub dengan pasukan Jirah besi yang di pimpin oleh Zagred.


Begitupun jenderal Jieng Xie yang tidak menyangka bahwa ke 1.000 pasukan Jirah besi sangat hebat, mereka semua ada di level kesatria tingkat 3 dan 4.


Karena di kerajaan Golemonst syarat menjadi prajurit adalah berlevel kesatria tingkat 1 sehingga meskipun setiap pasukan berjumlah 1.000 orang pemimpin mereka di sebut sebagai jenderal. Karena 1.000 pasukan Golemonst setara dengan 10 ribu prajurit kekaisaran Chalutac.


Dalam waktu singkat mereka pun sudah menghabisi seluruh pasukan kavaleri Kekaisaran Chalutac yang berjumlah 2.000 orang prajurit dan sekarang mereka menuju pasukan infantri yang berjumlah 3.000 orang prajurit.


Melihat itu jenderal Jieng Xie mengambil kesempatan untuk merampas kuda tunggangan yang di pakai oleh prajurit kekaisaran.


Jenderal Jieng Xie pun turut dari benteng dan mengajak 2.000 anak buahnya untuk mengambil kuda tunggangan di Medan perang.


"Prajurit ayo ikut aku menuju Medan perang kita akan mengambil kuda tunggang dan menjarah harta rampasan perang dari prajurit kekaisaran Chalutac" aja jenderal Jieng Xie.


Mereka pun keluar dari gerbang dan menuju ke Medan perang dengan membawa 2.000 prajurit yang membawa berbagai macam senjata.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini

__ADS_1


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2