
Di Gedung Balai prajurit Yudi memerintahkan kepada Tirta untuk menjemput jenderal Jieng Xie "Tirta jemput lah Jenderal Jieng Xie bawa dia ketempat ini sekarang juga"
Tirta pun berdiri dan mengangguk "Siap laksanakan tuan ku Raja"
Xuan Xie disana ikut berdiri dan berkata "Biarkan aku ikut, aku ingin menyapa Leluhur ku sendiri"
Yudi pun mengangguk "Pergilah"
Mereka pun kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut untuk menjemput jenderal Jieng Xie melalui gerbang sihir teleportasi yang sudah ada di ruangan itu.
Tirta berjalan ketengah di ikuti oleh Xuan Xie dan segel sihir teleportasi pun terbuka kemudian mereka berdua menghilang dari hadapan semua orang.
Setelah itu kit, Oni dan perwakilan dari Dungeon Hilia pun berdiri "Master Kami akan kembali ke Dungeon Hilia untuk mempersiapkan prajurit yang ada di sana untuk membantu kerajaan Golemonst ini"
Yudi pun mengangguk "Baik lah, silahkan pergi, tapi dalam 2 hari Gerbang teleportasi akan aku pindahkan ke stadium supaya bisa menampung lebih banyak orang"
Kit pun menjawab "Terima kasih Master "
Kit dan semua perwakilan dari Dungeon Hilia berjalan ketengah, setelah semua orang siap dalam posisi gerbang sihir teleportasi pun terbuka dan sedikit demi sedikit mereka berubah menjadi cahaya dan hilang dari pandangan mata.
Orang orang dari kerajaan Vitwins dan kerajaan sihir Morgia menjadi takjub karena mereka di sini menggunakan sihir tingkat tinggi yaitu sihir teleportasi yang sangat jarang para penyihir yang menggunakannya.
Bukan hanya orang orang dari Hilia yang pergi dengan sihir teleportasi, Liones dan 10 anak buahnya pun berpamitan kepada Yudi dan semuanya untuk menyiapkan pasukan dan kembali apabila mereka sudah siap.
Liones dan ke 10 anak buahnya pun menghilang di tengah tengah pertemuan itu kembali kekerajaan Cindaku yang berada di benua bagian tengah.
Yang tersisa adalah orang orang dari kerajaan Vitwins dan kerajaan sihir Morgia, Raja Morga pun bertanya "Apakah kami juga bisa menggunakan sihir teleportasi dari sini menuju kekerajaan Morgia kami"
Yudi mengangguk "Bisa tetapi apabila di kerajaan sihir Morgia sudah di pasangi segel sihir yang terhubung dengan segel Sihir di kerajaan Golemonst ini"
Raja Morgan pun menepuk jidatnya sendiri "Berarti segel Sihir harus berhubungan ya"
__ADS_1
Yudi mengangguk "Iya, tidak semudah itu menggunakan sihir teleportasi, terlebih dahulu kita harus membuat segel sihir di tempat yang sudah kita datangi baru bisa terhubung dengan sihir teleportasi"
Lili pun menambahkan "Di gurun Hilia kita sudah membuat 2 segel sihir teleportasi yang pertama di goa Goblin batu dan yang kedua di dalam Dungeon tepatnya di kota Raja lantai ke 19"
Kemudian Raja Gunford ikut bertanya "Apakah segel sihir teleportasi bisa ke kerajaan Vitwins ku, bukan kah anda berdua sudah pernah kekerajaan Vitwins dan memiliki mansion di sana"
Lili dan Yudi menggelengkan kepalanya "ya memang kami pernah ke kerajaan Vitwins tetapi kami tidak pernah membuat segel sihir teleportasi di sana" ucap Lili.
"Berarti kita hanya bisa kembali dengan cara manual yaitu kita mengendarai kereta kuda saja yang jarak tempuhnya bisa sekitar 1 Minggu perjalanan" keluh Raja Gunford.
Yudi pun tersenyum kemudian berbicara "tenang saja kita akan pinjamkan kendaraan sihir kita untuk membawa anda dan para bangsawan kekerajaan Vitwins, dengan kendaraan itu hanya menempuh 2 hari perjalanan saja"
Raja Gunford dan semua orang menjadi senang karena akan di pinjamkan kendaraan sihir sehingga perjalanan mereka lebih cepat.
Kemudian Yudi melirik ke arah Raja Morgan "Tetapi saya mohon maaf kepada Raja Morgan karena tidak bisa meminjamkan kendaraan sihir, karena jarak tempuh Golemonst dan kerajaan sihir Morgia sangat jauh"
Raja Morgan pun menggelengkan kepalanya "Tidak apa-apa, kami kesini sudah persiapan, kami juga menggunakan kendaraan sihir berupa Perahu terbang dan kita bisa sampai kurang lebih dalam waktu 2 Minggu, dan kita besok harus cepat kembali untuk mengumpulkan prajurit sihir untuk membantu kerajaan ini dari serangan kekaisaran Chalutac "
*
Obrolan lain pun di bahan oleh ke 3 kerajaan ini, dan di benteng kabut Tirta dan Xuan Xie sudah sampai dengan sekejap mata.
Tirta langsung menuju perkemahan yang sedang didirikan untuk mencari jenderal Jieng Xie dan tidak lama kemudian Tirta melihat jenderal Jieng Xie sedang mengobrol dengan Rona.
"Jenderal Jieng Xie jemputan anda sudah datang" ucap Rona sambil menunjuk ke arah Tirta yang di ikuti Xuan Xie.
Jenderal Jieng Xie pun menjawab "Oh kedua orang ini yang menjemput ku"
Rona pun mengangguk"iya betul"
Tirta dan Xuan Xie pun sudah sampai di depan rona dan Jenderal Jieng Xie, kemudian Tirta memperkenalkan diri "Nama saya Tirta, apakah yang di hadapan saya ini benar jenderal Jieng Xie"
__ADS_1
"Iya saya jenderal Jieng " jawab jenderal Jieng Xie sambil mengepalkan kedua tangannya dan membungkukan badannya.
"Saya di perintahkan oleh Tuanku Raja Yudistira untuk menjemput anda" ucap Tirta.
Kemudian Xuan Xie mengepalkan kedua tangannya dan membungkukan badannya di hadapan jenderal Jieng Xie "Hormat kepada Leluhur Jenderal Jieng Xie, Saya adalah cucu buyut anda yang bernama Xuan Xie, berasal dari daratan Cina dan terdampar di dunia ini"
Jenderal Jieng Xie pun tersentak kaget "Apa cucu buyut ku"
Xuan Xie mengangguk "iya saya generasi ke 30 dari klan Xie, semenjak leluhur hilang di peperangan, klan Xie di kucilkan dan di anggap klan pengecut, karena anda hilang dari peperangan. Dan kami klan Xie tetap percaya bahwa anda tidak lari dari Medan perang dan ternyata anda di panggil ke dunia ini" Tutur Xuan Xie yang menjelaskan kejadian dahulu kala.
Jenderal Jieng Xie pun menundukkan kepalanya "Maafkan aku cucu buyut ku, karena aku dipanggil ke dunia ini sebagai pahlawan, sehingga keluarga Xie kita menderita di dunia sana"
Ada rasa penyesalan di wajah jenderal Jieng Xie karena tiba-tiba menghilang dari peperangan melawan musuh sehingga klan Xie menderita dan di kucilkan.
Jenderal Jieng Xie pun bertanya kepada Xuan Xie "Bagai mana nasib dari klan Xie kita selanjutnya"
Xuan Xie pun menceritakan tentang kehidupan di dunia asalnya secara singkat dan pada akhirnya di abad pertengahan Klan Xie banyak membuka toko obat dan menjadi tabib hingga satu waktu dia di serang oleh penjajah dan toko serta klan Xie yang lain di bantai dan yang tersisa hanya dirinya yang kemudian di panggil ke dunia ini dengan sihir pemanggilan terlarang.
Jenderal Jieng Xie pun menutupi wajahnya karena sedih mendengar cerita dari Xuan Xie "Sungguh tragis klan Xie kita"
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1