Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Berlatih


__ADS_3

Hari hari di kerajaan Golemonst berjalan normal penuh dengan damai dan keceriaan.


Alexsa bermalas-malasan di pemandian air panas, Eris, Zagred, Giant dan kesatria suci yang ditugaskan menjadi pengajar semua menjalankan tugas di sekolah kesatria Golemonst.


Mantan Budak yang lain bekerja sesuai dengan yang telah di tetapkan, sedangkan para petualang yang di sewa oleh Lili, hanya Luntang Lantung kesana kemari karena tidak ada tugas.


Yudi dan Lili Fokus berlatih dan mempelajari Kitab Sihir baru yang dibawa Oleh Nana, mereka berlatih di kamar pribadi mereka supaya tidak mengganggu yang lain dan juga tidak diganggu oleh orang lain.


Untuk urusan pemerintahan mereka menyerahkan kepada Goblas dan Liones.


*


Seminggu kemudian Yudi dan Lili sudah mempelajari semua Sihir yang ada dalam kitab sihir tersebut, kitab itu berisi tentang Anti Sihir, Anti Gravitasi, Penangkal Sihir kutukan, dan Pembalikan Sihir.


Kitab sihir kuno yang bermanfaat untuk, pertahanan dan membatalkan sihir musuh atau membalikan serangan dari sihir musuh menjadi 10 kali lipat.


Sihir tersebut sangat kuat, bahkan bisa membalikan serangan sekuat apapun termasuk serangan dari Ras Dewa.


Kitab sihir ini sangat berbahaya kalau ada orang jahat yang mempelajarinya, untungnya sihir ini berbahasa Sundanes dengan tulisan hanacaraka jadi tidak ada seorang pun di dunia ini yang mengerti bahasa dan tulisan dari kitab tersebut.


Hanya Yudi dan Lili lah yang mengerti bahasa dan tulisan ini karena dia berasal dari dunia lain dan mereka berdua adalah suku Sundanes, mereka juga tahu dan dapat membaca tulisan hanacaraka, yang sekarang mungkin jarang di ajarkan disekolah sebagai pelajaran muatan lokal.


Lili berpamitan kepada Yudi untuk pergi keluar karena dia ada urusan dan sudah berjanji kepada Nana akan mengajari dia sihir, sedangkan Yudi masih di dalam kamarnya dan berinisiatif untuk menyalin kitab sihir tersebut.


Lili mengecup kening Yudi


"Bang, adek keluar dulu yah, nanti kalau Abang sudah selesai adik ada di Ruang Iblis atau di labirin Jebakan, adek udah janji kepada Nana mau mengajari dia sihir"


"Ya sudah pergilah, Abang mau menduplikat buku sihir ini dulu dan nanti yang aslinya adek kasih ke Nana tapi jangan di kasih Sekarang kan perjanjiannya dia disewa selama 6 bulan"


Lili pun pergi meninggalkan kamarnya dan sekarang dia berjalan menuju pintu balai prajurit.


Lili duduk di kursi ruangan yang ada di balai prajurit. Laila dan Hila yang menjadi resepsionis disana melihat Ratunya yang sedang duduk kemudian dia segera menghadap ke Ratu Golem.


Laila dan Hila memberi hormat kepada Ratu Golem kemudian Laila bertanya.


"Ratu adakah yang bisa kami berdua bantu"


Lili sebagai Ratu dia mengangguk

__ADS_1


"Ambilkan saya air teh pake madu ya"


Laila kemudian pergi ke dapur balai prajurit untuk membuatkan ratu segelas air teh pake madu, sedangkan Hila tetap berdiri dekat ratu Golem.


"Hila tolong beritahu kepada para kesatria Agung dan petualang untuk menemui saya termasuk Alexsa"


Hila mengangguk


"Baik Ratu akan segera saya laksanakan"


Kemudian Hila pun pergi untuk menghubungi Goblas, Gobang dan Liones. Termasuk Alexsa dan para petualang.


Lili menunggu di kursi sofa yang empuk sambil meminum air teh madu dan cemilan yang dibuat oleh Laila. Semua yang di perintahkan untuk menghadap Ratu Golem mereka sudah datang.


"Aku sudah berjanji akan melatih kalian tapi untuk Nana, Kit, dan Oni kamu berlatih dahulu bersama Hila di Labirin Jebakan, aku ingin mengetes kemampuan para kesatria Agung sudah sejauh mana mereka berkembang"


Liones sedikit sombong


"Haha...Ratu saya sudah bertambah kuat, nanti saya akan perlihatkan kemampuan saya yang sebenarnya"


Ratu Golem tersenyum


Kemudian Liones, Goblas, Melia dan Gobang masuk kedalam Ruang Iblis yang berada di lantai atas.


Para Petualang bingung mendengar kata ruang Iblis, Nana pun bertanya kepada Ratu Golem.


"Kak, Ruang Iblis itu apa, dan Labirin Jebakan itu juga tempat apa"


Lili menjawab pertanyaan dari Nana.


"Labirin Jebakan adalah Tempat yang harus di lewati atau di taklukan dimana Syarat untuk menjadi prajurit kerajaan Golemonst dan dijadikan juga tempat untuk berlatih kekuatan Fisik para prajurit.


Dan Ruang Iblis adalah tempat menempa Para prajurit elit atau pasukan khusus kerajaan Golemonst dimana dia disebut sebagai kesatria suci.


Karena para prajurit bisa disebut kesatria apabila dia minimal berlevel C dan dapat menaklukan Labirin Jebakan. Tingkatan kesatria di kerajaan Golemonst dibagi menjadi 3 yaitu


Pertama Prajurit Kesatria Biasa yang memiliki Level minimal C dan sudah menaklukan Labirin Jebakan, kedua Kesatria Suci dimana mereka berlevel B dan kesatria agung diamana mereka berlevel A.


Sedangkan untuk Ruang Iblis adalah khusus untuk melatih menjadi kesatria suci sampai kesatria Agung"

__ADS_1


Kit dan Oni tidak percaya dengan apa yang dikatakan Ratu Golem.


"Mana mungkin disini kesatria agung sama dengan Level Pahlawan, bahkan di kerajaan Vitwins saja yang berlevel B hanya beberapa orang saja dan dianggap orang yang paling kuat di negara itu"


Lili senyum dan melirik Hila


" Dia adalah salah satu dari 300 kesatria suci yang dimiliki oleh kerajaan ini, dan dia juga yang akan melatih kalian nanti"


Mata kit melotot tidak percaya melihat Hila dia hanya seorang Goblina tetapi mempunyai kekuatan yang besar bahkan kelihatannya dia sangat lemah dan seperti goblin pada umumnya yang memiliki Level F.


Hila tersenyum manis dan mengangguk kepada kit.


"Saya salah satu dari Kesatria Suci dan komandan pasukan khusus divisi 6, untuk membuktikannya lihat saja nanti di Labirin Jebakan"


Kemudian mereka pun pamit untuk pergi ke area peternakan dan masuk labirin jebakan, karena hari sedang liburan mantan budak pun bersama sama berjalan jalan dan kebetulan ketemu dengan rombongan Petualang dan mereka pun bertanya.


"Kalian mau pada kemana"


"Saya di suruh kak Lili untuk berlatih dengan Nona Hila, kalau kalian mau ayo ikut bersama lebih banyak orang akan lebih ramai"


Kemudian mereka pun ikut menuju peternakan dan masuk ke labirin jebakan.


Ketika mereka semua masuk, tubuh mereka menjadi terasa berat bahkan mereka berjalan dengan kaki diseret dan ada juga orang yang tidak sanggup untuk berdiri


Ini akibat dari penambahan gravitasi yang diatur oleh Yudi dan Lili dan karena mereka belum terbiasa jadi mereka pun susah untuk bergerak, Hila berjalan seperti biasanya karena dia sudah terbiasa dengan pergantian Berat gravitasi selama latihan.


Disana Hila memperingati area yang tidak boleh di injak atau di datangi karena bisa memicu munculnya segel jebakan


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk


Like


Komen


Vote


*Rate**

__ADS_1


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2