
Setelah semua monitor menyala Ratu Golem pun berbicara kepada ke 2 ras dewa tersebut.
"Selamat datang di negerinya Para Monster, terima kasih anda berdua sudah Sudi mampir di kerajaan Golemonst ini.
Mereka berdua pun tengok kiri dan kanan mencari sumber dari suara tersebut. Kemudian Ratu Golem melanjutkan bicaranya.
"Tidak usah mencari di mana saya, lihatlah monitor yang ada di atas anda wahai utusan dari Ras Dewa"
Ke 2 ras dewa tersebut melihat ke arah atas dan melihat sosok wanita cantik didalamnya.
"Perkenalkan Saya Ratu Iblis Golem penguasa kerajaan Golemonst ini, sebentar lagi Anda berdua akan di jemput untuk memasuki kota utama Kerajaan Golemonst ini.
Para prajurit tolong bukakan pintu gerbang utama dan beri jalan untuk Utusan dari Ras dewa"
Para prajurit yang dari sejak Ratu dan Bos Golem pingsan mereka sudah bersiaga secara bergantian, bahkan para kesatria suci mereka mengeluarkan senjata mereka yaitu magic guns.
Untuk penjagaan kalau kalau ras dewa itu tidak mau di ajak bekerja sama maka senjata Magic Guns lah yang bisa membunuh dan menghancurkan mereka.
Para kesatria suci pun sudah menyetel senjata mereka ketingkat maxsimal yaitu tingkatan pembunuh dewa.
Krekak....
Cekrit....
Pintu gerbang utama terbuka dan para kesatria dan kesatria suci berbaris rapi di sepanjang jalan.
Ke 4 Dewi hutan pun menyambut dan mengajak mereka.
"Tuan Ras Dewa silahkan ikuti dengan kami"
Mereka pun langsung mengikuti para Dewi hutan dan ras dewa itu di apit oleh mereka.
Di depan esa dan Dwi berada di depan dan Tri dan Quarti berada di belakang ras dewa.
Ke 2 ras dewa ini, masih menggunakan aura mendominasinya, selama berjalan ke arah gedung balai prajurit tetapi para prajurit dan warga yang ada di gerbang benteng utama tidak terpengaruh sedikit pun.
Ke 2 ras dewa ini pun menjadi heran
"Kenapa para makhluk rendahan ini tidak terpengaruh dengan aura dominasi kita, padalah tadi di benteng depan makhluk seperti mereka ini langsung pingsan setelah merasakan aura kita"
"Entah lah aku juga heran padahal aku sudah mengeluarkan aura dominasi paling kuat tetapi mereka tidak ada satupun yang berpengaruh, coba lihat tingkat Level mereka"
Salah satu ras dewa itu menggunakan sihir penilaian mata emas untuk mengetahui tingkat level dari para monster yang berada di sepanjang jalan menuju ke gedung balai prajurit.
Mereka sambil saling berbisik.
"Ke 4 wanita ini ada di atas kita siapa sebenarnya mereka ber empat dan penduduk disini mereka sangat lemah ada di level F dan para prajurit nya juga normal ada di tingkatkan level D.
Tetapi kenapa mereka tidak terpengaruh sedikit pun apa mereka menyembunyikan kekuatan mereka"
"Ach ngawur kamu tidak mungkin mereka kebanyakan para Goblin dan Orc yang sudah berevolusi level mereka tidak akan lebih dari level D"
"Benar juga yang kamu katakan tetapi untuk 4 orang ini bagai mana"
"Mereka adalah Ras Driyad, disebut juga Dewa penjaga hutan, selama hutan yang didiami mereka masih produktif mereka memiliki level seperti kita.
Tetapi apabila hutang yang di didiami mereka habis maka level mereka pun akan melemah"
Ratu Golem dalam monitor pun berkata.
__ADS_1
"Kenapa apa kalian heran dengan mereka karena aura dominasi kalian tidak bisa mempengaruhi mereka.
Ya pasti kalian berdua heran, lihat lah di sepanjang jalan terdapat batu cahaya yang menyerap panas dan kemudian di panas tersebut tersimpan.
Dan setelah malam tiba panas yang di serap akan di rubah menjadi cahaya untuk penerangan, batu cahaya itu juga bukan hanya menyerap panas tetapi juga menyerap aura.
Sehingga aura yang di pancarkan oleh kalian terserap oleh batu cahaya sehingga para penduduk tidak satupun terpengaruh.
Dan kalian berdua hanya buang buang energi saja dengan mengeluarkan aura yang begitu besar dan aura kalian hanya menjadi makanan batu cahaya"
Setelah mendengarkan penjelasan dari Ratu Golem, ke 2 ras dewa itu pun menghilangkan aura dominasi mereka.
Mereka berdua pun sampai di gedung balai prajurit dan masuk kemudian menuju ruang rapat.
Para petinggi kerajaan Golemonst menatap sinis kedua ras dewa tersebut.
Gambar hanya ilustrasi saja.
Mereka berdua diberi tempat duduk di tengah tengah ruang rapat seolah-olah mereka sedang di sidang oleh kerajaan Golemonst.
"Selamat datang di singgasana kerajaan Golemonst saya Ratu Iblis Golem, ini adalah Suami saya Bos Golem, dan mereka adalah para pejabat kerajaan Golemonst ini.
Kalau boleh tahu siapa nama kalian ini dan ada maksud apa datang ke kerajaan Golemonst ini. Apa kedatangan kalian berdua bermaksud untuk mencari masalah. Atau kalian berdua ada hal urusan lain datang ke kerajaan Golemonst ini"
Salah satu dari ras dewa itu pun berbicara sambil sesumbar.
"Mahluk rendahan seperti kalian tidak pantas bertanya begitu kepada kami seharusnya kalian semua berlutut didepan kami.
Ini malah kalian seperti akan menyidang ras dewa yang agung seperti kami, apa kalian tidak takut kerajaan kalian ini kami hancurkan"
"Duduklah dan jawab pertanyaan dari Ratu Golem"
Tekanan di bahu yang dilakukan oleh Bos Golem membuat kedua ras dewa itu terduduk. Kedua ras dewa pun heran karena tiba-tiba Bos Golem berada di belakang mereka.
Kemudian Ratu Golem pun melanjutkan bicaranya.
"Baiklah kalau kalian tidak ingin menyebutkan nama kalian, kami hanya ingin tahu kenapa penduduk pulau langit berada di daratan.
Apakah pulau langit kalian yang banyak dikatakan oleh para penyembah dewa disebut surganya dunia sudah tidak subur lagi.
Apakah para penduduk pulau langit ingin menginvasi daratan seperti dulu karena tanah di sana sudah tidak produktif lagi"
Ke 2 ras dewa itu kaget karena Ratu Golem tahu tentang pulau langit.
"Dari mana kamu tahu tentang pulau langit tempat para dewa tinggal"
Ratu Golem pun menyalakan monitor
Cekrek....
Monitor pun menyala
"Lihat lah, apakah itu tempat tinggal kalian"
Layar monitor memperlihatkan gambar keadaan pulau langit.
"Saya tahu kalian tinggal di mana jumlah populasi kalian berepa banyak dan kekuatan tempur kalian berapa.
__ADS_1
Maka bekerja sama dengan kami jika kalian ingin kembali kesana dengan selamat"
Salah satu dari ras dewa itu pun menjadi marah dan ingin menyerang Ratu Golem.
"Apa kamu sedang mengancam kami dasar mahluk rendahan"
Dia pun bangkit dari tempat duduknya kemudian berjalan kearah Ratu Golem.
Duwar....
Crack....
Salah satu tangan dari ras dewa pun hancur karena ditembak oleh magic guns nya milik Gobang.
"Aaaaa....."
Ras dewa itu meringis kesakitan, Para kesatria suci yang berada di Ruang itu menodongkan senjata Magic Guns ke arah kedua ras dewa tersebut.
Ratu Golem pun berbicara lagi.
"Itu baru tangan yang hancur coba kalau mereka menembak kepala kalian, pasti kalian sudah tamat.
Tenang saja kami tahu regenerasi kalian cepat maka dengan hilangnya satu tangan makan akan tumbuh kembali kan.
Tetapi kalau kepala kalian yang pecah maka kalian akan mati selama lamanya, kamu kalian ingin selamat maka bekerja sama lah dengan baik"
Kedua ras dewa itu pun kembali duduk mereka merasa ketakutan karena rahasia dari para dewa sudah diketahui oleh Ratu Golem.
"Ba... baiklah apa yang kalian inginkan dari kami berdua"
"Kita ingin mengetahui saja kenapa kalian datang ke sini dan untuk apa"
Kedua ras dewa itu pun membeberkan semua.
"Kami kesini di utus oleh Batara Dewa untuk menyelidiki kejadian beberapa waktu yang lalu, ketika ada bentrokan 2 kekuatan Aura Hitam dan merah"
"Terus kenapa kalian datang dengan terang terangan menuju ke sini dengan mengeluarkan aura mendominasi sampai rakyat ku yang berada di benteng depan semua pingsan"
"Kami tadinya datang ke kerajaan Humanimalia karena kejadian itu berasal dari sana, dan setelah bertanya kepada penduduk di sana.
Kerajaan Humanimalia sudah tidak ada lagi dan kerejaan itu sudah di kuasai oleh kerajaan Golemonst sehingga kita langsung menuju ke sini.
Kami hanya ingin tahu sekuat apa orang yang telah mengalahkan Raja Bison dan merubah kerajaan Humanimalia menjadi kota Humali.
Ternyata kekuatan dan teknologi yang dimiliki oleh kerajaan Golemonst ini melampoi imajinasi kami para ras dewa.
Kalau boleh tahu siapa pemimpin kerejaan ini sebenarnya dan dari mana berasal karena infrastruktur bangunan dan teknologi sudah jauh melampoi dunia ini"
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
__ADS_1