
"Rencana hari ini kita akan kemana bang, soalnya belum semua kota kita datangi"
Lili bertanya kepada Yudi, Yudi pun menjawabnya.
"Kita akan ke sisilain kota ini, katanya daerah sana banyak yang menjual barang barang unik, siapa tau ada sesuatu yang bisa kita beli"
"Iya bang, adek setuju. Kapan kita berangkat"
"Sebentar lagi setelah pelayan yang adek tebas tangannya pulih, karena kita akan membawa mereka ber empat"
"Baiklah kalau begitu adek siap siap dulu untuk ganti pakaian"
Lili pun bangun dari tempat duduknya kemudian berjalan ke lantai kedua dan masuk kamar untuk mengganti pakaian.
**
Di Jalan menuju gerbang kota Joni dan dua pengawal yang sedang naik Kuda, memacu kudanya dengan cepat setibanya di gerbang Joni di berhentikan oleh penjaga gerbang.
"Tunggu Jon, itu kamu bawa apa"
Prajurit penjaga gerbang bertanya
Lalu Joni pun berkata kepada prajurit penjaga gerbang tersebut
"Saya di perintahkan Majikan saya untuk mengantarkan pencuri kecil ini ke tuannya, dia telah menyusup ke mansion majikan saya dan pengawal menangkapnya"
Prajurit penjaga gerbang itu pun kaget mendengar kata pencuri dan Joni memiliki majikan.
"Kamu kerja sekarang Jon, sama siapa kamu bekerja"
"Iya saya bekerja sama pemilik mansion yang ada di atas bukit itu, tuan dan nyonya muda mempekerjakan saya dan Lusi"
Joni sambil menunjuk mansion, prajurit itu pun mengangkat jempolnya.
"Hebat kamu Jon, pensiun jadi petualang dan sekarang bekerja dengan Pedagang yang kaya raya"
Prajurit penjaga itu kemudian mengeliling Joni dan melihat Asasin tersebut.
Ketika prajurit mengitari kuda yang di naiki Joni dia melihat kaki kiri Joni yang utuh. Prajurit itu menjadi kaget
__ADS_1
"Jon...Jon kaki mu, beneran itu kaki mu"
Joni pun tertawa
"Hahaha....memang kenapa dengan kaki ku"
Prajurit itu heran dan bingung
"Kok bisa kaki mu sembuh dan utuh kembali bukannya kaki kamu sudah buntung"
Joni pun menjawab dengan memuji majikannya
"Iya, itu berkat majikan ku yang baik hati, kata majikan ku, ini kaki implan, tapi bagi ku ini nyata dan asli bahkan aku dapat merasakan jari jari kaki ku"
Prajurit penjaga gerbang itu menggeleng gelengkan kepalanya seolah tidak percaya, lalu dia pun menyubit kaki baru Joni, Joni pun meringis kesakitan.
"Adududuh..apa yang kamu lakukan sakit tau"
"Iya ini asli Jon, selamat ya kaki kamu sudah kembali normal lagi, apa tidak berniat kembali menjadi petualang"
Joni menggelengkan kepalanya
"Ya baiklah, layani tuan mu dengan baik"
Prajurit itu menasehati, lalu Joni pun meminta untuk masuk ke dalam kota
"Sudah boleh masuk tidak, kita lagi buru buru soalnya"
Prajurit itu bertanya dengan terakhir kalinya
"Bentar siapa yang kirim Asasin ini kepada pemilik mansion itu"
Joni pun menjawab
"Si pak tua pedagang kain"
Lalu Joni dan kedua pengawal itu pergi meninggalkan gerbang, tidak lama setelah itu prajurit penjaga gerbang meminta tamannya yang ada di pos jaga untuk mengantikan posisinya karena dia ingin melapor kepada komandan Dalton.
Prajurit itu pun bergegas naik kuda dan pergi menuju istana untuk menghadap komandan Dalton.
__ADS_1
Joni pun telah sampai di tempat penjual kain lalu menurunkan mayat Asasin tersebut.
"Hai pak tua, ini anak buah mu aku kembalikan, jangan berani mengirimkan Asasin lagi kalau tidak usaha mu akan tamat"
Ancam Joni, pemilik toko kain itu gemetaran, di dalam hati dia pun berkata
"Tidak mungkin dia Asasin hebat, mana mungkin bisa terbunuh secepat ini, gagal sudah rencana ku untuk mencari informasi"
Lalu Joni menegur
"Kenapa kamu bengong, majikan ku berpesan lain kali kalau mau main dengan mereka langsung saja jangan menyuruh orang lain itu juga kalau kamu berani"
Setelah berbicara, Joni pun langsung pergi meninggalkan tempat tersebut,
"Aku mau mampir dulu ke guild petualang, untuk yang terakhir kali "
Joni bergumam di dalam hati, dia sebenarnya bermaksud untuk pamer karena kakinya sudah sembuh meskipun dia memakai kaki implan, dia sangat bersyukur dengan hal itu.
Kemudia Joni naik kuda dan mengajak pengawal mengikutinya ke guild petualang.
Di sisi lain kota, prajurit melaporkan kejadian tersebut kepada komandan Dalton.
"Laporan komandan, tadi Joni membawa Asasin yang menyelinap ke mansion tuan Yudi"
Komandan Dalton langsung shock
"Apa,..siapa yang berani mengirim Asasin kepada tamu kehormatan Raja Ganford"
Prajurit itu pun menjelaskan
"Joni Sekarang bekerja untuk tuan muda Yudi dia yang membawa Asasin itu kata Joni dia tertangkap oleh pengawal tuan muda Yudi dan yang memerintahkan Asasin itu adalah pemilik toko kain"
"Kurang ajar, Orang tua itu sudah bagus masih bisa hidup di kerjaan Vitwins ini masih saja berbuat ulah"
Ketika komandan Dalton sedang marah tiba-tiba Raja Ganford datang, dia mendengar percakapan antara prajurit penjaga gerbang dan komandan Dalton.
**
Maaf baru update soalnya lagi sibuk.
__ADS_1
Jangan lupa ya kak untuk Like, komen dan Vote nya juga ya.