Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Ratu Iblis Golem


__ADS_3

Warga yang melihat dan merasakan Energi dari Aura Intimidasi, membuat sekujur tubuh mereka menjadi gemetaran seperti orang yang mengalami teremor jantung mereka pun berdetak kencang.


Alexsa pun merasakan tekanan Intimidasi begitu juga si kembar Neka dan Neki tetapi Lili tidak berpengaruh sedikit pun.


Lili menggunakan sihir dimensi item Book dan mengeluarkan pedang yang di buat oleh Yudi yang di dalam pedang tersebut terkandung energi dari tanduk naga Alexsa.


Raja Bison terus Berbicara Sesumbar menyombongkan kekuatannya, sehingga membuat emosi dari Lili bergejolak.


Lili pun tidak mau kalah dia juga mengeluarkan Aura intimidasi yang di campur dengan kemarahan yang dipendam.


Aura kemarahan ini bernama Aura kemarahan Api Iblis Hitam, aura ini menyebar mengelilingi sekujur tubuh Lili kemudian membesar sehingga membuat para prajurit yang merasakan Aura Intimidasi ini menjadi Berlutut, Karena tekanan yang begitu besar.


Raja Bison pun menambah kekuatan energinya sehingga Raja Bison dan Lili beradu Energi Aura Efek dari bertubrukanya ke 2 aura ini membuat langit berubah menjadi gelap.



Warga yang tidak tahan dengan tekanan Intimidasi ini mereka satu persatu tergeletak pingsan begitu pun para prajurit Humanimalia yang banyak tergeletak pingsan karena tidak kuat menahan tekanan aura.


Bahkan burung dan hewan lainnya yang berada di hutan berlari dan terbang menjauh dari wilayah tersebut.


*


Di kerajaan Vitwins.


Raja Ganford Mempunyai Firasat buruk karena aura mencekam sampai ke kerajaan Vitwins dan warga kerajaan Vitwins pun menjadi sangat cemas karena binatang ternak pun menjadi gaduh dan tidak terkendali.


Langit di kerajaan Vitwins pun mendadak berubah menjadi gelap ini karena kerajaan Vitwins dan Humanimalia sangat berdekatan dan hanya di batasi oleh satu bukit dan Padang rumput yang terhampar luas.


*


Di tempat Goblin Batu Yudi merasa cemas karena dia juga merasakan Aura dari Lili dia pun bergesa gesa memasukan semua bijih logam dan memerintahkan 500 Goblin Batu untuk bersiap pergi ke kerajaan Golemonst.


Yudi langsung membuat segel Sihir teleportasi di dalam Goa tempat Goblin Batu berada dan segera mengaktifkan teleportasi tersebut agar segera sampai di kerajaan Golemonst.


Dengan hitungan detik Yudi dan yang lainnya pun sudah sampai di Kerajaan Golemonst tepatnya di dalam gedung balai prajurit lantai dua.


Dan kebetulan juga kesatria dari suku Herpy, Kappa dan Ogre sudah selesai menaklukan Labirin Iblis.


Setelah berada di Balai prajurit Yudi langsung bertanya kepada Tirta yang baru keluar dari labirin iblis.


"Ada apa ini Tirta, di mana Ratu Golem"


"Maaf Bos saya tidak tahu apa-apa karena kami baru keluar dari labirin iblis, mungkin nona Nana tahu apa yang terjadi"


Nana dan Giant yang sedang menunggu mendengar percakapan antara Yudi dan Tirta dia pun segera bergegas naik ke lantai atas.


"Bos Gawat...."


"Ada apa Nana.."


Yudi sebagai Bos Golem merasa gelisah begitu pula Nana yang akan memberikan kabar dari Ratu Golem.


"Kak Lili.... Pergi Menyerang ke kerajaan Humanimalia bersama Nona Alexsa dan si kembar Neka dan Neki"

__ADS_1


Semua kesatria yang ada di sana termasuk Yudi sang Bos Golem berkata serempak.


"Apa...."


Yudi pun melanjutkan bertanya kepada Nana.


"Kenapa Lili Menyerang kerajaan Lain, mana kerajaan ini tidak saya ketahui"


Nana menceritakan tentang kejadian beberapa hari yang lalu, Nana mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu ada Raja dari kerajaan Humanimalia yang membuat Onar di kerajaan ini.


Kemudian Raja tersebut melecehkan Ratu Golem dengan berkata yang tidak pantas, di sana Ratu geram dan sekarang dia menyerang kerajaan Humanimalia dengan di temani oleh nona Alexsa dan si kembar Neka dan Neki.


Setelah mendengar cerita Nana Yudi bergegas keluar balai prajurit dengan di ikuti oleh para kesatria yang baru keluar dari labirin iblis.


Yudi menggunakan sihir anti Gravitasi yang dipelajarinya dari buku sihir kuno milik Nana kemudian dia terbang.


Vivie yang melihat Bos Golem terbang langsung membentangkan saya apinya, bermaksud untuk mengikuti Bos Golem, tetapi di sana Tirta langsung berteriak kepada Vivie.


"Tunggu bawa aku bersama mu dan pasukan mu juga bawa pasukan ku"


Vivie mengerti apa yang di maksud oleh Tirta dia pun terbang pendek kemudian berkata


"Ayo pegang kakiku yang kuat kita akan terbang cepat"


Tirta pun memegang kakinya Vivie, kemudian Tirta berteriak kepada pasukannya.


"Kalian semua Ikut aku pengang prajurit Suku Herpy dengan erat kita akan menyusul tuan kita"


Bos Golem terbang dengan cepat mengikuti arah Aura yang di pancarkan oleh Lili menuju ke kerajaan Humanimalia.


*


*Di kerajaan Humanimalia


Aura intimidasi milik Lili berlahan menutupi aura milik Raja Bison sehingga Raja Bison merasa tertekan, kaki nya terasa lemas badannya terasa berat.


Seperti ada tekanan Gravitasi yang menekan tubuh Raja Bison dia pun berlahan Berlutut.


"Siap kamu sebenarnya dan bagai mana kamu bisa memiliki kekuatan seperti ini"


Lili berkata dengan lantang.


"Baiklah karena kamu sebentar lagi akan Mati maka aku akan mengungkap jati diri ku yang sebenarnya, aku adalah Ular Naga Agung dan Para manusia menyebut Ku dengan sebutan Ratu Iblis Golem.


Dan yang kamu sebut si Naga Pemalas aku beri nama dia Alexsa dia adalah salah satu dari bawahan ku, dan aku tidak bersembunyi di balik Raja Harimau Putih dia adalah salah satu bawahan dari Suamiku.


Jadi untuk sekarang kamu akan mati dengan tenang karena sudah mengetahui siapa diriku yang sebenarnya"


Raja Bison mengerang dia mengerahkan kekuatan yang tersisa untuk menyerang Lili.


"Kurang ajar, aku tidak percaya bahwa kamu Naga yang Agung, mahluk suci itu sudah punah Ratusan tahun yang lalu ketika melawan para Dewa,


Aaaa.... kamu mengaku Naga Yang Agung tapi kamu tidak akan lama hidup karena sebentar lagi kamu akan mati di tanganku"

__ADS_1


Dengan kekuatan Penuh Raja Bison berdiri dan berlari kemudian melompat untuk menerjang Lili dengan pukulan penghancur Gunung andalannya.


"Hia...t...t. Jurus Pukulan Penghancur Gunung"


Wuss....


Tangan Raja Bison diselimuti oleh sihir elemen api dan melaju kearah Lili, Lili dengan sigap melangkah kakinya dan mengayunkan pedangnya yang telah di aliri Sihir Magic Sword dan seketika pedang milik Lili menjadi sangat tajam.


"Tebasan Samping...."


Wuss....


Crack....


Ayunan pedang Lili menebas kearah Samping tepat mengenai leher Raja Bison sehingga seketika Raja Bison Lehernya putus dan kepala Raja Bison terpisah dari badannya.


*


Di angkasa Yudi terbang dengan kecepatan tinggi mengikuti Aura Hitam milik Lili yang mulai memudar dan menghilang, Yudi menambahkan kecepatan terbangnya.


Di belakang Yudi Vivie yang dikenal sebagai orang yang paling cepat terbangnya di suku Herpy dia ketinggalan jauh bahkan wujud Yudi sudah tidak kelihatan oleh pandangan mata Vivie.


Yudi pun sampai di kerajaan Humanimalia melihat kebawah kota dan banyak orang yang sedang berkerumun.


Yudi kemudian turun ke bawah setelah itu dia mengeluarkan Sihir Dimensi Item Room dan mengeluarkan 500 Golem kesatria besi dan kemudian Yudi pun menghampiri Lili.


Kemudian Lili melihat kearah Yudi dan Lili pun berlari menghampiri Yudi kemudian Lili memeluk Yudi dengan erat sambil menangis.


Berlahan aura hitam menghilang dan langit pun menjadi cerah kembali. Sambil menangis Lili mengadu kepada Yudi.


"Bang, adek sudah menjadi pembunuh..."


Yudi menenangkan hati Lili


"Sudahlah jangan bersedih, kamu melakukan hal yang benar dengan membunuh dia, kalau kamu tidak membunuhnya suatu saat akan menjadi ancaman untuk kerajaan kita.


Dengan kamu membunuh Raja di kerajaan ini justru kamu lah yang di anggap sebagai seorang Pahlawan, lihat lah mereka semua berlutut padamu"


Semua warga kerajaan Humanimalia Berlutut didepan Lili dan Yudi, mereka berbicara dengan serempak.


"Terimalah Hormat Dari kami para penduduk Kerajaan Humanimalia, Terima kasih Anda telah Membunuh Raja kami yang lalim, sekarang kami sudah tidak lagi meresa tertekan dan terancam"


Bahkan semua prajurit yang sudah tersadar mereka menjatuhkan senjatanya dan ikut Berlutut kepada Lili. 2 orang Jenderal Yang memegang peranan penting di kerajaan ini berjalan mendekati Lili dan Yudi.


Kemudian dia berlutut


"Terima lah Hormat kami Ratu"


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.

__ADS_1


__ADS_2