Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Dari Awal Aku Tidak Berhianat


__ADS_3

Sesampainya di sana masih banyak pasukan kumbang gajah yang di pimpin oleh jenderal Kumbang gajah bertanduk tiga


Jenderal Kumbang gajah disebut juga Jenderal tanduk tiga, dia adalah jenderal terkuat yang ada di Dungeon lantai ke 14 ini.


Jenderal tanduk tiga pun berkata sambil berteriak.


"Hai prajurit kenapa kamu berkhianat, bukanya aku perintahkan kalian untuk menghadang musuh kenapa kalian malah bersekutu.


Apa kalian sudah bosan hidup, kalau sampai Raja iblis Chimera tahu kalian semuanya akan di bantai olehnya"


Kemudian salah satu kapten yang memimpin penyerangan tadi pun berbicara kepada jenderal tanduk tiga.


"Maaf jenderal, kami sebenarnya tidak berkhianat kami merasa ada di jalur yang benar, selama ini kami menjadi prajurit dari Raja iblis Chimera karena kami takut.


Tetapi sekarang, pemilik dari kerajaan ini telah datang dan kita sudah bersumpah setia waktu kami masih kecil, akan mengikuti putra mahkota kerajaan Hilia ini"


"Persetan dengan putra mahkota kerajaan Hilia, semua sudah dibantai oleh Raja iblis Chimera. Kalau memang mereka masih hidup aku adalah orang pertama yang akan setia kepada dia.


Tapi kenyataannya sekarang kalian malah berkhianat dengan orang orang dari kerajaan lain yang menginvasi Dungeon Raja Iblis Chimera ini.


Aku tidak akan bergeming kepada siapapun yang ingin menghancurkan Dungeon ini dan menguasainya, ini tempat kelahiran ku hidup dan mati ku ada di tempat ini.


Jadi kalau kalian semua tetap memihak musuh maka aku tidak akan segan membunuh kalian semua"


Kapten itu pun berbicara lagi untuk meyakinkan.


"Jenderal apa kamu yakin orang pertama yang akan setia kepada putra mahkota kerajaan Hilia, tapi kenapa kamu tidak sadar juga"


Jenderal tanduk tiga menyangkal


"Sadar kepala mu, dari dulu aku sudah dalam keadaan sadar, ingat Raja Kotama Sunne Sudah lama meninggal bahkan seluruh keluarga kerajaan termasuk putra mahkota dan bahkan anak dari jenderal besar kinta Maru sudah di habisi oleh Raja iblis Chimera.


Jadi kepada siapa lagi aku harus melayani selain kepada Raja iblis Chimera, dia adalah Raja terkuat di benua ini bahkan kekaisaran Chalutac tidak berani mengusik Dungeon ini.


Tetapi kalian semua entah ada keberanian dari mana, menyerang kota Hilia dan masuk ke Dungeon ini, sebentar lagi kalian akan binasa jadi bersiaplah"


Rara maju kedepan dan berbicara dengan lantang.


"Hai tanduk tiga, kamu memang sudah sadar tetapi kamu tidak menggunakan akal sehat mu untuk berfikir, biar otak mu jadi encer ayo kita bertarung"


Rara pun menantang jenderal tanduk tiga, jenderal tanduk tiga pun tercengan dengan perkataan Rara, dia tidak tahu siapa Rara karena dia sudah beresolusi.


Dan hanya Ratu semut lah yang menyebut tanduk tiga kepada jenderal tanduk tiga.


"Siapa kamu berani menantang ku, aku tidak takut dengan siapapun"


Memang Jenderal tanduk tiga itu adalah makhluk yang sedikit bodoh dia lebih suka menggunakan otot dari pada menggunakan otaknya.


"Apa kamu tidak mengenalku dasar bodoh, Nama ku sekarang Rara, aku adalah Ratu Semut Penjaga Dunggio lantai 9"

__ADS_1


Jenderal tanduk tiga pun tercengang melihat Rara karena bentuk fisiknya berubah total menjadi 180 derajat, dan Rara memiliki tubuh Humanoid sempurna.


Bahkan pasukan semut pun sama mereka memiliki wujud humanoid, hanya perbedaanya, cangkang asalnya menjadi armor pelindung dada kaki dan tangan bahkan helm yang ada antena semut.


"Apa, kamu Ratu semut, kenapa kamu berubah drastis seperti ini dan bahkan kamu juga bergabung dengan prajurit musuh. Kamu juga sudah berhianat"


Rara tersenyum


"Dari awal aku tidak berhianat, aku masih setia kepada tuan ku Oni Maru yang sudah menjadi patner sejak kami masih kecil.


Bahkan aku bergabung menjadi prajurit Raja Iblis Chimera hanya untuk melindungi keluarga tuanku yang di tahan di lantai 10 Dungeon ini.


Dan sekarang Tuan ku Oni Maru sudah kembali bersama Putra Mahkota Kit Sunne sehingga aku tidak mungkin lagi memihak Raja iblis Chimera"


Jenderal tanduk tiga malah tertawa terbahak bahak.


"Hahaha....Ratu semut kamu juga sudah gila, Oni Maru dan kit Sunne itu sudah mati waktu kudeta Raja iblis Chimera"


Oni pun mendekati Rara dan berkata.


"Kalau aku sudah mati bersama kit, mungkin yang ada di depan mu ini adalah arwahnya yang akan menuntut balas kepada Raja iblis Chimera dan anak buahnya"


Jenderal tanduk tiga pun menjadi kaget karena ada pemuda yang mengaku sebagai Oni Maru.


"Si...siapa kamu jangan mengaku menjadi Oni Maru anak dari jenderal besar kinta Maru"


Rara menjawab pertanyaan dari jenderal tanduk tiga.


Kit pun unjuk Bicara dan mendekati oni dan Rara.


"Sudah...sudah...jangan banyak bicara lagi karena waktu kita terbatas"


Kemudian Kit berbicara kepada jenderal tanduk tiga.


"Hai tanduk tiga, aku tidak ingin bertarung dengan pasukan mu, kami hanya ingin menuju kelantai 15 cepat buka gerbangnya karena aku tahu kuncinya di pegang sama kamu.


Aku akan membalas jasamu nanti setelah menghabisi Raja iblis Chimera, ayo bukalah, itung-itung membalas jasaku yang telah menyelamatkan mu waktu kamu tenggelam di danau beberapa tahun yang lalu"


Jenderal tanduk tiga seperti terhipnotis oleh perkataan dari kit, didalam hati jenderal tanduk tiga berkata.


"Siapa dia kenapa dia tahu waktu aku kecil aku tenggelam di danau dan dia mengaku menyelamatkan ku, padahal waktu itu yang menyelamatkan ku adalah pangeran kit Sunne"


Jenderal tanduk tiga pun dengan ragu mengeluarkan kunci gerbang menuju lantai 15 dan kunci tersebut langsung di ambil oleh Rara dan kemudian Rara membuka pintu gerbang menuju lantai ke 15.


Semua pasukan Golemonst langsung berangkat tanpa memperdulikan prajurit kumbah gajah, dan jenderal tanduk tiga pun berdiri mematung.


Kit berbicara kepada kapten kumbang Gajah.


"Kalian jangan ikut tinggal lah di sini, kalau aku mau meminta bantuan aku akan memanggil kalian"

__ADS_1


Kapten itu pun mengangguk.


"Baik tuanku kit Sunne"


Kit pun pergi dengan pasukan Golemonst menuju lantai 15, dan beruntung di lantai ke 14 ini tidak terjadi pertarungan yang sengit.


Setelah beberapa lama Jenderal tanduk tiga pun tersadar dia langsung berlutut dan meneteskan air matanya.


Brak...


"Maaf kan aku tuan ku kit Sunne, saya kira anda sudah meninggal karena sudah 20 tahun berlalu, aku berjanji akan setia menjadi pengawal dan pelayan Anda"


Jenderal tanduk tiga pun mengangkat kepalanya dan hanya ada kapten kumbang Gajah di Depannya.


Jenderal tanduk tiga pun merasa malu karena dia berlutut di depan anak buahnya.


"Kurang ajar kamu dasar kapten tidak tahu diri, kenapa kamu tidak memberi tahu bahwa tuan kit Sunne masih hidup"


Jenderal tanduk tiga pun berdiri dan mencekik leher dari kapten kumbang Gajah.


Kapten itu malah tertawa sambil di cekik oleh jenderal tanduk tiga.


"Hahaha....Dasar jenderal, berkali-kali aku berbicara mengatakan itu, tetapi kamu keras kepala dan tetap berdalih bahwa tuanku kit Sunne sudah mati"


Jenderal tanduk tiga pun melepaskan cekikannya.


"Kurang ajar, aku harus menyusul mereka dan meminta maaf kepada tuanku kit Sunne"


Jenderal tanduk tiga pun melangkah pergi tetapi dipanggil oleh kaptennya.


"Jenderal tuanku kit Sunne memerintahkan kita tetap berada di sini, dia akan meminta bantuan kalau dia terdesak"


Jenderal tanduk tiga pun menghentikan langkahnya, kemudian dia melirik ke arah kaptennya tersebut dan berkata.


"Dengarkan wahai prajurit Kumbang gajah, kalian tinggal disini dan patuhi semua perintah kapten kalian"


Jenderal tanduk tiga sambil menunjuk kearah kapten kumbang Gajah. Kemudian dia berkata lagi.


"Aku akan pergi sendiri, kalau aku tidak kembali dia lah jenderal pengganti ku nanti"


Jenderal tanduk tiga menunjuk kapten kumbang Gajah dan kemudian dia pergi menuju ke lantai 15.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2