
Lili menjawab pertanyaan dari Nana "dia Liones"
Semua tersentak kaget dan berbicara secara bersamaan "tuan Liones"
Lili dan Yudi mengangguk kemudian Giant bertanya "kenapa tuan Liones bisa terkapar seperti ini"
"Dia terkena racun yang sangat mematikan, racun dari jenderal pasukan Deathstalker, bukan hanya itu saja semua pasukan Golemonst terkapar di Dungeon lantai 18 karena terkena racun termasuk Gocir" jawab Lili
Semua kembali kaget mendengar berita tersebut tetapi Yudi langsung meluruskan berita itu "para pasukan Golemonst sudah di sembuhkan tetapi stamina mereka habis jadi perlu beristirahat beberapa hari untuk mengembalikan staminanya"
Zagred, Giant dan Nana langsung mengelus dada mereka "syukurlah..."
"Ayo cepat kita pulang ke Golemonst untuk mengobati Liones, mana Yuri apa dia disini" ucap Lili.
Giant pun segera memanggil Yuri untuk segera datang dan tidak lama setelah itu Yuri pun menghampiri.
"Yuri kamu menunggu di sini, setelah semua pasukan kita kembali kesini baru kamu ikut pulang ke Golemonst kita hanya akan mengajak Nana saja untuk pulang" ucap Lili.
Yuri pun langsung mengangguk "baik Ratu..."
Yudi pun menitipkan pesan kepada mereka dan setelah itu semua yang akan pulang ke kerajaan Golemonst mendekati Yudi dan Lili.
Yudi kembali menggunakan sihir teleportasi untuk pulang kembali ke kerajaan Golemonst. Lingkar sihir pun terbentuk kemudian mengelilingi mereka dan mereka berlahan menghilang dan berpindah ke kerajaan Golemonst.
Mereka berpindah langsung kegedung balai prajurit di tengah ruangan singgasana kerajaan Golemonst.
Dan setelah mereka sampai Lili langsung memerintahkan anak buah Liones untuk membawanya kerumah sakit dan setelah itu mereka kembali ke kediaman Liones untuk beristirahat.
Mereka pun segera pergi dengan membawa tandu yang berisi Liones, menuruni tangga lantai dua dan melewati resepsionis yang kebetulan disana sedang duduk Hila dan Laila.
Rombongan orang yang membawa Liones tidak berkata kata dia langsung lewat resepsionis dan keluar dari gedung balai prajurit menuju rumah sakit.
Laila yang melihat itu langsung kaget "apa...apa Ratu dan Raja Golem sudah kembali"
Hila dan Laila menatap tangga dan disana terlihat beberapa kaki yang menuruni tangga, brak...brak... langkah kaki berlahan menuruni tangga dan semakin lama semakin kelihatan siapa orang yang turun dari tangga tersebut.
__ADS_1
Mereka adalah Lili si Ratu Golem, Yudi Sang Raja Golem, Alexsa si Nona Naga dan Nana.
Empat orang menuruni tangga, Hila dan Laila langsung berdiri dan menghormat kemudian berkata "selamat datang kembali Raja dan Ratu Golem"
Yudi dan Lili tersenyum kemudian Lili berkata "Hila, Laila kabari semua orang bahwa kita sudah kembali tetapi aku tidak mau di ganggu dulu, aku capek dan mau beristirahat. Kabari Mentri dan pejabat untuk mengadakan pertemuan"
Hila dan Laila menjawab dengan tegas dan seperti menjawab seorang TNI "siap laksanakan..."
Yudi dan Lili kembali masuk keruangan pribadinya sedangkan Alexsa mengajak Nana untuk berendam di pemandian air panas supaya melepaskan lelah dan letih mereka.
**
Keesokan harinya
Pertemuan pun di gelar, laporan demi laporan di paparkan oleh semua Mentri dan pejabat kerajaan dan pembangunan yang sudah berjalan sudah selesai, pembangunan jalan tembusan Golemonst dan kota Humali sudah selesai.
Pembangunan jalan dan kota antar desa ogre dan desa Kappa sebagai transit kekerajaan Mabuya sudah selesai dengan cepat.
Yudi dan Lili pun puas atas kinerja mereka sehingga Yudi dan Lili pun memuji mereka.
"Raja iblis Chimera berhasil kita kalahkan dan terbunuh boleh kit, dan sekarang dia yang menguasai seluruh Dungeon tersebut" ucap Yudi.
Tetapi ada salah satu Mentri yang berbicara "mengapa bukan kita yang menguasai seluruh Dungeon tersebut, kenapa harus tuan kit yang berkuasa di sana"
"Kit itu putra mahkota kerajaan Hilia jadi dialah yang seharusnya melanjutkan tahta yang sudah di curi dari keluarganya oleh Raja iblis Chimera" ucap Yudi
Kemudian Lili pun berkata "kita kerajaan yang baru terbentuk dan kita juga baru menguasai kerajaan Humanimalia dan di jadikan kota Humali, kalau kita menguasai gurun Hilia sebagai daerah kekuasaan kita,
Saya takutkan tidak dapat mengelolanya secara optimal dan malah akan menyengsarakan rakyat, saya tidak mau itu terjadi bila harus membuat rakyat menderita"
Mereka pun mengangguk dan kemudian Yudi berbicara "tenang saja kita banyak mendapatkan harta jarahan perang dari senjata, logam hingga emas murni yang akan membuat negri ini makmur untuk selamanya"
Semua orang menjadi gembira mendengar raja mereka mendapatkan harta yang banyak tetapi ada kerisauan dari mereka karena melihat kemarin Liones dibawa menggunakan tandu oleh anak buahnya.
Kemudian salah satu dari mereka bertanya "tuanku Raja Golem, bagai mana dengan pasukan kita, kenapa mereka tidak kembali bersama anda, apakah banyak korban jiwa yang jatuh dari pihak kita"
__ADS_1
Yudi dan Lili menundukan kepalanya, sehingga mereka pun menebak bahwa banyak prajurit yang gugur di Medan perang.
Kepala suku Kappa yang menjadi salah satu Mentri di Golemonst ini bertanya "Bagai mana dengan anak ku Aquos dan suku Kappa yang ikut berperang"
Kepala suku ogre pun ikut bertanya "Tirta dan semua prajurit suku ogre apa mereka gugur di Medan perang"
"Vivie dan semua suku Herpy" kepala suku Herpy bertanya.
"Anaku satu satunya, Agis dan semua suku drak Elf apa mereka juga gugur" kepala suku Telinga panjang atau drak Elf ikut bertanya.
Melihat Yudi dan Lili tidak menjawab, raut mereka dari bercahaya karena mendengar raja mereka mendapatkan harta jarahan yang banyak, sekarang berubah menjadi raut muka kesedihan.
Kemudian Lili mulai membuka mulutnya untuk bersuara " Pasukan dari Humali dan pasukan Zagred mereka aman di kota Hilia"
Semua orang bernapas lega raut mereka berubah seakan ada harapan, kemudian Lili melanjutkan "tetapi...." Lili tidak melanjutkan bicaranya dan mereka pun kembali menundukan kepalanya dan kesedihan menyelimuti mereka semua.
"Pasukan kita....semua....terkena racun yang sangat mematikan di dalam Dungeon" ucap Lili sambil menundukkan kepalanya.
Semua orang langsung meratapi kemalangan para pasukan Golemonst yang terkena racun di dalam Dungeon dan mereka berpikir bahwa semua pasukan Golemonst sudah tewas di tempat itu.
Liones orang yang paling kuat di antara mereka semua harus berbaring lemah tak berdaya, apa lagi para pasukan Golemonst yang kebanyakan hanya kesatria dan kesatria suci.
Pupus sudah harapan mereka, bahkan ras yang mereka banggakan sudah tidak ada lagi.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1