
Para pengawal orang itu langsung menyerang dengan mengayunkan pedang mereka, para pelayan pun menakisnya dengan tangan kosong tanpa memakai senjata.
Pertarungan enam orang pengawal dan empat orang pelayan tidak terelakan, para pelayan membawa pertarungan sengaja menjauhi tuan mereka supaya mereka bisa leluasa bergerak dan tidak turun tangan untuk melawan para pengawal dari anak bangsawan tersebut.
Pertarungan mereka lumayan sengit, mereka bertarung sekitar sepuluh sampai lima belas meter dari Yudi dan Lili.
Yudi berjalan mengambil benda yang katanya si anak bangsawan itu adalah benda limited edition barang mahal yang tidak ternilai harganya.
Ketika Yudi mengambil barang tersebut, si anak bangsawan berteriak
"Apa yang kau lakukan bajingan itu barang ku kembalikan sini"
Yudi tidak menghiraukan ocehan anak bangsawan itu dia membuka kotak tersebut, setelah membukanya Lili langsung tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha....barang limited edition barang langka dan mahal ternyata sepasang sepatu yang berlebel CCS"
Yudi pun ikut tertawa
"Hahaha....kirain barang apaan ternyata sepatu"
Anak bangsawan itu mukanya memerah menahan amarah kepada Yudi dan Lili,
"Kamu orang baru tidak akan tau barang mahal dan berharga, itu aku dapatkan susah tau, harganya sangat mahal karena sepatu itu dilengkapi dengan sihir"
Mendengar kata kata itu Yudi dan Lili tidak tahan untuk tertawa sambil memegang perutnya masing masing.
"Memang kamu membeli barang ini berapa, dan seberapa susah kamu mendapatkan sepatu ini"
Yudi bertanya, tetapi di jawab oleh anak bangsawan itu dengan nada merendahkan
"Dasar tidak tau diri, barang itu terbatas, para bangsawan berebut ingin membeli sepatu itu dengan harga tinggi, bahkan aku dapat di pelelangan dengan harga dua ratus uang koin emas"
Lili menyeringai
"Kurang ajar si Inojin itu dia menjual barang dari kita berkali-kali lipat dengan harga yang kita berikan"
Yudi pun ikut berbicara kepada Lili
"Yah, itulah dunia jualan, mereka membeli dengan harga murah dan menjual dengan harga yang mahal itu sudah biasa, karena perinsip dangang di manapun sama. Dengan modal yang sekecil kecilnya dan dapat untung yang sebesar besarnya"
__ADS_1
Mendengar percakapan Yudi dan Lili si anak bangsawan itu kaget
"Ja...jadi kalian pedagang yang sedang banyak di perbincangkan oleh para petinggi negri ini yang katanya membawa kerbau langka yang sangat buas dan memiliki buah Dewa"
Yudi dan Lili mengangguk
Anak bangsawan itu lalu berteriak kepada para pengawalnya.
"Pengawal hentikan pertarungan kalian"
Anak bangsawan itu tidak melirik kearah pertarungan antara pengawalnya dan pelayan Yudi dan Lili, dia hanya pokus kepada Yudi dan Lili yang mencemooh dirinya.
Lili pun berkata
"Dari tadi juga pertarungannya sudah berhenti, emang kemana saja kamu selama ini sampai tidak sadar pertarungan sudah berhenti dari tadi"
Anak bangsawan itu melirik dan melihat para pengawalnya sudah babak belur dan terkapar tidak bisa bangkit.
Keringat dingin menetes deras di wajah anak bangsawan itu badanya gemetar karena ketakutan,
"Maaf tuan dan nyonya, saya tidak mengenali anda, kalau saja saya tau dari awal Anda pedagang yang sedang hangat di bicarakan saya tidak akan berani menyinggung anda berdua"
Anak bangsawan itu sadar diri, karena dia pernah mendengar raja Ganford berpesan kepada seluruh petinggi dan bangsawan kerajaan, untuk tidak menyinggung Yudi dan Lili dan apabila ada yang menyinggung mereka berdua maka gelar kebangsawanannya akan di copot.
Yudi pun menerima permintaan maaf anak bangsawan tersebut
"Ya sudah, karena kamu tadi membuat kami tertawa maka permintaan maaf mu kami terima, dan untuk sepatu ini aku akan menggantinya"
Yudi pun membuka tas ransel yang dia bawa lalu mengeluarkan sepasang sepatu kulit dari tas ransel tersebut, lalu memberikannya kepada anak bangsawan itu.
Sebetulnya sepatu yang jatuh itu tidak lecet sama sekali bahkan tidak rusak, Yudi hanya berbaik hati saja karena sepatu yang anak bangsawan beli dari Guild pedagang yang di lelang begitu mahal, jadi Yudi memberikan sepatu itu supaya uang yang dia keluarkan tidak terlalu mubajir
"Ini adalah ganti dari sepatu mu yang terjatuh, dan ini aku kembalikan sepatu mu"
Yudi memberikan dua pasang sepatu yaitu satu pasang sepatu yang jatuh dan satu pasang lagi pemberian cuma cuma dari Yudi
Anak bangsawan itu mengambil ke dua pasang Sepatu tanpa ragu, dia pun telah melupakan rasa sakit di pipinya akibat tamparan Lili. Dia mengambil sepatu itu dengan senang.
"Terima kasih tuan dan nyonya, maaf aku sudah menyinggung kalian berdua, untuk permintaan maaf kalau butuh sesuatu bisa kalian cari aku, namaku kinkin, anak dari Baron Kinan salah satu bangsawan tertinggi di kerajaan Vitwins ini"
__ADS_1
Yudi dan Lili pun tersenyum
"Baik lah jangan panggil aku tuan panggil saja aku Yudi dan ini istri saya Lili"
Anak bangsawan itu bernama kinkin dan dia anak seorang Baron, dia tau diri karena ada ancaman dari raja Ganford siapapun yang menyinggung pedagang dari perusahaan dagang Kiara dia tidak segan untuk mencopot gelar kebangsawanannya.
Perusahaan dagang Kiara adalah nama perusahaan dagang milik Yudi dan Lili, ketika mereka masuk kota dan mengisi berkas berkas Yudi memasukan dan menulis di kolom isian bahwa mereka dari perusahaan dagang Kiara.
Kinkin yang tadinya memandang rendah Yudi dan Lili seketika berubah sikap dia seperti seekor anjing yang menjilat tuannya.
"Kak Yudi terima kasih telah maafkan saya yang tidak tahu diri ini, dan terima kasih sepatunya saya sangat menginginkannya, kalau ada apa-apa cepat hubungi saya ya kak saya akan bantu sebisanya"
Para pengawal yang tadi terkapar mulai bangkit dan berdiri mereka menghampiri majikannya sambil menundukan kepala
Kinkin pun sedikit malu lalu dia mencari alasan untuk meninggalkan tempat tersebut
"Kak saya ada urusan lain lagi saya mau pamit dulu, ingat kalau Kaka berdua butuh bantuan hubungi saya"
Yudi dan Lili mengangguk sambil tersenyum
"Ya sudah, nanti saya akan mencari kamu kalau punya masalah, silahkan kalau mau pergi, saya juga sekarang lagi banyak urusan"
Kinkin pun pergi meninggalkan Yudi dan Lili sambil melambaikan tangan
"Sampai ketemu lagi di lain hari"
Kinkin pergi semakin jauh dari Yudi dan Lili dengan muka yang merah dan ada bekas telapak tangan Lili di mukanya, dia pun bergumam dalam hati
"Untung mereka baik kalau tidak habislah sudah keluargaku dan pasti aku akan di bunuh oleh ayahku sendiri, aku harus menjalin hubungan baik dengan mereka supaya Raja Ganford senang terhadap ku dan bisa mempersunting putri Eisa yang baru sembuh dari penyakitnya"
Yudi dan Lili pun melanjutkan perjalanannya menuju pasar tradisional yang ada di sisi lain kerajaan Vitwins.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like ya
Komen dong supaya author nya semangat
Vote jangan lupa
__ADS_1
*Rate**
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update