
Satu persatu pasukan Golemonst terkapar tidak berdaya, tetapi tiba tiba dari arah yang jauh muncul bola api yang meluncur sangat kencang dan menghantam pasukan musuh.
Wuss....
Duwar....
Beberapa puluh orang musuh langsung terkena serangan bola api tersebut dan langsung terbakar sampai hangus.
Dari kejauhan ternyata itu adalah Alexsa yang melancarkan serangan jarak jauh. Dia berjalan bersama dengan Lili dan yang lainnya.
Rara langsung berteriak kepada anak buahnya.
"Serang...."
Pasukan semut pun berlari menyerang pasukan musuh dan pertempuran pun dimulai lagi sedangkan pasukan Golemonst hampir semuanya terkapar karena terkena racun.
Rara menghampiri Oni, Heny menghampiri Kit, Lili dan Alexsa menghampiri Yudi, dan di ikuti dari belakang oleh Liones dan anak buahnya.
"Dek apakah kamu sudah baikan"
Lili mengangguk
"Sudah bang, adek hanya kecapean"
Kemudian di sisi lain kit terkejut.
"Apakah ini kamu Heny, ka...kamu menjadi cantik sekali"
Heny mengangguk sambil tersenyum tipis.
"Iya tuan ku ini aku Heny"
Oni pun menatap kagum karena Heny sekarang sudah seperti Rara dan Mia yang memiliki tubuh Humanoid sempurna dan ternyata efek kelelahan Lili itu berasal dari berevolusinya Heny menjadi wujud yang sekarang.
Kemudian Rara berkata.
"Kak Heny, Molting dan keluar dengan wujud yang baru, itu juga pernah terjadi kepada ku sesudah master Yudi memberiku nama dan akupun berubah menjadi begini"
Kit pun menoleh kepada Lili dan Yudi kemudian dia membungkukan badannya.
"Terima kasih Master, karena telah membuat patner ku menjadi secantik ini, aku berjanji akan melayani anda berdua sampai mati"
Heny, Rara dan Oni pun ikut membungkukkan badannya.
"Kami juga akan mengabdi dan melayani anda berdua sampai mati"
Yudi dan Lili pun saling pandang dan tersenyum. Kemudian Lili pun berkata.
"Berdiri lah dan jangan pikirkan itu sekarang yang lebih utama adalah mengalahkan pasukan musuh dan mengobati pasukan yang sedang terluka"
Heny pun memerintahkan kepada anak buahnya.
"Evakuasi semua korban jauhkan dari tempat pertarungan"
Pasukan lebah madu pun mengevakuasi pasukan Golemonst, dan semua orang telah di evakuasi sedangkan pasukan semut bertempur melawan pasukan Centipidae yang mengeluarkan racun.
Tetapi racun dari pasukan musuh tidak berguna kepada pasukan semut karena mereka pun memiliki racun juga sehingga mereka pun kebal terhadap racun musuh.
Lili pun berkata
"Kalau begini terus pasukan Rara akan kalah karena kelihatannya pasukan musuh lebih kuat dan kita harus turun tangan untuk mengakhiri pertempuran ini"
Yudi pun mengangguk.
"Baiklah dek, ayo kita habisi mereka semua"
Wuss....
Wuss....
__ADS_1
Lili dan Yudi berubah ke mode tempur, Lili memakai Armor Jirah putih dengan gaun putih dan pedang tanduk naga yang memiliki gagang pegang yang panjang.
Sedangkan Yudi memakai Jirah Armor hitam milik Legia Lareagon dengan pedang Hitam yang di beri nama seperti Wyvern miliknya yaitu Pedang shadow Tiger karena di pedang tersebut terdapat kuku Liones.
Lili memerintahkan kepada Rara.
"Rara suruh pasukan mu untuk mundur"
Rara pun mengangguk.
"Pasukan semut mundur...."
Semua pasukan semut pun mundur dan ada beberapa pasukan yang tewas dalam pertarungan tersebut karena musuh lebih kuat.
Setelah mundur Lili memulai serangan dengan mengayunkan pedangnya.
"Ayunan pedang naga Api...."
Wuss....
Siut....
Crack....
Duwar....
Dari kejauhan aura pedang milik Lili melesat menebas bener puluh orang musuh kemudian menimbulkan suara ledakan.
Yudi pun sama dia mengayunkan pedangnya.
"Jurus pedang cakar Harimau angin..."
Wuss....
Crack....
Crack....
Alexsa tidak mau kalah dia mengeluarkan sihir elemen api.
"Jurus Meteor api...."
Wuss....
Wuss....
Puluhan bola api keluar dari segel Sihir yang berada di atas kepala Alexsa dan melesat kearah pasukan musuh.
Duwar....
Duwar....
Bola api Alexsa pun menghantam tanah dan menimbulkan ledakan sehingga musuh yang berada di area tersebut terkena ledakan dan mati.
Pasukan musuh pun menjadi Murat Marit pertahanan dan formasi bertempur nya pun menjadi acak acakan karena menghindari bola api dari Alexsa.
Liones pun merasa gatal dia pune terang musuh dari jarak jauh.
"Jurus cakar Harimau angin...."
Wuss....
Crack....
Yudi, Lili, Alexsa dan Lionel pun menyerang bersama-sama dan terus menerus sehingga pasukan musuh terus berkurang.
Sampai tinggal 20 persen lagi pasukan musuh yang di pimpin oleh jenderal mereka pun mengangkat bendera putih dan mereka pun menyerahkan kalah.
Yudi yang melihat itupun menghentikan untuk menyerang.
__ADS_1
"Sudah cukup jangan menyerang lagi mereka sudah menyerahkan"
Mereka pun menghentikan serangannya, kemudian Yudi melirik kearah Mia yang sedang melindungi Agis yang terkapar karena tidak sengaja terkena percikan racun pelumpuh saraf.
"Mia perintahkan anak buah mu, untuk mengikat mereka semua"
Mia dengan raut muka berkaca kaca dan memegangi suaminya mengangguk.
"Anak anak, Ikat musuh dengan tali laba laba kalian, ikan erat mereka semuanya"
Anak buah Mia pun menghampiri pasukan musuh yang sudah menyerah, kemudian anak buah Mia mengeluarkan jaring laba-laba dari tangannya mirip seperti Spiderman mereka mengikat musuh dengan jaring laba-laba tersebut.
Perang di lantai 18 pun selesai dengan menyerahnya pasukan musuh, tetapi banyak pasukan Golemonst yang terluka dan terkena racun dari mereka dan banyak juga pasukan semut yang harus mati menghadapi pasukan musuh tersebut.
Mia, Rara dan Heny berkata kepada Lili dan Yudi.
"Maaf master, kami bertiga tidak dapat menyembuhkan Mereka semua, karena racun Pelumpuh saraf milik pasukan Centipidae tidak memiliki penawar.
Mereka pasukan terkuat di Dungeon Raja Iblis Chimera ini, tidak ada yang berani mengusik mereka bahkan para dewa pun takut dengan racun mereka"
Oni dan kit pun gelisah kemudian kit Berbicara.
"Lantai ke 18 ini dahulu hanya hutan dan taman saja tetapi sekarang entah dari mana makhluk ini berasal karena dulu tidak ada pasukan Centipidae.
Bahkan aku khawatir dengan pasukan Golemonst kalau di biarkan mereka bisa meninggal dunia, dan kalau tidak mengingal pun mereka akan menderita dan menjadi lumpuh selama hidupnya"
Di daerah itu terdapat kolam yang lumayan besar dan Lili pun berbisik kepada Yudi.
"Bang, kita harus menolong mereka, kita gunakan saja jurus itu"
Yudi pun mengangguk
"Baiklah dek ayo kita lakukan bersama"
Kemudian Yudi dan Lili menggunakan sihir elemen air mereka mengangkat air dari kolam tersebut dan menyelimuti semua pasukan yang telah terkena oleh racun pelumpuh saraf.
Wuss....
Setelah semua orang diselimuti oleh air mereka pun melayang di udara, Yudi dan Lili terus menggerakkan tangannya untuk mengerakan air tersebut.
Yudi dan Lili pun berteriak bersama sama.
"Sihir pemisah unsur...."
Kemudian Lili berdoa sambil menggunakan sihir pengobatannya.
"Dengan menyebut sang pencipta alam semesta yang maha pengasih lagi maha penyayang, hamba mohon berilah kami kekuatan untuk dapat menyembuhkan para prajurit yang terkena racun...."
Kemudian secara tiba tiba, racun keluar dari pori-pori tubuh semua orang warna racun yang membentuk bulatan di dalam air tersebut berwarna ungu.
Racun tersebut terus keluar dari dalam pori-pori kulit para pasukan Golemonst, Yudi dengan sihir elemen air dan digabung dengan sihir pemisah unsur memisahkan antara air dan racun.
Yudi sudah menyiapkan tempat seperti tong yang terbuat dari nikel kemudian memasukan racun tersebut kedalam tong dan setelah itu racun tersebut di masukan kedalam sihir dimensi item Book.
Pengobatan pun selesai dan semua orang di turunkan dan air pun terpecah sehingga mereka pun menjadi basah dan pingsan.
"Bawa mereka ke dalam bangunan dan biarkan mereka beristirahat"
Yudi memerintahkan kepada prajurit yang tersisa termasuk prajurit semut dan prajurit lebah Madu.
Setelah semua orang di pindahkan mereka pun menerima pengobatan lebih lanjut dari pasukan lebah madu dan memberikan madu mereka untuk mengembalikan stamina pasukan Golemonst.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
__ADS_1
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.