Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Kekalahan HobGoblin


__ADS_3

Hari ke 3 pesta perjamuan yang diadakan di kerajaan Golemonst.


Pagi Menjelang siang di arena pertandingan yang telah di persiapkan, depan kantor operasional kerajaan yaitu alun-alun kota Golemonst.


Semua orang telah hadir dan bersiap, melihat pertandingan yang telah di informasikan melalui pengeras suara.


Goblas selaku pemimpin dalam acara pertandingan ini sekaligus menjadi pembawa acara dan wasit pertandingan.


"Selamat pagi menjelang siang para hadirin sekalian, Hari ini adalah hari terakhir perayaan yang akan di selenggarakan"


Goblas memberi sambutan


"Karena adanya Suku Monster yang menantang kepada Penguasa Kastil yang mengganggap nya lemah maka di adakan pertandingan ini"


Semua Bersorak


Hu.....uh......


"Dan sekarang pertandingan pertama, silahkan bagi penantang untuk maju terlebih dahulu ke atas arena"


Semua penonton melihat ke arah Para kepala suku yang sudah beraliansi untuk mengalahkan penguasa kastil.


Setelah Goblas berkata si penantang yang harus maju duluan, di antara mereka ada yang maju yaitu dari Suku Monster Babon.


Ras Monster Babon adalah ras kera yang sangat gesit mereka menurunkan petarung terbaiknya yang berlevel C1 Dangan kekuatan tempur 100 poin dia adalah Beas Monster tingkat 1.


Dia berjalan dengan sombong dan angkuh karena merasa akan menang melawan musuhnya di atas arena.


Kesombonga itu bukan Tanpa alasan karena dia melihat rata rata penduduk Golemonst adalah berlevel F dengan kekuatan tempur paling tinggi 50 poin.


Mereka menganggap bahwa para prajurit kerajaan Golemonst sangat lemah karena mereka hanya Goblin yang berevolusi saja.


Dan hanya berlindung kepada kekuatan Liones si Raja Harimau Putih yang termasuk kedalam 10 monster kelas bencana atau level B.


Perwakilan suku Babon melambai lambaikan tangannya ke segala arah, dia merasa yakin akan menang dengan mudah melawan musuhnya di atas arena.


"Ayo mana keluarkan Jagoan dari kerajaan Golemonst ini akan aku libas dengan sekali serang"


Sambil menyombongkan diri


Di pihak Golemonst Gomi meminta ijin kepada Yudi dan Lili.


"Bos dan Ratu Golem saya mohon untuk tampil terlebih dahulu"


Di jawab oleh Lili sang Ratu Golem


"Baiklah Lakukan sesuai dengan yang telah di rencanakan"


Gomi pun Maju dan berjalan ke atas panggung arena


Goblas selaku pembawa acara dan wasit pun berteriak menyambut.


"Inilah penampilan pertama, petarung dari suku Babon melawan Komandan Peleton bernama Gomi dari Golemonst"


Penonton bersorak


Kedua petarung saling berhadapan lalu Goblas memberi tahu kan aturan pertarungan ini


"Ingat di Kerajaan Golemonst ini tidak boleh ada pembunuhan jadi aturan pertandingan ini adalah petarung di nyatakan kalah apabila



dia tidak sadarkan diri atau pingsan


Menyatakan diri kalah atau menyerah


Dan keluar dari arena pertandingan


Kalian mengerti dan dapat di pahami"



Kedua petarung itu menggangguk


Lalu Goblas pun memulai pertandingan


"Pertandingan di Mulai"


Goblas lari keluar arena


Petarung dari suku Babong bergerak mengeluarkan jurus kerjanya dia loncat kekiri dan kekanan lalu menyerang Gomi dengan posisi bersiap dengan kuda kuda Beladiri pencak silatnya.


Wu....s


Pukulan menghantam wajah Gomi


Gomi mengelak selangkah bergeser menghindari pukulan dari petarung suku Babon tersebut


Di susul dengan serangan kaki yang di lancarkan oleh petarung itu kearah Gomi

__ADS_1


Gomi berjongkok ke bawah dan menyapu kaki dari petarung suku Babon yang menjadi tumpuan di saat dia menendang Gomi.


Bruk....


Petarung dari suku Babon itu terjatuh


Teriakan dan Sorakan penonton semakin nyaring dan keras terdengar.


Di antaranya adalah seorang gadis dari suku Orc yang cantik dia berdiri paling depan menyemangati.


Kemarahan Petarung suku Babon semakin menjadi.


"Kurang ajar, sialan dia bisa menjatuhkan ku dalam sekejap"


Dengan mata memerah karena malu dia mengeluarkan jurus yang lainnya


"Jurus Tendangan Kera Batu"


Petarung itu mengayunkan kakinya ke depan dan ke belakang mirip seperti petarung beladiri Capoeira


Lalu petarung itu jungkir balik menyerang Gomi


Di bawah panggung penonton berteriak


"Awas"


Sambil menutup wajahnya karena Gomi hampir saja terkena tendangan telak si Petarung suku Babon tersebut.


Gomi menjatuhkan diri kelantai untuk menghindari tendangan jungkir balik dari musuhnya.


Bukan hanya itu saja serangan terus di lancarkan, Gomi yang terjatuh lalu berguling untuk menghindari tendangan yang bertubi tubi.


Gomi pun terkena tendangan telak di perutnya


Bu...k


A....w


Yang bilang aw malah gadis penonton yang ada di barisan depan sambil menutup matanya karena melihat Gomi terkena tendangan


Gomi pun bangkit sambil bemegang perutnya yang terkena tendangan


Petarung itu mengentikan serangannya lalu tertawa


"Hahaha..... Rasakan itu dasar Mahluk lemah"


Gomi pun menantang Balik


"Ini baru pemanasan ayo keluarkan jurus dan kekuatan yang kamu miliki"


Gomi mulai serius


Pertarungan pun sangat sengit mereka saling serang satu dengan yang lainnya


Tetapi yang paling heboh adalah perempuan yang melihat pertandingan itu yang berada paling depan.


Ketika melihat Gomi akan terkena serangan gadis itu berteriak "awas..." Dan ketika Gomi terkena pukulan atau tendangan dia pun berkata "a..w, Aduh .." dan sebagainya.


Seperti dia pun meresakan penderitaan dari Gomi,


Berkat teriakan yang wanita itu lakukan Gomi jadi bisa menghindari serangan dari musuhnya, Gomi pun menyadari ada yang perduli kepadanya.


Sambil bertarung menyerang dan bertahan Gomi sambil menengok kearah kiri dan kanan mencari sumber suara yang membimbingnya itu.


Gomi pun melihat gadis bangsa Orc yang cantik yang sedang menyemangati dirinya tersebut.


Kedua Petarung pun sepertinya seimbang dalam kekuatan karena sejak tadi mereka bertarung dan menyerang tidak ada yang masuk pukulan atau pun tendangan.


Petarung dari suku Babon pun mengeluarkan jurus terakhirnya jurus terkuat yang dia ciptakan sendiri yang dapat menghancurkan Batu yang besar dalam sekali serang.


Jurus ini adalah jurus terakhir karena kekuatan sihir ke kerahkan dan di kumpulkan di telapak tangan lalu di hantamkan ke musuh.


"Jurus Telapak kera Besi"


Gomi pun meledek nya dengan jurus kera yang di pelajari dalam pertarungan


"Jurus kera mencuri Buah"


Petarung dari suku Babon melancarkan serangan dengan meloncat dan mengarahkan telapak tangan yang di selimuti cahaya merah


Babon itu meloncat dengan tangan kanan di depan tangan kiri di depan dada.


Kedua kaki membuka lebar tidak terlindungi


Di bawah penonton gadis itu berteriak keras sambil menutup wajah karena melihat serangan yang Fatal menuju ke arah Gomi.


Gomi yang telah siap dengan jurus kera mencuri Buah,dengan sigap dan cepat menunduk dan merangka maju kedepan.


Meniru jalan monyet dan sedikit menendang kan kakinya kearah lantai supaya kerakanya bertambah cepat.

__ADS_1


Pertarungan dari suku Babon meloncat ke atas Gomi, Gomi berada di bawah Babon itu lalu membalikan badannya.


Sehingga posisi mereka menjadi Posisi yang Asik yaitu posisi 69.


Dengan Jurus kera mencuri Buah, Gomi menyomot Kantung Menyan si Petarung suku Babon tersebut.


*(Maaf apa sih menyomot bahasa Indonesia nya saya binggung terjemahin sendiri aja ya bila ada kata kata daerah yang saja tidak terjemahin hehehe .... Kantong menyan pasti hapal ya. gak perlu di jelasin)*


Petarung dari suku Babon itu pun terjungkal jatuh karena kesakitan dia meringis sambil memegang *********** dan loncat loncat kadang berguling guling.


Jurus kera mencuri Buah yang di lakukan Gomi kena telak kepada musuhnya.


Karena kejadian itu semua penonton bersorak dan tertawa terpingkal pingkal,


termasuk si gadis Orc yang menonton paling depan sambil menepuk tangannya ke arah kening


"Hehehe ..Dasar...."


Dengan pipi ke mereh merahan gadis Orc itu mengelus dadanya.


Gomi menyadari dan melihat gadis Orc itu lalu dia berjalan ke sisi arena pertandingan, setelah sampai dia pun berjongkok.


"Hai Eneng cantik, dari tadi Abang lihat Enang menyemangati Abang terus"


Gadis Orc itu tersipu malu dan mengangguk


Lalu Gomi yang tadi nya jongkok merubah posisinya menjadi duduk dan mengayun ngayunkan kakinya tanda dia pun senang ada yang memperhatikan nya.


Gomi merayu dan menanyakan namanya


"Neng cantik siapa namanya, boleh kita kenalan"


Gadis Orc itu geleng-geleng kepala


"Saya...saya....nama.....saya....."


Gomi melihat gelang nama yang di pakai oleh gadis Orc itu, kemudian dia loncat dari arena pertandingan lalu memegang tangan gadis Orc itu


Gomi mengangkat tangan gadis itu lalu melihat nama yang ada di gelang itu dan membacanya.


"Oh nama kamu Jessy"


Lalu gadis Orc itu menjawab


"Euh Jessy"


Gomi pun menjelaskan


"Kamu kan awalnya tidak memiliki nama"


Dia pun mengangguk


Gomi melanjutkan


"Kemarin malam Tuan Goblas memberikan gelang nama ini kan kepada kamu"


Dia mengangguk lagi


"Nah nama pemberian tuanku pemilik kastil ini kepadamu ada di gelang ini, gelang ini tertulis tulisan nama yang akan kamu pakai nama itu selamanya, tulisannya adalah Jessy jadi nama mu Jessy"


Gadis Orc pun tersenyum mendengar namanya sendiri.


Orang-orang yang telah di beri gelang nama pun melihat gelang nya masing-masing, karena rata rata mereka tidak bisa membaca mereka binggung dengan tulisan yang ada di gelangnya.


Goblas yang masuk kedalam arena pertandingan langsung berteriak.


"Pemenang dari pertandingan ini adalah........Aliansi Monster dari Suku Babon"


Semua bersorak


"Hu .....uh"


Goblas pun melanjutkan


"Karena peraturan siapapun yang keluar dari arena pertandingan dinyatakan kalah"


Aliansi monster yang menantang Penguasa Kastil merasa terhina karena pertarungan belum berakhir tiba tiba-tiba Gomu keluar dari arena karena seorang gadis.


Di tengah arena pertandingan petarung dari suku Babon masih terguling guling sambil memegang alat pitalnya karena di comot dan di tarik keras oleh Gomi


Babon itu akhirnya pingsan karena tidak kuat menahan rasa sakit.


Kekalahan HobGoblin ini karena dia terpesona oleh kecantikan seorang wanita.


Petarung dari suku Harpy pun bergumam


"Menang tetap lah menang, tinggal 2x kemenangan lagi kita bisa menyingkirkan ke 2 manusia itu dan kita ambil alih kerajaannya"


Karena Gomi yang meninggalkan arena dan di nyatakan kalah biar pun musuhnya akhirnya pingsan di arena pertandingan setelah Gomi tinggalkan

__ADS_1


__ADS_2