Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Kumbang Gajah


__ADS_3

Di lantai berikutnya yaitu lantai ke 14 disini adalah Dungeon Labirin Gurun pasir sehingga udara di sana menjadi panas.


Hanya pasukan Aquos saja yang tidak ikut karena Aquos dan pasukannya di perintahkan untuk tinggal dan membersihkan lantai 11 dan lantai 12 yaitu labirin air dan labirin rawa.


Kit mulai menjelaskan kepada mereka.


"Kita sekarang masuk ke labirin gurun pasir kalau tidak salah di tengah gurun pasir ini ada oasis dan bangunan. Di bangunan itulah pintu menuju lantai ke 15 berada"


Kemudian Mia pun menimpali


"Yang yang di katakan putra mahkota Kit Sunne benar tetapi di sini harus hati-hati karena Raja iblis Chimera banyak memasang jebakan.


Bukan hanya jebakan raja iblis Chimera juga melepaskan monster gurun di Labirin ini"


Mereka pun terus berjalan dan setelah beberapa saat muncul ledakan di dekat mereka.


Duwar....


Pasir menyembur keatas debu melayang keudara, semua pasukan bersiaga dan dalam posisi siap bertempur.


Ada yang keluar dari dalam pasir tersebut berukuran sangat besar berbentuk bulat dengan tentakel yang ada di mulutnya.


Kit pun berkata.


"Itu adalah Giant worm monster yang memakan segala yang berukuran lebih kecil dari dirinya"


Semua bersiap untuk menyerang monster tersebut tetapi keburu di cegah oleh Lili.


"Bersiap ayo kita serang...."


"Hentikan jangan dulu menyerang"


Mereka pun berhenti kemudian mundur kembali. Lili menggunakan sihir dimensi item Room dan mengeluarkan Ratu Kepiting Raksasa atau disebut Giant crab.


"Kita tidak perlu melawannya, kita biarkan saja monster lawan monster"


Kemudian Lili berteriak.


"Maju dan habisi Giant worm itu"


Giant crab itu pun bersuara.


"Goar....


Kemudian dia pun pergi untuk mengalahkan Giant worm. Di sana Rara pun berkata.


"Bukannya Giant Worm itu makanan kesukaan dari Giant crab"


Oni dan kit mengangguk


"Benar Giant worm itu memang makanan kesukaan dari Giant crab"


Lili pun berkata


"Pantas Giant crab ku semangat dan langsung berlari"


Di sana pun terjadi pergulatan antara Giant crab dan Giant worm dan pada akhirnya Giant worm lah yang kalah dan monster itu pun di capit dan menjadi beberapa bagian setelah itu bagian bagian itu di makan oleh Giant crab.


Ratu Giant crab ini tiba tiba membuka cangkang bagian bawahnya dan ternyata Ratu Giant crab itu sedang menggendong telur dan telur telur itu sudah mulai menetas.


Sehingga anak-anak nya muncul dan keluar dari cangkang bagian bawah ribuan anak dari Ratu Giant crab ikut memakan Giant worm sehingga mereka semua menyantap Giant worm dengan tenang dan lahap.


Pasukan pun melanjutkan perjalanannya kembali dan sekitar satu jam perjalanan tiba-tiba.


Brus....


Brus....


Pasir di sana tiba tiba masuk kebawah dan seperti ada pusaran tanah, beruntung tidak ada prajurit yang jatuh terperosok kedalamnya.


Dan ternyata itu adalah monster pasir penggali yang di sebut undur undur, monster itu memasang jebakan supaya mangsanya terperosok kedalam pusaran pasir dan setelah sampai di bawah mangsa itu di tangkap dan di makan.


Beberapa pusaran pasir pun terlihat dan monster pasir itu sudah menunggu di bawahnya, pasukan pun berbaris memanjang mengikuti Lili dan Yudi.


Para prajurit tidak berani keluar jalur lintasan karena ketika Lili berjalan dia sambil menggunakan sihir elemen tanah untuk membuat pijakan.


Pasir yang sudah di pijak oleh Lili menjadi keras seperti jalan yang sudah di beton sehingga para prajurit tidak lagi takut terperosok kedalam pusaran pasir.


Setelah melewati daerah monster pasir tanpak di kejauhan ada sebuah bangunan besar seperti kastil kerajaan dengan gaya arsitektur seperti timur tengah.


Bukan hanya itu disana juga terlihat sebuah danau besar dengan beberapa pohon terlihat di pinggir nya. Mereka juga dikejutkan dengan adanya ribuan prajurit musuh yang muncul dari dalam pasir.


Mereka adalah pasukan kumbang Gajah penghuni dari Dungeon lantai ke 14 ini, dengan memegang senjata lengkap mereka siap bertarung dan menghadang pasukan Golemonst.


Pasukan Golemonst pun langsung bersiap mereka berbaris yang awalnya memanjang ke belakang sekarang mereka membentuk formasi pertahanan.


Pasukan yang di pimpin oleh Orcta dan Rona berada di barisan paling depan. Pasukan pemanah yang dipimpin oleh Gopi di barisan kedua dan pasukan tombak yang dipimpin Gostap berada di barisan ketiga.


Pasukan lainnya berada di belakang untuk melindungi bagian belakang. Siapa tahu ada musuh yang menyergap dari belakang.


Semua pasukan maju secara perlahan pasukan Orcta dan Rona yang menjadi sebuah tameng pertahanan memasang tamengnya tersebut dan bergerak seperti benteng berjalan.

__ADS_1


Di pihak musuh ada komando yang berteriak.


"Serang...."


Kemudian terdengar suara terompet yang menandakan pasukan musuh harus menyerang.


Brak....


Brak....


Pasukan Orcta dan Rona pun berhenti bergerak tameng pun di perkuat. Pasukan Gopi pun sudah siap dengan anak panahnya.


"Bersiap bidik dan lepaskan..."


Anak panah menghujani pasukan musuh, tetapi musuh adalah monster serangga gajah yang kulihat luarnya begitu keras seperti perisai sehingga anak panah yang di lancarkan oleh pasukan Gopi tidak berarti.


Gopi pun memerintahkan anak buahnya untuk memasangkan kembali anak panah.


"Ayo pasang kembali, kemudian bidik jangan lupa aliri anak panah kalian dengan sihir"


Pasukan pemanah sudah siap kembali kemudian dilapisi anak panah tersebut dengan sihir.


"Tembak..."


Anak panah kembali menghujani prajurit musuh. Musuh pun tidak tinggal diam mereka mengeluarkan sihir pertahanan.


Brak....


Brak....


Sihir pertahanan berhasil ditembus tetapi sihir yang disalurkan ke anak panah menghilang dan anak panah pun melaju pelan.


Anak panah pun seperti pasir yang terhempas oleh angin sehingga tidak berguna sama sekali.


Rara pun memberi tahu kepada semua orang.


"Prajurit kumbang Gajah mereka prajurit terkuat yang ada di Hilia ini, bukan hanya kulit cangkang yang keras tetapi barier pelindung mereka pun begitu kuat sehingga, senjata lain tidak ada yang sanggup menebas dan menusuk mereka"


Gopi pun berteriak.


"Gunakan anak panah khusus"


Pasukan pemanah pun mengeluarkan anak panah yang di ujungnya di lapisi oleh bijih Fulham yang di buat khusus oleh Yudi. Bukan hanya itu anak panah tersebut sudah di ukir segel anti sihir oleh Lili.


"Bidik dan tembak...."


Ini adalah serangan ketiga dari pasukan pemanah yang menghujani musuh, prajurit musuh pun kembali memasang sihir pertahanan dan sebagian prajuritnya masuk kedalam tanah untuk menyerang pasukan Golemonst.


Barier Pelindung musuh dengan mudah ditembus panah tersebut karena memiliki anti Magic. Kemudian ujung panah mengenai punggung kumbah gajah yang mereka jadikan punggungnya itu sebagai perisai.


Trak....


Duwar....


Trak....


Duwar....


Anak panah tersebut memang tidak bisa menembus cangkang kumbang Gajah yang keras tetapi di anah panah tersebut ujungnya menggunakan bijih logam Fulham.


Sehingga apabila terjadi benturan bijih logam Fulham akan meledak seperti Bom. Cangkang kumbang Gajah pun meledak mereka pun mati karena ledakan tersebut.


Tetapi beberapa prajurit musuh yang masuk ke dalam tahanan bergerak seperti ikan di dalam air.


Orcta dan Rona pun memberikan peringatan.


"Siaga.... berhati-hati musuh masuk dan Bergerak di dalam pasir"


Di sana Agis tertawa.


"Hahaha....itu mudah menangani mereka di dalam pasir"


Kemudian Agis berteriak dengan nada jantannya yang membuat pasukanya menjadi semangat.


"Hai pasukan siluman tanah gunakan formasi kurungan penjara Tanah, laksanakan segera"


Semua pasukan yang dipimpin oleh Agis berteriak.


"Hura....."


Ada rasa ingin tertawa di antara mereka semua karena semanjak bersama Mia, Agis menjadi laki-laki Normal yang tidak lagi ngondek.


Dan sedikit pun tingkah Agis yang menunjukan dia ngondek, Mia selalu mencubitnya dan memengang tangannya.


Pasukan siluman tanah pun menggunakan sihir Formasi penjara tanah sehingga pasukan musuh yang bergerak seperti ikan di pasir.


Terkena Formasi milik pasukan siluman tanah sehingga seperti ikan yang terkena perangkap jaring. Kemudian di angkasa keatas.


Pasukan musuh pun sudah tidak bergerak lagi di dalam penjara tanah kemudian Tirta bergerak melangkah ke kurungan penjara pasir dan mengancam prajurit musuh.


"Menyerah atau kalian saya bakar dengan sihir elemen api yang saya punya"

__ADS_1


Bukan hanya Tirta yang mengancam Vivie pun melebarkan sayap apinya.


"Ayo putukan atau kami berdua akan membakar kalian semua"


Melihat sihir elemen api Tirta yang begitu kuat dan panas dan sayap api ponix yang membara membuat prajurit musuh ketakutan.


Kelemahan dari Monster serangga adalah api, mereka memang kuat tetapi apabila mereka di bakar maka dengan cepat mereka akan menjadi abu.


Kapten dari pasukan musuh pun berbicara mewakili semua prajurit.


"Ya kami menyerahkan mohon untuk membiarkan kami hidup dan jangan bakar kami, kami hanya menjalankan perintah saja"


Yudi pun ikut berkata


"Aku tidak percaya kepada kalian semua, karena kalian pernah mengkhianati kerajaan Hilia dan ikut kepada Raja iblis Chimera.


Di kerajaan ku hukum penghianat adalah sebuah kematian, maka hari ini tidak ada ampun lagi kalian harus mati secara mengenaskan dengan cara di bakar.


Semua prajurit musuh yang berada di dalam kurungan langsung bersujud meminta ampun.


"Ampuni kami tuan..."


"Ampuni kami tuan..."


"Kami siap bersumpah setia kepada tuan, kami melakukan ini terpaksa karena partner kami sudah di bunuh oleh raja iblis Chimera"


"Iya kami hanya bertahan hidup dengan mengikuti raja iblis Chimera dan selama ini kami juga tidak pernah berbuat jahat"


Yudi pun pura pura berpikir.


"Ya kalau begitu satu hal yang aku akan ajukan kepada kalian"


Yudi memanggil kit dengan melambaikan tangannnya, kit pun menghampiri mereka.


"Apa kamu tahu siapa dia..."


Yudi menunjuk kearah kit.


Semua prajurit yang dikurung itu menggelengkan kepalanya


"Kamu tidak tahu tuan"


Kemudian kit pun berkata


"Dulu Aku adalah anak kecil yang suka bermain di oasis dan membawa banyak makanan, dan makanan yang aku bawa selalu aku berikan kepada anak anak kumbang Gajah.


Aku juga suka bermain bersama anak anak kumbang Gajah berenang di oasis dan membuat boneka pasir"


Kit menceritakan tentang masa kecilnya ketika masih menjadi pangeran di kerajaan Hilia.


Beberapa dari prajurit itupun ada yang ingat kejadian waktu kecil dulu.


"Berarti anda adalah putra mahkota Kit Sunne"


Kit pun mengangguk, kemudian prajurit itu pun berkata lagi.


"Syukurlah Anda tidak meninggal dunia waktu terjadinya kudeta oleh raja iblis Chimera"


Kemudian semua prajurit yang ada dalam kurungan itu berlutut di depan kit.


"Kami prajurit kumbah gajah siap mengabdi kepada anda dan kami bersumpah akan mempertaruhkan nyawa kami untuk putra mahkota Kit Sunne"


Mereka pun bersumpah setia kepada kit dan siap menjadi prajurit nya, kemudian kit pun meminta kepada Yudi.


"Master lepaskanlah mereka, mereka sudah bersumpah setia kepada saya"


Yudi pun bertanya kembali


"Apa benar mereka akan setia toh mereka menjadi bagian dari prajurit raja iblis Chimera"


Kemudian kapten dari pasukan itu pun berbicara.


"Kami di paksa menjadi prajurit raja iblis Chimera, dan kami tidak pernah menyatakan kesetiaan kami kepada raja iblis Chimera"


"Baiklah kalau begitu"


Kemudian Yudi pun memerintahkan Agis.


"Agis perintahkan anak buah mu melepaskan mereka tetapi sita terlebih dahulu perlengkapan perangnya"


Mendengar kata-kata Yudi semua pasukan yang di kurung melemparkan pedang dan peralatan perang yang mereka pakai kemudian pasukan siluman tanah pun merubah kurungannya itu menjadi pasir kembali.


Kemudian semuanya kembali melanjutkan perjalanan menuju bangunan kasti dengan arsitektur timur tengah.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2