
Para bangsawan Kerajaan Vitwins berbondong bondong pergi ke kerajaan Golemonst yang berada di hutan kabut misteri, mereka ingin melihat dan memastikan dengan mata kepala sendiri yaitu adanya kerajaan monster yang indah dan damai. Serta penduduk yang 75 persen adalah monster yang sangat ramah.
Bukan hanya itu saja mereka mendengar kabar bahwa di sana akan di adakan pesta besar yaitu pesta pernikahan Raja mereka yang ke 2 kalinya itu juga dengan Ratu Naga kerajaan Mabuya.
Kerajaan Mabuya adalah kerajaan Ras Lizardman yang berada di pesisir barat benua bagian selatan disana terdapat Rawa gambut yang menjadi tempat tinggal dan kerajaan Mabuya.
Tetapi yang menarik mereka untuk datang dan menghadiri acara pernikahan tersebut, ada kabar bahwa Ratu Naga Mabuya harus bertarung terlebih dahulu dengan istri pertama penguasa kerajaan hutan kabut misteri.
Yang di adakan sebelum pesta pernikahan berlangsung, Kabar yang beredar karena itu adalah persyaratan yang di syarat oleh istri pertama penguasa kerajaan hutan kabut misteri yaitu harus bisa mengalahkan atau melukai istri pertama baru bisa menikah dengan pengusaha hutan kabut misteri.
Raja Gunford dan anak buahnya pun turut hadir dalam acara tersebut dengan membawakan hadiah pernikahan yang unik dan bahkan gubernur kota Humali dan beberapa penduduk kota tersebut datang ke ibukota kerajaan Golemonst.
Yang tidak di sangka adalah datangnya kepala negara kerajaan sihir Morgia dengan membawa 100 orang pasukan elit mereka bukan hanya itu Raja kit Sunne yang di dampingi Ratu Hany dan Jenderal besar Oni Maru yang di dampingi Ratu semut Rara turut hadir.
Mereka membawa pasukan elit Deathstalker untuk mengawal mereka menuju kerajaan Golemonst, dan sekarang di kerajaan Golemonst penuh sesak dengan pengunjung.
Bahkan sebagian pengunjung harus rela membangun tenda tenda di luar gerbang kota karena penginapan di kota utama dan kota baru sudah penuh.
Dengan banyaknya pengunjung kerajaan Golemonst juga di untungkan dan mendapatkan keuntungan yang begitu banyak apalagi para penduduk yang beralih menjadi pedangang pernak pernik khas kerajaan Golemonst.
Dan bahkan dari penjualan potion, parfum, senjata dan barang lainnya memiliki untung yang besar karena mereka bisa menjual dengan harga 2 kali lipat.
Pembangunan benteng pertahanan di luar hutan kabut misteri pun di hentikan terlebih dahulu tetapi sudah terpasang rangka dari bambu sehingga bangunan itu nampak seperti benteng pertahanan sementara.
Dan disana dijadikan transit untuk membangun tenda dan di adakan lelang tanah, siapapun bisa tinggal di daerah sana dan membangun rumah atau toko dengan cara membeli dengan cara lelang tanah.
Dengan lapak tanah untuk di bangun sudah ditentukan oleh pihak kerajaan Golemonst sehingga Kerajaan Golemonst memiliki keuntungan yang berlipat ganda.
Bukan hanya itu Raja Gunford juga mengadakan lelang tanah di benteng pertahanan yang dibuat oleh pasukan Golemonst di gunung deret, Raja Gunford berniat untuk membentuk suatu kota di belakang benteng sepanjang gunung deret yang menuju arah ke kerajaan Vitwins.
Di stadium orang orang berbondong-bondong masuk kedalam sana karena sebentar lagi akan di adakan pertarungan antara Ratu Naga Mabuya dengan Ratu Iblis Golem.
Biaya masuk di target yaitu untuk tempat duduk biasa tiket di jual seharga 2 koin uang emas dan untuk VIP 10 koin uang emas perorang.
Harga yang mahal seperti itu tidak menjadi halangan bagi para pengunjung apalagi para bangsawan yang kaya raya.
Di luar juga sudah terpasang layar monitor sihir untuk orang yang tidak dapat masuk kedalam stadium, dan mereka dapat menonton pertarungan tersebut dari luar.
Jutaan orang berada di dalam kota utama dan kota baru termasuk mereka yang ada di luar benteng dan di belakang benteng pertahanan sementara.
Mereka di pasilitasi layar monitor sihir yang sangat besar supaya mereka bisa nonton tanpa harus masuk kedalam kota karena tiket sudah terjual habis.
Di dalam stadium di pasang segel Sihir Dimensi Ruang sehingga dapat menampung penonton hingga Ratusan ribu orang dan di arena pertandingan sudah di pasang segel Sihir pertahanan supaya sihir yang dilepaskan petarung tidak melukai penonton.
Dan dinding dari stadium di pasangi segel Anti sihir dan segel Regenerasi sehingga apabila sihir petarung terkena dinding maka akan ternetralisir.
__ADS_1
Alexsa si Ratu Mabuya sudah siap berada di Arena begitu pula Lili si Ratu Iblis Golem, Para penonton dari kerajaan Vitwins yang tahu dan kenal dengan Lili kaget karena waktu di kerajaan Vitwins dia berlevel F atau goi.
Dan ternyata dia yang di juluki sebagai Ratu iblis Golem sehingga mereka pun mendukung Lili di pertarungan ini, sedangkan Ratu Mabuya di semanganti oleh para prajurit dan penduduk kerajaan Mabuya.
Lili mengeluarkan pedang tanduk naga dari dalam sihir dimensi item Book dan melemparkannya ke arah Alexsa.
Wuss....
"Tangkap dan gunakan senjata itu, supaya kekuatan mu bertambah karena di pedang itu ada bagian dari mu dan kekuatan mu" ucap Lili.
Alexsa pun tersenyum dan menangkap senjata yang diberikan oleh Lili "Terima kasih kak, aku akan menggunakan tombak pedang ini untuk mengalahkan mu" ucap Alexsa percaya diri.
Lili pun tertawa terbahak-bahak dan nampak sikapnya berubah menjadi 180 derajat, yang awalnya anggun dan cantik menjadi sangat menakutkan.
"Hahaha....Jangan terlalu percaya diri, mungkin kamu tidak dapat melukai Bahkan menggores kulit ku" ucap Lili memprovokasi.
Lili pun mengeluarkan aura intimidasi dan aura membunuh sehingga membuat penonton yang merasakannya bergidik ngeri.
"Apakah ini aura mengintimidasi, milik Ratu Iblis Golem, sungguh sangat mengerikan bahkan aku tidak dapat melihat level mereka dengan mata emas ku" ucap penonton.
"Pertarungan ini pasti sangat menegangkan, kalau mereka tidak dapat di deteksi levelnya berarti mereka berada di tingkat level pahlawan atau dewa" ucap penonton lain.
"Ratu Iblis Golem, gelar Iblis untuk Ras monster itu sama dengan Level pahlawan untuk manusia berarti mereka berdua ada di tingkatkan Pahlawan" ucap penonton lainnya.
Dan kalau ada perkelahian antar penonton maka mereka akan tersambar petir penghakiman yang dipasang di dalam stadium ini.
Orang yang berkelahi atau bertarung hanya di atas arena saja tidak boleh di tempat lain apalagi di bangku penonton.
Di arena Alexsa pun sudah bersiap dengan memutar mutar tombak pedang yang dia pake, putaran tersebut lama kelamaan semakin cepat dan diselimuti dengan api berwarna merah.
Lili yang memakai pakaian dan armor putih dia mengeluarkan pedang lain dari dalam sihir dimensi item Book, pedang langsung keluar dan di pegang di tangan kanannya.
Pedang panjang berwarna putih dengan sisi tajam dilapisi oleh berlian berwarna biru dan sisi tajam lainnya berlian berwarna coklat. Dengan ukiran naga berada di tengah.
Tombak pedang milik Alexsa pun sudah di modifikasi di sisi tajam sudah di pasangi berlian berwarna merah dengan ukiran naga di atasnya.
Alexsa pun mulai menyerang Lili dengan menggunakan sihir elemen api "Jurus Tombak pedang Naga Api Pembelah Gunung....."
Wuss....
Tombak pedang milik Alexsa seperti memanjang dan elemen api berbentuk pedang menerjang Lili dari atas kebawah.
Lili tersenyum dia tidak bergerak sedikitpun dan hanya menahan serangan sihir pedang tersebut dengan pedang yang dia pegang.
"Jurus Pertahanan Pedang Air...."
__ADS_1
Wuss....
Pedang Lili di arahkan keatas kepalanya dan di pedang sisi tajam berwarna biru keluar sihir pertahanan elemen air.
Brak....
Benturan kedua elemen sihir terjadi antara sihir elemen api dan sihir elemen air.
Duwar....
Akibat benturan itu terjadilah ledakan yang sangat besar, bahkan Ledakan itu membuat stadium bergetar seperti gempa.
Debu mengepul menutupi arena pertarungan, yang bercampur dengan uap air yang beterbangan karena efek penguapan air oleh panas api.
Alexsa mengeluarkan sayap naganya dari punggung sebelah kanan dan mengibaskan nya, supaya uap air tersebut menghilang.
Alexsa tahu strategi yang di lakukan oleh Lili karena dia bukan pertama kalinya bertarung dengan Lili, Alexsa tahu jika uap air di biarkan terbang Lili akan menjadikan uap air tersebut sebagai serangan jarum air.
Serangan yang sangat mematikan yang pernah dia terima dulu dan bahkan membuat sayapnya menjadi rusak.
"Kak aku tidak bodoh seperti dulu, maka dari itu aku hilangkan uap air mu" ucap Alexsa.
Lili kembali tertawa "Hahaha.... Ternyata kamu sudah semakin pintar, pertarungan bukan hanya mengandalkan kekuatan tetapi strategi, bagai mana kita harus menyerang dan bagaimana kita harus bertahan"
Dari perkataan Lili menjadi pencerahan bagi para petarung dan penyihir yang menonton pertarungan ini.
"Iya benar yang di katakan Ratu Iblis Golem, kita bukan hanya harus mengandalkan kekuatan tetapi juga strategi, kalau hanya mengandalkan kekuatan tanpa adanya strategi mungkin kita akan di kalahkan oleh orang yang memiliki level di bawah kita" ucap penyihir dari kerajaan sihir Morgia.
"Sihir mereka berdua sangat hebat, bahkan aku yakin melebihi jenius sihir yang berada di kerajaan sihir Morgia kita" ucap salah satu temannya.
Raja Morgan yang berada di ruangan VIP pun menganggukan kepalanya "benar yang di katakan Ratu Golem"
"Apa yang benar ayah" Tanya Nana
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1