Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Di Buat Cacat


__ADS_3

Peluru menghantam tubuh gobang dan peluru yang bulat itu berubah bentuk setelah menghantam tubuh gobang, peluru peluru itu menjadi berbentuk gepeng dan kemudian jatuh ke bawah.


Tidak ada luka bahkan darah pun tidak menetes sedikitpun bahkan luka goresan pun tidak ada, sehingga mereka pun menjadi sangat heran.


Penonton semua tercengang kerena tubuh gobang tidak terluka, senjata setan itu bahkan bisa membunuh seseorang gajah dengan sekali hantaman peluru


Ini bahkan tidak menggores sedikitpun kulit gobang dan mereka pun berspekulasi "Sekuat apa jenderal kerajaan Golemonst ini bahkan peluru tidak bisa menembus kulitnya sedikitpun"


Prajurit Kekaisaran Chalutac pun mematung melihat kejadian ini "Apa kamu seorang monster" ucap kapten prajurit Kekaisaran.


Gobang tertawa "Hahaha.... Pertanyaan yang sangat bodoh, Kerajaan Golemonst ini penduduknya 95 persen adalah Ras monster dan aku salah satunya. Aku dari Ras Goblin yang berevolusi menjadi Lord Goblin "


Mereka pun tersadar dan kembali mengambil bubuk mesiu dari kantong yang mereka miliki kemudian memasukannya kedalam selongsong senjata api.


Setelah mesiu di masukan tongkat kecil yang terbuat dari kayu di masukan kedalam lubang ujung senjata untuk memadatkan mesiu yang telah di masukan.


Setelah itu mereka memasukan peluru bulat kedalamnya, mereka siap membidik kembali Gobang, tetapi gobang tidak melawan dia hanya merentangkan kedua tangannya.


"Ayo tembak lah, kalau senjata kalian bisa membuat kulit ku mengeluarkan darah maka 1.000 uang koin emas menjadi milik kalian, bahkan kalau aku mati dengan peluru kalian pihak kerajaan Golemonst tidak akan menuntut kalian" tantang Gobang.


Tetapi orang orang yang berada di bangku penonton berteriak "Bunuh prajurit kekaisaran....Bunuh Prajurit Kekaisaran...."


Para penonton berteriak Bunuh karena kalau mereka di biarkan untuk hidup maka nasib kerajaan Golemonst dan kerajaan Vitwins akan terancam.


Tetapi gobang tidak perduli dengan teriakan penonton, gobang terus memprovokasi prajurit kekaisaran tersebut.


"Ayo tarik pelatuk senjata kalian dan tembak, kalau tidak aku yang akan menembak kalian" ancam gobang.


Dia mengeluarkan 3 lingkaran sihir di depan dan belakangnya, ke 3 lingkaran sihir itu adalah sihir dimensi item Book yang berisi pedang terbang milik gobang.


Kapten prajurit itu pun berteriak kepada temannya "Tembak...."


Tanpa menunggu lama mereka pun menarik pelatuk dengan jari telunjuk mereka dan beberapa peluru pun melesat ke arah Gobang.

__ADS_1


Door....


Door....


Wuss....


Brak....


Peluru bulat kembali menghantam tubuh gobang dan peluru itu pun berubah menjadi gepeng.


Sebenarnya seluruh pasukan kerajaan Golemonst di pasangi tato segel sihir oleh Raja dan Ratu mereka. Ada 2 segel sihir yang di ukir di tubuh setiap prajurit.


Segel sihir pertama adalah segel sihir pertahanan sehingga mereka akan kebal senjata tajam dan segel Sihir kedua adalah segel sihir Regenerasi, sehingga apabila mereka terluka maka akan sembuh dengan sendirinya secara cepat.


Tujuan dari di adakanya pertandingan ini adalah untuk menguji ketahanan segel sihir yang mereka gunakan dan ini adalah sangat rahasia.


Karena hanya prajurit kerajaan Golemonst lah yang tahu selain itu penduduk lain tidak ada yang tahu.


Ini di persiapkan oleh Yudi dan Lili untuk pertempuran berikutnya melawan Ras yang lebih kuat yaitu Ras dewa, sehingga dengan kedua segel sihir ini mereka sudah setara pasukan Dewa.


Yudi sudah berjanji kepada Denta akan mengambil kembali Kekaisaran Chalutac yang telah di ambil adik kembarnya.


Tetapi Yudi dan Lili tidak mau membuat masalah terlebih dahulu seperti halnya Dungeon Raja Iblis Chimera yang di pimpin oleh jenderal Mantis yang telah menyerang kerajaan Golemonst.


Sehingga kerajaan Golemonst bisa menyerang balik ke Dungeon Raja Iblis Chimera dengan alasan mereka yang terlebih dahulu menyerang kerajaan Golemonst.


Dan ini pun berlaku untuk Kekaisaran Chalutac, kerajaan Golemonst tidak akan menyerang sebelum mereka menyerang terlebih dahulu.


Maka dari itu gobang tidak peduli dengan teriakan penonton yang memerintahkan membunuh prajurit kekaisaran Chalutac yang ikut menantang gobang


"Senjata mu sangat lemah, kalau begitu sekarang giliran ku menyerang kalian" ucap gobang.


Gobang meniru cara menembak prajurit kekaisaran tetapi dia memakai pedang yang di tempelkan di pipinya kemudian membidik sasaran.

__ADS_1


"Terima lah tembakan ku ini Door.... Door.... door...." Gobang berkata door.


Kemudian dari segel Sihir yang berada di atasnya keluar dengan cepat, pedang yang terbang sampai menembus tangan dan kaki mereka.


Crack....


Crack....


Semua penantang yang tersisa pun ambruk kemudian Gobang berteriak kepada seluruh penonton "Para hadirin semua, karena aturan di dalam ibukota kerajaan Golemonst tidak boleh membunuh, maka permintaan kalian yang berteriak Bunuh tidak aku lakukan.


Tetapi mereka sudah di buat cacat, dan biarkan mereka untuk pergi, siapa pun yang mencegat mereka dan membunuhnya di kerajaan Golemonst ini maka hukum akan berlaku" gobang pun memperingati.


Gobang menarik kembali pedang yang menancap di kaki dan tangan dan melayang terbang di sekitaran tubuh Gobang.


Mereka pun merayap pergi turun dari atas panggung arena pertandingan dan semua penonton bersorak, sembari sedikit terkejut karena pedang yang di sekeliling gobang melayang layang.


Denta sebagai pembawa acara langsung berbicara "ya pertandingan kedua berakhir dan pemenangnya adalah jenderal Besar Kerajaan Golemonst yaitu tuan Gobang, dengan pedang melayangnya, karena itu dia di juluki jenderal seribu pedang.


Dan pertandingan ketiga kita sambut jenderal kita kembaran dari tuan gobang, dia adalah tuan Gocir, dengan julukan seribu anak panah.


Perlu kalian ingat dari pertandingan kedua jenderal Gobang di juluki si seribu pedang, dan sekarang jenderal Gocir di juluki si seribu anak panah.


Bisa di bayangkan kekuatan mereka berdua bukan, mereka adalah 2 orang jenderal andalan di kerajaan Golemonst ini " ucap Denta memuji Gocir supaya penantang menjadi gentar.


Gocir pun berjalan menuju arena pertandingan dengan di ikuti sorak Sorai penonton yang bergemuruh di bangku penonton.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini

__ADS_1


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2