
Yudi dan Lili berjalan menjauhi guild petualang jalan tersebut sudah beberapa kali mereka lewati dan sudah terbiasa karena jalan itu adalah jalan utama yang sering di Pakai orang lalu-lalang.
Kemudian Yudi terpaku dengan satu gang yang ada di sana, di gang itu terlihat satu pintu dan banyak wanita seksi yang sedang duduk di bangku sedang mengobrol ria.
Kebanyakan mereka memakai baju yang mirip baju renang dengan ekor kecil yang imut dan memakai bando telinga kelinci.
Wanita-wanita tersebut wajahnya terpoles riasan sehingga nampak cantik dan imut, Yudi pun melihat diatas pintu ada papan nama yang tergantung yang di tulis Secubus.
Yudi terus menatap gang itu dengan tanpa sadar tiba tiba telinga Yudi di tarik oleh Lili sambil marah.
"Ayo...tatap terus sampai mata melotot begitu, itu mulut mengaga juga, lihat apa kamu bang heh..."
Yudi pun memasang wajah polos
"Aduh ...sakit dek, kenapa adek jewer kuping Abang sih, kan sakit"
"Biarin sakit juga, itu mata Abang jelalatan kemana, apa adek sudah tidak cantik lagi, apa Abang sudah bosan sama adek"
Yudi pun melepaskan tangan Lili dari telinganya..
"Aduh sudah dong dek Abang sakit tau. Abang sayang adek selamanya dan tidak akan tergantikan, Abang hanya lihat saja, semua wanita itu biasa saja tidak seperti adek yang cantik banget seperti bidadari turun dari taxi"
Yudi merayu Lili dan memuji mujinya, muka Lili pun memerah dan bibirnya jemberut. Lalu Lili pun berkata
"Sudah semenjak kita datang ke dunia ini dan sekarang sudah hampir tiga tahun, tetapi adek belum hamil juga, padahal hampir tiap hari kita melakukannya"
Yudi menyemangati Lili
"Sabar, mungkin Tuhan punya rencana lain buat kita, kita terus berdoa saja dan berikhtiar soal nanti kamu hamil atau tidaknya itu tergantung tuhan yang memberikan kita seorang anak nantinya"
Lili menunjukan raut muka sedih
"Mungkin adek mandul bang"
Yudi kaget karena Lili bicara begitu
"Hus, jangan sembarang bicara kamu dek, belum waktunya kita diberikan momongan oleh tuhan, kita jangan berhenti berusaha saja"
Lili pun menatap wajah Yudi
"Bang kalau adek tidak hamil hamil, adek akan ijinin Abang"
Yudi bertanya
"Ijinin apa dek"
"Abang boleh Nikah Lagi"
Yudi pun memasang wajah sedih tetapi dalam hatinya dia bahagia karena di jijinin untuk menikah lagi
"Tapi adek memiliki satu syarat"
Yudi menanyakan dengan semangat
"Apa itu syaratnya dek"
__ADS_1
"Wanita yang akan Abang nihakin harus mengalahkan adek terlebih dahulu"
Lili sambil tersenyum, sedangkan Yudi menunjukan wajah masam dan sedikit lemas.
Yudi dan Lili melihat kembali kearah gang itu kemudian Lili memperingati Yudi
"Awas saja kalau Abang kalau berani masuk ketempat pelacuran itu, adek tidak akan pernah memaafkan Abang, dan akan adek potong batang singkong Abang lalu adek pakaikan rok sama Abang"
Yudi pun tertawa mendengar ancaman Lili
"Hahaha....Abang tidak mungkin kesana karena adek lebih dari segalanya untuk Abang, dan tidak mungkin juga Abang berjinah dengan wanita lain"
Ketika Yudi dan Lili sedang mengobrol tiba tiba ada laki laki bertubuh pendek dan sedikit gendut keluar dari pintu di dalam gang tersebut, dia berjalan dengan gagah.
Laki laki itu melihat Yudi dan Lili kemudian dia menyapa dari kejauhan
"Hai, tuan dan nyonya muda kita ketemu lagi"
Yudi mengangkat tangannya
"Halo Bos bagai mana kabarmu"
Ternyata yang keluar dari pintu di dalam gang dan menghampiri Yudi dan Lili adalah Bos Pemilik toko yang menjual perlengkapan senjata dan Workshop black Smith di kota yang biji logam dan lainnya telah di borong oleh Yudi.
"Aku sangat baik, dan bahkan aku sangat sehat hari ini"
Lili tidak tahan menahan tawa karena di pipi dan leher Bos Black Smith banyak tinta merah bergambar bibir,
"Hahaha....Bos kamu berantakan sekali, sampai bekas lipstik banyak menempel di wajah mu"
Lili pun membuka tas yang dia selendang lalu mengambil saputangan dan memberikan saputangan itu kepada Bos black Smith.
Bos black Smith malah tertawa
"Haha...terima kasih nyonya muda ternyata anda perhatian, aku adalah pria sejati jadi hal wajar para gadis di dalam sana menyukai ku hahaha...."
Lili mencibir Bos black Smith itu
"Suka padamu atau suka sama uang mu"
Dia pun tersenyum
"Begini bigini aku orang yang tampan ya wanita di sana suka sama aku dan uangku hahaha ...."
Lili lalu mengerucutkan bibirnya dan berbicara kepada Yudi
"Awas kamu yang bang, kalau meniru Bos black Smith, Anu mu akan adek potong"
Bos black Smith menertawakan Yudi
"Kamu anak muda ganteng dan gagah tetapi sayangnya kamu bukan pria sejati, buktinya kamu SUSIS (Suami sieun istri)"
Yudi disana wajahnya memerah dia salah tingkah dan sambil garuk-garuk kepala meskipun kepalanya tidak gatal.
"Bos aku tidak SUSIS kok, aku ini pria sejati dan setia"
__ADS_1
Bos black Smith malah tertawa
"Hahaha....sudah sudah ngomong ngomong kalian berdua mau kemana, kalau tidak ada kesibukan ayo kau traktir kalian untuk minum aku tau bar yang bagus dan minumannya juga sangat enak"
Yudi pun dengan tegas menolaknya
"Terima kasih Bos sudah mau mentraktir kita minum tapi maaf saya tidak bisa dan saya tidak minum"
Bos black Smith sedikit memaksa
"Masa pria sejati tidak minum, mabok sedikit tidak apa apa apalagi kamu pedagang kaya ayolah aku traktir"
Yudi pun mencari alasan untuk menolak bos black Smith dia sekarang menolak bukan karena haram atau halal dia mencari alasan lain supaya tidak di bully lagi seperti yang waktu itu dia alami di guild petualang.
"Tidak bos terima kasih, kalau saya mabok kerajaan dan kota ini bisa hancur porak poranda"
Bos black Smith sedikit kaget mendengar kata-kata Yudi
"Apa kamu sehebat itu padahal aku dengar dari para petualang kalian ini Goi yang hanya mempunyai level F dan tidak mempunyai energi sihir, masa bisa menghancurkan kerajaan ini"
Yudi pun tersenyum dan menjelaskan
"Saya memang seorang Goi yang mempunyai Level F, tapi saya mempunyai penyakit asam lambung, dan minuman yang memabukkan itu bersifat asam, jadi kalau saya minum asam lambung saya akan meningkat dan saya akan mengeluarkan kentut yang bisa meracuni seisi kota kerajaan ini"
Bos black Smith tertawa mendengar penjelasan dari Yudi itu
"Bilang saya punya asam lambung jadi tidak bisa minum, ya sudah lain waktu saja aku traktir kalian untuk makan, dan sekarang mau kemana biar aku temani sekalian aku bisa menjadi pemandu untuk kalian di kota ini"
Yudi dan Lili pun berterima kasih
"Terima kasih Bos telah mau menjadi pemandu kami, eh ngomong-ngomong sekarang kenapa bos bisa berkeluyuran di Kota, bukannya di Workshop black Smith sangat sibuk"
Bos black Smith menjelaskan
"Berkat anda memborong semua barang dan bahkan biji besi dan logam lain yang belum datang jadi aku bisa santai, dan anak buah ku, aku libur kan sampai tiga bulan kedepan dan aku juga gaji mereka pull biar mereka bisa bersenang senang dengan keluarga mereka"
Lili memuji
"Wah, ternyata Bos black Smith yang garang ternyata baik hati juga"
Bos black Smith terasa tersanjung
"Begini begini aku sangat memperhatikan kesejahteraan semua pekerjaku sehingga mereka betah bekerja denganku meskipun aku cerewet tapi hatiku baik hati"
Setelah mereka mengobrol di jalan lalu mereka pun di antara oleh bos black Smith untuk berkeliling.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
__ADS_1
*Rate**
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update