Dikira Kastil Iblis

Dikira Kastil Iblis
Kami Adalah Rakyat Mu


__ADS_3

Semakin lama semakin tinggi tanah disekitar Yudi dan Lili dan dalam beberapa Menit benteng pun mulai terbentuk.


Benteng yang lumayan besar dan tinggi, dan tempat berdirinya Yudi dan Lili menjadi pintu gerbang masuk kota, dan masih terbuka karena Yudi dan Lili hanya membuat bentengnya saja.


Untuk pintu gerbang Yudi nantinya memerintahkan pekerja untuk membuat pintu yang terbuat dari bahan baku Kayu yang dilapisi sesi supaya terlihat kuat dan kokoh.


Lili pun menghela napas


"Ah.... akhirnya selesai juga dengan begini mereka akan aman untuk bekerja, mereka hanya tinggal Merapi kan saja benteng ini"



"Iya dek, sudah lama kita tidak memakai kekuatan sebesar ini badan Abang terasa kaku, kita harus banyak latihan Untuk membiasakan diri dengan kekuatan kita ini"


"Iya makanya nanti Abang turun tangan sendiri melatih para prajurit, adek juga sudah mencoba kekuatan adek yang baru ketika adek melawan para eksekutif kita"


"Apa adek melawan para eksekutif, bagai mana perkembangan Liones dan yang lainnya"


"Semua sudah lebih baik tapi pengalaman bertarung mereka masih monoton karena kebiasaan melawan para Golem kita yang jurus nya itu itu saja"


"Baiklah nanti akan Abang coba"


Gorock protes kepada Yudi dan Lili dia merasa sangat kecewa.


"Tuanku Raja dan Ratu Golem, kenapa anda berdua membuat sendiri benteng ini, dan buat apa kami di ajak ke Golemonst ini kalau anda bisa membuatnya sendiri tanpa bantuan dari kami.


Kenapa anda jauh jauh dari Golemonst ini pergi dan membujuk kami, itu karena anda menginginkan kami bekerja untuk anda bukan"


Yudi dan Lili merasa bersalah karena memang seharusnya penguasa tidak perlu repot-repot turun tangan, untuk apa punya anak buah kalau masih dikerjakan sendiri, Yudi dan Lili pun mencari alasan supaya Gorock tidak kecewa.


"Maaf kan kami Gorock, bukan bermaksud untuk tidak menggunakan kalian dalam membangun benteng ini, tetapi kami berdua berfikir bahwa beberapa kali kami diserang oleh kerajaan lain.


Kami takut ketika kalian sedang bekerja ada pihak yang menyerang kalian disini, sehingga kami berdua berinisiatif untuk membuat terlebih dahulu benteng ini untuk melindungi kalian semua.


Biar kalian aman untuk bekerja membangun pemukiman untuk warga dan juga benteng ini belum sempurna, jadi tugas kalian lah yang seharusnya membuat bagus dan rapih benteng ini"


Kepala suku Ogre yang menjadi penanggung jawab pembangunan ini berbicara kepada Yudi dan Lili selaku penguasa di Golemonst.


"Maaf tuanku Raja Naga Agung, ini pendapat saya, saya kira apa yang di katakan tuan Gorock itu benar, kami adalah rakyat mu jadi kami yang harus membangun negri ini.


Anda tidak perlu turun tangan, anda hanya cukup memerintahkan saja biar kami yang kerjakan semuanya, kami semua seperti dalam janji prajurit kerajaan Golemonst ini yang berbunyi 'ikut serta dalam membangun Masyarakat'.


Nah jadi biarkanlah kami yang bekerja, soal adanya serangan dari musuh, kita sudah banyak menambah prajurit dan ada sekitar 2.000 prajurit baru dan 4.000 prajurit kesatria serta 500 kesatria suci yang baru keluar dari pelatihan di Labirin.


Jadi kami tidak akan khawatir dengan adanya serangan dari musuh, dan kami semua merasa aman karena para prajurit juga ikut membantu dalam pembangunan ini"

__ADS_1


Yudi menjadi binggung karena dia malah yang di salahkan.


"Loh....loh....kok kita di salahkan dek"


Goblas sebagai Gubernur Ibukota yang memperhatikan Raja dan Ratu mereka pun mendekat kemudian bicara kepada mereka.


"Anda berdua cukup memberi perintah saja biar kami yang bergerak dan menjalankan tugas, ini adalah wujud kesetiaan kami sebagai warga dan bawahan Raja dan Ratu kerajaan Golemonst ini"


Yudi dan Lili selaku Raja dan Ratu Golem pun meminta maaf kepada mereka


"Ya sudahlah ini sudah terlanjur, kami berdua minta maaf, kita tidak akan turun tangan silahkan kalian bekerja dengan semangat, tadinya kita ingin membantu tapi yah sudahlah..."


Kemudian Yudi pun memerintahkan mereka.


"Ayo semua kembali bekerja dan jangan lupa untuk Finishing benteng yang kami buat"


Mereka semua berteriak


"Ya tuanku Raja dan Ratu"


Yudi terkadang di panggil Bos ada juga yang memanggil nya tuanku Raja, tetapi khusus para tetua mereka memanggil Yudi dan Lili sebagai Raja Naga Agung, karena sosok perubahan yang pernah di perlihatkan kepada mereka sebagai Ular Naga Agung.


*


Di kota Humali


Tawanan manusia ini adalah orang orang yang akan dijadikan Tumbal untuk menjadikan Raja Bison sebagai Raja Iblis tetapi sekarang Raja Bison sudah dikalahkan sehingga para tawanan ini dibebaskan.


Tetapi sebagian bekas tawanan dan budak tidak mau pulang ke tempat asal mereka, mereka memilih untuk menjadi warga kerajaan Golemonst dan mengabdi sebagai bagian balas Budi yang telah membebaskan dan menyelamatkan mereka.


Mereka berangkat dari Humali ke Golemonst melalui jalur hutan bersama pasukan Tirta dan yang lainnya, sedangkan Alexsa dan si kembar Neka Neki juga bersama pasukan yang di pimpin oleh Vivie mereka berdua angkatan terlebih dahulu melalui jalur udara.


Mereka yang berangkat terlebih dahulu melalui jalur udara dengan tujuan untuk segera melaporkan keadaan di Humali dan ada sekitar 1.000 orang yang akan menuju ke kerajaan Golemonst yang bertujuan untuk membantu pembangunan di sana.


Mereka pun terbang dengan kecepatan tinggi supaya cepat sampai dan segera melapor ke pada Ratu dan Raja Golemonst.


Sesampainya di sana Alexsa dan Vivie langsung menemui Ratu dan Bos Golem.


"Bagai mana Alexsa keadaan di sana sekarang..."


Lili bertanya kepada Alexsa dengan menyebar senyuman.


"Ini kak kita sudah membereskan semua urusan di sana sekarang Humali di pimpin oleh Bupalo tetapi bukan sebagai raja baru tetapi sebagai Gubernur kota Humali, Bupalo di pilih oleh Rakyat.


Karena rakyat Humali tahu bahwa dia orang baik, dan dia lah yang mendukung dan membantu rakyat ketika masih di tindas oleh Raja Bison"

__ADS_1


Lili bertanya lagi


"Bagai mana dengan Jenderal yang lainnya"


"Yang masih bertahan hanya jenderal Rio saja ke 2 Jenderal yang lainnya yang masih setia kepada Raja Bison memilih untuk meninggalkan Humali.


Dan sekarang juga Jenderal Rio sedang menuju ke sini dengan membawa 500 prajurit, 200 budak dan 300 tahanan yang telah di bebaskan"


Yudi bertanya kepada Alexsa.


"Mengapa mantan tahanan dan mantan budak itu tidak pulang ke daerahnya masing-masing mereka malah datang kesini"


"Yang Aku tahu mereka ingin menjadi penduduk Golemonst dan membaktikan diri di kerajaan ini sebagai tanda terima kasih atas kebaikan penguasa Golemonst yang telah membebaskan mereka"


Yudi memegang kepalanya


"Hadeuh semakin banyak penduduk kita sekarang, mana pembangunan baru saja di mulai"


Alexsa pun menenangkan hati Yudi.


"Tenang saja bang, mereka juga kesini bermaksud untuk membantu pembangunan di sini, mereka bisa mendirikan tenda untuk sementara waktu"


"Iya juga sih, kenapa tidak kepikiran ya"


Lili mencela Yudi


"Ih abang kaya bang Tisna"


"Loch bang Tisna siapa"


"Hehehe....itu tu yang suka bilang, kenapa tidak kepikiran ya"


"Ach adek bisa saja"


Mereka pun mengobrol dan membicarakan tentang hal hal lainnya yang berhubungan dengan Humali dan diteruskan dengan obrolan tentang pembangunan di Golemonst ini.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2