
"ini akan lebih mudah jika aku menggunakan serangan area!" ucap Surya.
~crak
~Boom
Surya melompat tinggi ke udara, kemudian para prajurit musuh yang bersayap dan mengendarai naga mencoba menghalangi Surya dengan menyerangnya secara bersamaan.
'sudah kuduga…semua musuh yang ada disini memiliki kecerdasan layaknya seorang prajurit' membatin Surya.
~woshh
Surya mengeluarkan api biru di lengan kirinya, api tersebut menyembur ke segala arah yang Surya tuju dan mengenai pasukan musuh yang ada di udara.
tiba-tiba seorang prajurit yang mengendarai naga datang dengan cepat dari arah samping kiri Surya dan membawa senjata berupa tombak.
~Sriing
"Cih!" Surya menangkap tombak tersebut dan mematahkannya.
~Craat
kemudian ia menancapkan ujung tombak ke kepala pengendara naga tersebut selagi ia melaju cepat.
namun pasukan lawan masih berdatangan dan menyerang secara bersamaan.
~wosh
salah satu naga menghembuskan nafas api ke arah Surya.
~Wush
Surya nyaris terkena serangan tersebut, ia kesulitan menghindari ketika berada di udara.
Surya menatap tajam naga yang baru saja menghembuskan nafas api.
[Lord Authority]
naga tersebut dibuat berat dan kesulitan untuk terbang dengan kecepatan tinggi.
~Kieek
kemudian Surya mengayunkan lengan kanannya yang menjadi pengendali naga tersebut dan membenturkan naga tersebut ke lawan lainnya yang mencoba mendekati Surya.
~Bruk…bruk
~dbug…duag
beberapa pasukan yang terbang terbentur, lalu tangan kiri Surya membentuk puluhan bola api putih yang memiliki afinitas api yang luar biasa dan membuatnya bergerak secara acak dan cepat.
~Wush…wush
~Boom…boom
ketika bola api tersebut menabrak musuh, mereka akan merasakan sensasi terbakar yang luar biasa.
sebisa mungkin Surya mengatasi lawan di sekitarnya sebelum mendarat ke tanah.
~Kiekk
ketika keseimbangan musuh berkurang akibat benturan sesama rekannya, Surya memanfaatkan kesempatan tersebut.
[Laser of Destroyer]
puluhan bola api putih tersebut bergerak ke arah yang Surya tuju, yaitu dimana puluhan pasukan terbang yang sedikit kehilangan keseimbangannya.
~ngiiing
~BOOOOM
ketika Surya mengayunkan lengan kirinya ke depan, bola api tersebut berubah menjadi laser yang mematikan dengan kombinasi dari skill Quadra Impact.
~Boom…boom…boom
suara ledakan terjadi berkali kali, lalu mayat pasukan yang terbakar menjadi abu mulai jatuh ke tanah.
~tap…crak
Surya mendarat di tanah dan langsung menekuk satu lutut nya, dan mengarahkan kedua tangannya ke arah yang berlawanan.
[Lord Authority]
[Quadra lmpact]
~WUOOONG
puluhan pasukan lawan yang ada di sekitar Surya tertarik dengan kuat oleh kekuatan Surya.
setelah puluhan pasukan berjarak beberapa meter saja dengan Surya…ia mengeluarkan skill yang jarang ia gunakan.
[Absolute Word]
[Anda menciptakan skill「Sleeping Time」Lv.1]
[Sleeping Time : apapun yang berada pada radius empat meter dekat dengan anda akan berhenti bergerak]
[durasi : satu detik ; cooldown : dua menit]
[Sleeping Time]
__ADS_1
~Booom
seketika puluhan pasukan yang ditarik oleh kekuatan Lord Authority milik Surya, berhenti seketika ketika berada pada radius tertentu.
Surya memanfaatkan momen satu detik tersebut dan mengeluarkan kembali Dragon Sword dari inventory nya.
[Dragon Sword「Inextiungishable」]
Dragon Sword berubah menjadi warna hitam legam, lalu Surya menggunakan skill yang sangat ampuh untuk musuh dalam jarak dekat.
[Slash Void]
~Slash…slash…slash
Surya menebas puluhan lawan di sekitarnya dengan kecepatan yang merobek angin di sekitarnya.
setelah satu detik berlalu…
~woshhh
puluhan pasukan yang Surya tebas, terbelah menjadi beberapa bagian dan terbakar oleh api hitam yang takkan padam hingga target menjadi abu.
Surya berdiri dan menatap lautan pasukan musuh, seakan akan itu adalah pasukan yang tiada habisnya.
melihat pemandangan tersebut membuat Surya muak, ia mencoba menghemat penggunaan mana nya, tapi hal tersebut akan sia-sia.
'aku merasakan suatu sesuatu yang ganjil disini!'
'ini terlihat sangat nyata, namun entah mengapa, ada sesuatu yang salah' membatin Surya.
ia kembali terlarut kedalam beberapa hal yang ia pikirkan sebelumnya.
ia mengingat ketika sistem membantunya bertahan hidup dengan memberikan beberapa skill mengerikan secara instan.
Surya mengingat dimana sistem masih berfungsi namun tidak dengan fungsi levelnya.
ia juga mengingat perkataan Felien mengenai simulasi peperangan.
lalu Surya teringat kembali momen dimana sistem berbicara dan mengaku sebagai Cala, lalu kemudian menghilang begitu saja.
Surya mengingat semua hal yang aneh mengenai sistem.
hingga ia merasakan suatu keterkaitan semua yang telah terjadi ketika ia mengingat dimana sebuah video game yang mengalami bug dalam game tersebut.
'kesalahan sistem?!' membatin Surya.
setelah memikirkan hal yang sulit, Surya tersenyum.
"dia benar-benar membuatku menari di telapak tangannya!" ucap Surya.
~Crak
Surya mengangkat satu tangannya, kemudian tanah yang ia pijak menjalar ke atas setinggi belasan meter.
'ini patut dicoba!' membatin Surya.
[Calamity Sword]
Surya mengeluarkan pedang terkuatnya dari dalam inventory.
setelah wujud Calamity Sword terlihat jelas, Surya mengaktifkan beberapa skill nya.
[Brave Aura]
[War Cry]
[Soul Destroyer Gaze]
~Wuoong
aura merah pekat berkumpul di sekitar Surya, setelah memandangi pasukan musuh, Surya mengangkat Calamity Sword dan berteriak hingga seluruh makhluk yang ada di medan tersebut mendengarnya.
「BINASALAH!!!」
~NGIIIING
gelombang kejut misterius menyebar dari mulut Surya ke seluruh makhluk.
para pasukan Surya yang mendengar raungan tuannya, seketika bertekuk lutut dan tidak memperdulikan musuh yang ada di depan matanya.
sebuah jeritan dimana mendengar hal tersebut akan lebih baik bertekuk lutut dan diam dibandingkan tertusuk ratusan pedang.
beberapa saat tidak terjadi apapun…namun kemudian, pasukan musuh yang mendengar suara dan melihat sosok yang berteriak, bergetar ketakutan dan tidak dapat bergerak.
tak satupun, semua pasukan musuh jatuh lemas tak berdaya.
~kuarghh
beberapa saat kemudian, seluruh pasukan musuh yang tersebar dibuat paksa menjadi abu, dan terhisap ke dalam Calamity Sword yang Surya angkat.
~Kuorghh
~Kiekkk
~Arghhh
jeritan putus asa terdengar di seluruh wilayah daratan tersebut, langit pun merasa takut mendengar raungannya.
interior menara tersebut bergetar hebat, hanya pasukan Surya lah yang dapat mempertahankan dirinya dari raungan sang penguasa perang.
__ADS_1
Surya mempertahankan raungannya hingga urat-urat di lehernya membengkak dan membuat kedua bola mata Surya merah seperti darah.
Surya merasakan kembali sesuatu yang aneh dan terjadi pada sistem.
pesan sistem memberitahu Cursed Soul yang terkumpul, namun tidak ada suara dari sistem seperti biasanya.
[Cursed Soul : 215648/???]
[Cursed Soul : 328901/???]
[Cursed Soul : 462134/???]
Cursed Soul bertambah dengan kecepatan yang luar biasa, seluruh pasukan musuh terkena serangan penghisap jiwa.
setelah beberapa menit berlalu, Surya menghentikan raungannya.
[Cursed Soul : 909722/???]
Surya menghentikan raungannya dan menancapkan Calamity Sword di ke tanah, kini di daratan yang begitu luas hanya ada Surya beserta prajuritnya.
tak tersisa satupun prajurit musuh yang hidup, Surya terkejut jika pasukan yang memiliki jumlah yang mengerikan, dapat dikalahkan dengan mudah.
namun Surya tidak mudah percaya dengan apa yang ia lihat.
ketika Surya memeriksa quest mengenai persyaratan menuju ke kantai 100, pesan tersebut sekilas dapat Surya lihat.
namun tiba-tiba…
~Clap
ketika Surya mendengar suara petikan jari, pesan sistem yang berisi informasi quest berubah seketika.
[ERROR]
'huh?!' Surya merasa heran.
lalu pesan sistem muncul kembali.
[Kau menyelesaikan lantai 91 sampai 99 dengan mudah]
[Tidak kusangka kau melebihi ekspetasi ku!]
'suara ini?!' Surya merasa familiar dengan suara sistem.
~Clap
Surya mendengar kembali suara jentikan jari…
tiba-tiba interior yang merupakan daratan luas, memudar keberadaan interior tersebut dan berubah menjadi sebuah ruangan yang gelap.
Surya tidak menemukan prajuritnya dimana mana, ketika Surya memanggil prajuritnya, tak satupun dari mereka merespon panggilan tuannya.
'tenang!' membatin Surya dan mempertahankan ketenangannya.
Surya melihat ruangan yang cukup gelap, ruangan yang tidak terlalu besar, namun layak disebut sebagai aula.
ia melihat beberapa patung sosok berzirah…bentuk patung yang terasa familiar.
Surya menyadari bahwa patung-patung tersebut berada dalam sebuah formasi lingkaran sihir seperti yang dialami Surya sebelumnya ketika ia pertama kalinya menggunakan skill ultimate miliknya.
kini Surya berdiri di tengah-tengah formasi lingkaran tersebut.
terdapat sembilan patung makhluk berzirah yang dapat Surya lihat, lalu ada tujuh tugu yang retak disertai puing-puing patung di atasnya.
dan ketika Surya menatap ke sebelah kiri, ia melihat dua buah patung yang diantara kedua patung itu terdapat sebuah singgasana.
'dimana ini?!' membatin Surya.
tiba-tiba…
[Tentu saja ini lantai 100]
sistem kembali menjawab pertanyaan Surya.
terakhir…Surya menyadari sebuah patung yang bergerak di sebelah kanannya.
patung tersebut adalah patung yang mengenakan jubah dan tudung yang sudah lusuh sambil membawa sebuah pedang.
"siapa kau?!" tanya Surya.
[Aku?]
mata Surya melebar.
patung tersebut berbicara, ketika ia berbicara…kata-katanya muncul sebagai notifikasi dari sistem.
[Aku hanyalah sebuah individu yang selalu mengawasi, dan selalu menolongmu dari kematian mutlak…akulah saksi dari perkembanganmu]
[Aku adalah sistem]
[dan sistem adalah aku]
[Aku「Myxtica」]
pesan sistem memunculkan pesan…
[3rd high-general]
__ADS_1
[Myxtica「Rank-???」]
muncul lah dua pasang mata iblis yang bersinar serta senyuman beringas dibalik tudung sosok tersebut.