End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 79. Titik darah penghabisan


__ADS_3

Wujud Graven perlahan berubah.


keenam sayapnya memanjang, begitu juga dengan cakarnya.


lalu cakarnya mengeluarkan sinar merah darah, seakan cakar tersebut merupakan besi yang meleleh.


'dia bukan penguasa medan perang yang sempurna!! itu terlihat dari kekuatannya yang tidak terlalu besar…ini kesempatanku!' membatin Graven.


Surya berpikir mengenai Graven yang terdiam.


'kekuatannya meningkat drastis!! inikah kekuatan dari pasukan inti para penguasa?!' mata Surya menyipit.


Surya baru menyadari sesuatu yang tidak menguntungkan dirinya pada pertarungan saat ini.


'terlebih HP ku sudah kurang dari 30%, aku harus berhati hati dan menyelesaikan ini dengan cepat karena aku belum menyelesaikan misi harian!' Surya menjadi kesal.


kemudian ia mengeluarkan senjata yang biasa ia gunakan.


[Dragon Sword「Light Element」]


~Sriing


wujud Dragon Sword berubah menjadi cahaya emas yang terang.


Surya dan Graven, keduanya merilis auranya dan saling bertatapan satu sama lain.


aura yang menekan mental makhluk yang lebih lemah.


~SRIING


~Boom


keduanya sama-sama melaju dengan sangat cepat.


~Trangg


Surya menangkis cakaran Graven dengan Dragon Sword.


'dia cepat!' membatin Surya.


~trang…trang…trang


~wush…wush…wush


serangan yang sangat cepat terjadi berulang kali, Surya berusaha mengimbangi kecepatan Graven dengan sisa HP nya yang sedikit.


gesekan Dragon Sword dengan cakar milik Graven merobek udara di sekitarnya.


~Trang


ketika Surya menangkis cakar tangan kanan Graven, tangan kirinya muncul dari arah bawah Surya.


'sial!' Surya sedikit telat menyadarinya.


~wush


~craat


"ugh!" Surya berdarah.


salah satu cakar milik Graven berhasil menggores pipi Surya.


Surya mendarat ke tanah.


'panas!' Surya melirik goresan luka di pipi kanannya.


tiba-tiba Graven memendekan cakarnya, itu membuat Surya terheran.


situasi genting dimana musuh membuka celahnya agar mudah diserang.


~boom


Surya melaju sangat cepat dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatannya.


Surya berada tepat didepan mata Graven, tiba-tiba.


~Zraat


"arghh!"


sebuah rantai yang sangat panas menembus perut Surya dan menyeretnya jauh ke belakang.


~boom


Surya dihempaskan ke dinding gate hingga dinding gate tersebut hancur.


Luxia dan elit hunter terkejut ketika melihat sesuatu melaju sangat cepat dan menabrak dinding gate.


"mo…monster macam apa dia?!" ucap Hak-Kun.


mereka terkejut ketika merasakan keberadaan yang sangat kuat.


"jika itu adalah musuh utamanya…maka yang barusan menabrak dinding gate…" ucap Yong Jin-Ho dan melirik ke arah dinding gate yang hancur.


kemudian ia melihat Surya yang mencoba berdiri.


"hunter Surya?!" Chun Hei berteriak lebih dulu.


"hei lihat…berapa banyak monster gagak tersebut?!" Myung-Ki Ok panik melihat jumlah monster gagak yang menuju ke arah elit hunter.


"bersiaplah!!" teriak Hak-Kun.


ketika gerombolan monster gagak semakin dekat.


~Wush…srat…srat…sratt


sesuatu yang bergerak spiral dengan kecepatan yang mengerikan menyusul gerombolan monster gagak dan membunuh banyak monster gagak sekali serang.

__ADS_1


~Wushh


itu adalah Serena yang melaju sangat cepat dan langsung berdiri didepan Surya.


'cih!' melihat kemampuan Serena, Graven kesal.


~Wushh


lalu Graven langsung melaju cepat ke arah Surya yang kelelahan.


~crak…crakk


Quinterra mencoba menghalangi pergerakan Graven dengan membuat besi tajam secara mendadak.


namun reflek Graven sangat cepat dan ia menghindari semua besi tajam milik Quinterra.


jarak semakin dekat dengan Surya, tiba-tiba Graven menyadari sesosok yang datang dari samping.


~Boom


Graven terpental kebelakang setelah mencoba menangkis serangan dengan sayapnya.


itu adalah Drogoda yang juga telah tiba di depan Surya.


melihat dua sosok wanita, para elit hunter bertanya tanya dan dipenuhi ketakutan.


beberapa dari mereka memikirkan hal yang sama karena pernah merasakan tingkat kekuatan tersebut.


'dua wanita itu, sekuat Unbeatable Hunter!! aku yakin itu!' membatin Yong Jin-Ho.


Surya berjalan sambil menekan luka di perutnya, darah mulai bercucuran dari luka yang disebabkan oleh Graven.


"aku akan urus monster itu…kalian urus pasukannya!" ucap Surya sambil terengah engah kepada elit hunter.


Surya dipenuhi dengan amarah walau dirinya sudah sangat terluka.


'aku harus cepat!' membatin Surya.


[Dragon Sword「Inextinguishable」]


lalu diikuti Serena dan Drogoda yang juga mengeluarkan senjatanya.


"begitu ya!! kau berencana menyerangku bersama prajuritmu!" Graven merasa tertantang.


ia mengeluarkan tombak hitam yang dilapisi aura hitam pekat dari gate kecil miliknya.


lalu Graven juga memunculkan senjata rantai milik tuannya dari gate kecil miliknya.


"akan kuladeni kalian!! majulah!" ucap Graven.


rantai tersebut sangat panjang dan mengintari area sekitar Graven dan menjadikannya sebagai perisau sekaligus senjata.


'jadi itu rantai yang mengikat Ae-Cha!' membatin Surya saat membaca pesan sistem.


[Graven menggunakan Pusaka milik Lord of Abyss]


[Chain Hell]


~crak…boom


Surya dan dua prajuritnya melaju bersama dan membentuk spiral dengan kecepatan yang mengerikan.


~Trang…sriing…Boom


Graven menangkis tiga serangan beruntun sekaligus.


~Wushh


~Trang…trang


Graven memutar Chain Hell dan menjadikannya sebagai perisai.


lalu satu tangannya digunakan untuk menyerang dengan tombaknya.


Graven dapat mengimbangi kecepatan tiga lawannya.


Surya berfokus melawan Graven, lalu para elit hunter berfokus menyerang pasukan monster gagak yang ada.


'menyebalkan!' Surya sangat kesulitan.


~Sring…trang…trang


~Srat


"ugh"


~srat…srat


Surya tergores beberapa kali.


"Arrgh!!!" Surya mengamuk dan memaksakan kecepatannya.


pertarungan sengit terjadi, tanah disekitar ikut terbelah karena benturan mana yang besar.


~Sring…sring


Graven melilit kapak besar Drogoda dengan Chain hell, kemudian ia melaju dan menendang Drogoda hingga terpental jauh.


~Boom


dalam sekejap itu juga Graven membalikkan badannya dan menyerang Serena yang akan menyerangnya dari belakang.


~trang…boom


Serena menangkis tombaknya dengan pedangnya, namun badannya yang kecil membuatnya terhempas ke dinding tembok.


pergerakan Graven Terbatas karena ia sedang berada posisi tidak seimbang.

__ADS_1


"kena kau!!" ucap Surya.


[Slash Void]


Graven hanya tersenyum ketika Surya berada sangat dekat dengannya.


~Wush


~Craaat


ujung Chain Hell lainnya telah disiapkan di dalam tanah sebagai jebakan.


Surya menyadari sesuatu telah menusuk dada sebelah kirinya.


~wush…zraat


Graven menghindari angin serangan milik Surya, itu membuat bahu kanannya terluka, dan tanah dibelakangnya ikut terbelah akibat serangan Surya.


"ugh!!" Surya memuntahkan darah.


setelah tertusuk, rantai tersebut kemudian melilit tubuh Surya, perlahan tubuhnya melepuh dan terbakar.


semua orang yang melihat kejadian tersebut merasa putus asa dan ketakutan.


Surya mencoba bertahan sekuat mungkin dari rasa sakitnya.


HP : 981/34300


MP : 3200/84900


HP dan MP Surya sudah sangat menipis, tubuhnya mulai melemas.


'aku tidak akan mati disini!!!'


~Sriing


~Boom


Serena mengamuk dan menyerang Graven dengan variasi gerakan yang mengerikan.


Graven mundur dan kesulitan memprediksi gerakan Serena yang tidak masuk akal.


"KUORGHH!!"


~BOOM


Drogoda muncul dari atas dan memukul Graven, namun Graven berhasil menghindar sehingga tanah lah yang menjadi samsak pukul Drogoda.


pukulannya membuat seluruh bagian dalam gate bergetar.


kedua high-general tersebut mengamuk dan memojokan Graven.


"beraninya kalian!!" teriak Graven.


~Boom


Surya yang berhasil lepas dari Chain Hell langsung melaju ke arah Graven.


dengan sisa tenaganya Surya habis-habisan menyerang Graven.


~Wushh


Serena menendang kaki Graven hingga tersandung, namun Graven mencoba terbang agar tidak terjatuh ke tanah.


ketika ia akan terbang…


~boom


Drogoda memukulnya dari atas dan mencegahnya terbang.


Graven terjatuh, sebelum menyentuh tanah, Surya menendang lehernya dengan sisa kekuatannya.


~crakk


~Boom


Graven menabrak dinding gate, rasa sakit mulai dirasakannya, itu membuatnya semakin marah.


~wush


seketika Graven membungkus Serena dengan mana hitam agar pandangannya terhalangi, rantainya difokuskan untuk menghalangi Drogoda sambil maju ke arah Surya.


Surya kehabisan staminanya, ia tidak sanggup bergerak lebih banyak karena tubuhnya penuh luka serta tulang-tulangnya yang patah.


ia menaruh sisa mana ke sekujur tubuhnya untuk menangkis serangan yang akan datang.


~wushh


melihat kesempatan tersebut, Graven melempar tombak hitamnya ke arah Surya.


~Sringg…craat


tombak tersebut menembus bahu kanan Surya dan membawanya hingga terpental ke dinding gate.


"kuagh!!" Surya memuntahkan darah dari mulutnya.


"Hunter Surya!!" teriak para hunter.


~Boom


Surya terhempas dan menabrak dinding gate hingga tertimpa reruntuhan gate.


Drogoda dan Serena murka, mereka menunjukan sosok yang mereka sembunyikan.


wujud sejati seorang high-general…mereka akan melindungi tuannya dan bertarung dengan kekuatan penuhnya.


Surya tidak dapat memfokuskan indranya, ia dalam keadaan sekarat dan perlahan mulai memejamkan matanya.

__ADS_1


HP : 1/34300


MP : 1/84900


__ADS_2